Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Produksi Gula Kediri Diprediksi Tembus 170 Ribu Ton, Putar Ekonomi Triliunan

    Produksi Gula Kediri Diprediksi Tembus 170 Ribu Ton, Putar Ekonomi Triliunan

    Mohamad EdyMohamad Edy News 14 Mei 2025 - 08:22
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Mesin Ketel PG Ngadirejo Kediri. [foto : dok. tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) menargetkan menggiling tebu sebanyak 13,5 juta ton pada tahun 2025 dengan produksi gula mencapai 1 juta ton. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi dalam sejarah pabrik gula BUMN di bawah naungan PTPN. Target ini juga menjadi sinyal positif bagi kebangkitan industri gula nasional, khususnya dari wilayah Jawa Timur.

    Direktur Utama PT SGN melalui Imam Suwito menjelaskan bahwa PG Ngadirejo, yang berada di Kabupaten Kediri, diharapkan berkontribusi signifikan.

    “PG Ngadirejo berharap bisa menggiling 1 juta ton atau 10 juta kwintal tebu. Kalau produksi gula insya Allah Ngadirejo tidak kurang dari 80 ribu ton, mudah-mudahan bisa lebih, syukur-syukur 85 ribu ton. Itu sumbangan PG Ngadirejo terhadap produksi gula SGN, dan sumbangan SGN terhadap produksi gula di Jawa Timur, juga untuk Indonesia,” ujar Imam.

    Banner Promo

    Kabupaten Kediri disebut sebagai tulang punggung produksi tebu Jawa Timur. Imam menyebut ada sekitar 22 ribu hektare lahan tebu di wilayah ini. Tiga pabrik gula milik SGN – PG Ngadirejo, Pesantren Baru, dan Mrican – beroperasi di Kediri.

    “Kalau dijumlah pesantren dan ngadirejo imbang misalnya 1 juta, artinya 2 juta. Kemudian Mrican misalnya 300 ribu, harus tersedia tebu 2,3 juta ton. Insya Allah ini tertinggi di seluruh wilayah yang ada di SGN,” terangnya.

    Sebagai pembanding, Imam menyebut bahwa di Lumajang hanya terdapat satu pabrik gula dengan kapasitas sekitar 1 juta ton. Hal ini menegaskan posisi strategis Kediri dalam rantai pasok gula nasional. “Kami mohon bantuan dan suport ke depan bisa lancar, bisa memproduksi gula tanpa halangan yang berarti, sehingga produksi gula yang dihasilkan Kediri bisa memaniskan Indonesia,” ungkapnya.

    Jika target 2,3 juta ton tebu berhasil dipenuhi, maka gula yang dihasilkan dari Kediri bisa mencapai 170 ribu ton, jauh melampaui kebutuhan lokal dan memungkinkan untuk mendukung pasokan ke daerah lain yang tidak memiliki pabrik gula.

    Imam juga mengapresiasi kontribusi petani tebu dalam keberhasilan PG Ngadirejo. “Terima kasih juga kepada petani yang selama ini menggiling tebunya di PG Ngadirejo. Ini juga sumbangsih petani. Gula yang dihasilkan itu 85 persen, berasal dari gulanya petani,” tegasnya.

    Ia menambahkan bahwa perputaran ekonomi yang tercipta sangat signifikan. “Kalau 80 ton gula yang dihasilkan PG Ngadirejo, maka perputaran ekonomi di wilayah Ngadirejo ini, Kecamatan Kras, Ngadiluwih dan Kediri sekitarnya, kalau harga gula katakan Rp14.500 kali 80 ribu ton, itu sudah hampir Rp1,1 triliun. Itu semua miliknya petani, 85 persen miliknya petani,” urainya.

    Imam optimistis bahwa bila seluruh hasil tebu Kediri digiling di dalam wilayah sendiri, maka kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) daerah akan besar.

    “Bisa kita maknai apabila tebu Kediri masuk ke Kediri semua, betapa kayanya Kediri ini. Produk Domestik Bruto pasti besar, sehingga kesejahteraan rakyat Kediri juga pasti akan lebih baik,” katanya.

    Sebagai penutup, Imam menyampaikan harapan agar iklim mendukung dan produksi tahun ini dapat menyamai pencapaian tertinggi yang pernah diraih.

    “Kami juga minta suport di wilayah Ngadirejo agar cita-cita 1 juta ton bisa dicapai. Sehingga GM ingin memecahkan rekor seperti tahun 2016, waktu itu hujannya cukup panjang. Mudah-mudahan tahun ini curah hujan bagus, dan produknya juga tinggi. Untuk karyawan dan karyawati selamat bekerja,” ucapnya. ***

    jatim kediri Produksi Gula
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePenumpang Kereta Api di Stasiun Kediri Melonjak Saat Libur Waisak
    Next Article Bayu Otto Buka Jalan Kemenangan Persik Kediri di Kanjuruhan

    Info Lainnya

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17

    Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Ajak Siswa SMK Kartanegara Wates Masak 2.500 Porsi

    15 Oktober 2026 - 13:31
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.