Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Sepak Terjang Mahendra : dari Hobi Hingga Jadi Juleha Termuda di Kabupaten Kediri

    Sepak Terjang Mahendra : dari Hobi Hingga Jadi Juleha Termuda di Kabupaten Kediri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 7 Juni 2025 - 16:30
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – A.Syaiful Ihza Mahendra Fatah atau akrab disapa Mahendra ini dikenal dengan sebutan tukang jagal muda karena diusianya yang menginjak 25 tahun Ia sudah menjadi bagian tim inti Juleha (Juru Sembelih Halal) Jawa Timur dan dan menjadi termuda di Kabupaten Kediri.

    Sedari kecil, kata Mahendra, hobi memelihara hewan entah itu burung, ayam dan suka lihat pemotongan kurban, hingga menginjak SMP mulai diajak menjadi panitia kurban.

    Rasa penasarannya terhadap pemotongan hewan kian tumbuh sehingga ia mengambil kuliah jurusan Peternakan di Politeknik Jember. Seiring berjalannya waktu mulai timbul pemikiran untuk belajar penyembelihan syar’i atau sesuai dengan syariat Islam.

    Banner Promo

    “Gabung di Juleha tahun 2022 tau dari juleha dulu kita pelatihan, kemudian kita fokuskan kemudian bergabung hingga menjadi anggota inti,” katanya pada reporter tahukediri.id Sabtu, 7 Juni 2025.

    Dengan kelihaiannya, Mahendra kini dipercaya menyembelih di lokasi-lokasi hewan kurban baik itu masjid, maupun perorangan.

    Juleha sendiri merupakan sebuah organisasi resmi terkait penyembelihan hewan secara halal sesuai dengan syariat Islam.

    Di Kediri, Juleha tersebar di beberapa wilayah yakni Ngasem, Ngadiluwih, Gurah, Kandangan dan Pare yang bukan hanya sebagai eksekusi hewan kurban tetapi juga mensyiarkan penyembelihan kurban sesuai dengan syariat Islam.

    Mulai dari pemilihan pisau, cara mengasah pisau, cara merawat pisau, cara menajamkan dan memastikan bahwa pisau yang akan digunakan benar-benar tajam dan siap untuk dieksekusi kepada hewan kurban secepat mungkin.

    “Untuk fokusnya kita lebih ke dakwah dan kurban dan apabila ada yang membutuhkan terkait penyembelihan kita siap melayani,” tutupnya. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Juleha kediri Profil
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePersik Kediri Resmi Lepas Ramiro Fergonzi Usai Cetak 9 Gol di Liga 1
    Next Article Daging Kurban Wali Kota Kediri Didistribusikan Pakai Besek dan Daun Jati, Wujud Nyata Gerakan Lingkungan

    Info Lainnya

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17

    Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Ajak Siswa SMK Kartanegara Wates Masak 2.500 Porsi

    15 Oktober 2026 - 13:31
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.