Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Seni dan Budaya»Hari Jadi ke-890 Tahun, Warga Desa Doko Kediri Kirab Budaya dan Ziarah ke Prabu Anom

    Hari Jadi ke-890 Tahun, Warga Desa Doko Kediri Kirab Budaya dan Ziarah ke Prabu Anom

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti Seni dan Budaya 22 Juli 2025 - 19:42
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Warga Doko Kediri gelar Kirab Budaya. [Foto : Nanik Dwi Jayanti/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Bulan Suro merupakan bulan yang erat dengan budaya dan spiritual khususnya daerah Jawa dimana kerap mengadakan kegiatan upacara adat atau bersih desa.

    Salah satunya di Desa Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri yang menggelar kirab budaya dan ziarah ke Prabu Anom Doko, tokoh yang diyakini sebagai putra Raja Kediri, Sri Aji Jayabaya, dan seseorang yang membuka wilayah Desa Doko.

    Kegiatan yang diselenggarakan pada Selasa Kliwon, tepatnya 22 Juli 2025 ini juga peringati hari jadi Desa Doko ke-890 tahun.

    Banner Promo

    Kirab budaya diikuti oleh masyarakat Desa Doko, yang berjalan dari Balai Desa hingga Makam Prabu Anom Doko untuk melakukan ritual dan ziarah.

    Kepala Bidang Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Eko Priatno, mengatakan bahwa kegiatan upacara adat seperti bersih desa ini sebagai wujud ungkapan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam perjalanan waktu satu tahun kedepan dan berdoa agar satu tahun kedepan diberi kemudahan dan kelancaran.

    “Biasanya upacara adat seputar itu sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa,” terangnya pada reporter tahukediri.id.

    Warga Desa Doko Kediri ziarah ke Prabu Anom. [Foto : Nanik Dwi Jayanti/tahukediri.id]

    Ia juga mengapresiasi kegiatan adat yang masih diselenggarakan oleh Desa Doko di tengah arus modernisasi dan berharap kedepan terus dilestarikan dan dikembangkan.

    “Harapannya tentunya kegiatan semacam ini bisa dikembangkan ,terus dilestarikan dikembangkan baik di Doko maupun di desa-desa yang lain. Tujuannya satu, muaranya satu melestarikan kebudayaan, karena bagsa yang besar adalah yang menghargai peradaban dan kebudayaannya,” ujarnya.

    Salah satu tokoh adat Mulyono mengatakan bahwa, upacara adat ini diselenggarakan setiap tahun pada Selasa Kliwon di Bulan Suro.

    “Diadakan setiap Suro, menawi saget Selawa Kliwon, nggeh mangke mboten sagetipun Jumat Legi. Lek engkang umuripun Selasa Kliwon,” katanya.

    Sementara Lurah Desa Doko, Diah widarni, menyampaikan dalam sambutannya bahwa selain sebagai peringatan Hari Jadi Desa Doko, kegiatan upacara adat ini bisa menjadi berkah bagi warganya.

    “Semoga hari ini menjadi berkah untuk kita semua, tambah berkah, tambah semangat dan tambah sejahtera untuk Desa Doko,” harapnya. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Desa Doko kediri Kirab Budaya Prabu Anom
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMas Dhito Dorong Sekolah Gandeng Kampus, Beasiswa untuk Anak Miskin Terus Meluas
    Next Article Warga Pare Resah, Keterlambatan LPG Melon Picu Harga Tak Merata di Kediri

    Info Lainnya

    Tak Sekadar Peringatan, Hotel Lotus Garden Kediri Hadirkan Pengalaman Membatik untuk Tamu

    2 Oktober 2026 - 19:05

    Lukis Kisah Panji, Puluhan Pelajar Kediri Asah Kreativitas di Museum Sri Aji Joyoboyo

    28 September 2026 - 07:34

    Dewata Keling Carnival Pertahankan Tradisi di Tengah Maraknya Karnaval Sound System

    7 September 2026 - 12:53

    Pameran Abhirama 2 di Kediri Kenalkan Pesona Barongan dari Masa ke Masa kepada Generasi Muda

    19 Agustus 2026 - 20:10

    Kala Senja Bumi Panjalu 2026, Guru di Kediri Diajak Lestarikan Budaya dan Perkuat Pendidikan Berkualitas

    1 Agustus 2026 - 19:00

    Candi Tegowangi Jadi Panggung Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026

    16 Juli 2026 - 20:07
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.