Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Bidik Emas di Porprov 2027, Ju-Jitsu Kediri Seleksi Atlet Terbaik Lewat Kejurkab

    17 Oktober 2026 - 20:19

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Melihat Peringatan World Cleanup Day di Kabupaten Kediri

    Melihat Peringatan World Cleanup Day di Kabupaten Kediri

    Mohamad EdyMohamad Edy News 20 September 2025 - 15:48
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Kabupaten Kediri juga ikut memperingati World Cleanup Day dengan menggelar aksi bersih lingkungan yang di dua lokasi rawan banjir.

    Di antaranya Desa Maron, tepatnya di Sungai Bendo Krosok dan Sungai Bendo Mongal di Desa Jatirejo, Kecamatan Banyakan, pada Sabtu (20/9/2025).

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti mengatakan, meski kegiatan ini berfokus di dua lokasi, namun hampir semua desa di Kabupaten Kediri juga ikut menyelenggarakan aksi bersih lingkungan.

    Banner Promo

    “Ini serentak se-Dunia, serentak se-Indonesia, serentak Jawa Timur, serentak Kabupaten Kediri. Sampai informasi tadi pagi, hampir desa-desa pagi ini juga menyelenggarakan,” ujarnya.

    Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan kampanye masif sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menjaga lingkungan, termasuk tidak membuang sampah sembarangan di sungai.

    Pemerintah Kabupaten Kediri sendiri juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) untuk menyelenggarakan kegiatan serupa dari tanggal 15-10 Oktober 2025.

    “Jadi aksi gotong royong ini sebagai bentuk kampanye masif bagaimana orang nanti tidak membuang sampah sembarangan termasuk ke sungai. Khususnya di lokasi yang sini kita pilih supaya ini kan langganan banjir tahunan,” terangnya.

    Pihaknya juga sekaligus ingin menunjukkan kepada pihak yang ikut terlibat aksi seperti OPD, perangkat desa, hingga komunitas bahwa sungai yang dijajakinya masih terdapat banyak sampah rumah tangga, mulai dari plastik, pampers dan sejenisnya.

    “Banyak yang dibuang ke Sungai Bendo ini. Tim tadi kita bagi juga yang khusus melakukan sosialisasi ke rumah-rumah itu. Ada tim PKK sama tim DLH untuk door to door men-sosialisasikan (peduli sungai),” terangnya.

    Pihaknya berharap adanya kegiatan dan sosialisasi ini masyarakat tidak lagi membuang sampang sembarangan khususnya sungai, untuk mencegah atau meminimalisir terjadinya banjir.

    “Harapannya masyarakat tidak lagi membuang sampah, sampah-sampah domestik. Nah, arahan WCDE itu sebenarnya kan tidak hanya mengevakuasi sampahnya saja, tapi juga mengedukasi untuk memilah kalau ada yang bisa dipilah. Misalnya ada sampah yang memang masih bisa dipilah,” jelasnya.

    Seperti di ketahui, berdasarkan data statistik, Kabupaten Kediri memiliki sekitar 41 sungai utama dengan panjang dan debit air berbeda.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko menyebutkan, selain Sungai Bendo Krosok dan Sungai Bendo Mongal, terdapat beberapa sungai lainnya di Kediri yang juga rawan banjir, di antaranya Bendomongal Kecamatan Banyakan, Sungai Hardisingat Kecamatan Tarokan, Kolokoso Kecamatan Tarokan, Mlinjo.

    Pihaknya berharap aksi bersih lingkungan ini dapat menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah di aliran sungai maulin saluran irigasi lainnya yang dapat menyebabkan banjir.

    “Harapan saya warga lebih sadar dan peduli akan kebersihan lingkungan termasuk tidak membuang sampah di aliran sungai atau irigasi atau selokan yg bisa menyebabkan banjir,” pungkasnya. ***

    Kabupaten Kediri World Cleanup Day
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePemuda Kediri Ditemukan Meninggal di Atas Gardu Genset, Diduga Loncat dari Atas Tower
    Next Article Kejuaraan Pencak Silat Lereng Kelud Championship Piala Ketua KONI Kabupaten Kediri

    Info Lainnya

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Bidik Emas di Porprov 2027, Ju-Jitsu Kediri Seleksi Atlet Terbaik Lewat Kejurkab

    17 Oktober 2026 - 20:19

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.