Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Kediri Jadi Rujukan Nasional: Bongkar Rahasia Pengelolaan DBHCHT yang Efektif dan Transparan

    Kediri Jadi Rujukan Nasional: Bongkar Rahasia Pengelolaan DBHCHT yang Efektif dan Transparan

    Mohamad EdyMohamad Edy News 2 Oktober 2025 - 15:47
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Pemerintah Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara belajar mengelola DBHCHT di Kota Kediri. [Pemkot Kediri]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kota Kediri menjadi rujukan bagi daerah lain dalam hal pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja dari Pemerintah Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Zainal Siahaan, pada Kamis (2/10/2025).

    Rombongan yang terdiri dari berbagai perangkat daerah Pematangsiantar tersebut diterima langsung oleh Plh. Sekretaris Daerah Kota Kediri, Ferry Djatmiko, di ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri.

    Ferry Djatmiko menekankan bahwa kunjungan lintas daerah ini adalah momentum krusial untuk berbagi pengalaman dan memperkuat tata kelola dana publik.

    Banner Promo

    “Kunjungan lintas daerah seperti ini penting untuk memperkuat hubungan sekaligus membuka ruang diskusi agar pengelolaan dana publik semakin transparan, efektif, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ferry.

    Ia menjelaskan, DBHCHT merupakan sumber penerimaan yang sangat penting bagi Kota Kediri, dengan peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Capaian ini menempatkan Kota Kediri sebagai penerima DBHCHT terbesar ketiga di Jawa Timur.

    Dana Cukai ini dimanfaatkan secara masif dan terarah pada sejumlah sektor prioritas. Pada sektor kesehatan, DBHCHT digunakan untuk pembangunan dan pengembangan RSUD Gambiran, revitalisasi puskesmas, serta pengadaan obat-obatan dan sarana pelayanan kesehatan. Hal ini selaras dengan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang prima.

    Sementara itu, pada sektor kesejahteraan masyarakat, alokasi dana cukai mendukung bantuan langsung tunai bagi buruh rokok, bantuan sosial untuk anak yatim, dan jaminan sosial ketenagakerjaan. Untuk bidang penegakan hukum, dana digunakan untuk sosialisasi aturan cukai, pembinaan industri, dan peningkatan kapasitas aparat.

    Bahkan, DBHCHT juga dialokasikan untuk pembangunan daerah, seperti pengadaan mobil pemadam kebakaran, dump truck, serta perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan.

    Ferry mengakui tantangan terbesar adalah memastikan pemanfaatan yang tepat sasaran dan memberikan dampak nyata. Oleh karena itu, Pemkot Kediri secara konsisten melakukan evaluasi berkala dan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.

    Di sisi lain, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pematangsiantar, Zainal Siahaan, menyampaikan apresiasi dan mengakui perbedaan skala dana yang diterima kedua kota. Pematangsiantar hanya menerima sekitar 0,5 persen dari total DBHCHT yang diterima Kediri. Meskipun demikian, dana tersebut tetap dimanfaatkan maksimal, terutama untuk mendukung para pekerja pabrik rokok PT STTC.

    Dana di Pematangsiantar difokuskan pada program pelatihan dan pemberian bantuan alat kerja bagi sekitar 7.000 pekerja pabrik rokok. Program ini bertujuan memberikan keterampilan tambahan dan meningkatkan kepercayaan diri pekerja.

    “Melalui kunjungan ini, kami ingin belajar dari Kota Kediri, khususnya terkait pemanfaatan DBHCHT yang lebih luas dan pengembangan layanan kesehatan serta rumah sakit yang telah berkembang baik di sini,” ujar Zainal.

    Selain pengelolaan DBHCHT, rombongan Pematangsiantar juga menaruh perhatian pada pengembangan UMKM di Kediri. Mereka terinspirasi oleh produk batik karya siswa sekolah luar biasa, yang dinilai mampu memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus memberdayakan masyarakat secara inklusif.

    Zainal berharap pertukaran pengalaman dan kerja sama antara Kediri dan Pematangsiantar dapat terus berlanjut di masa depan. ***

    DBHCHT Kota Kediri Pematangsiantar
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous Article7.900 Kasus Pernikahan Tak Tercatat di Kediri Jadi Sorotan, Dispendukcapil Gandeng Lintas Sektor
    Next Article Resmikan SPPG Ngampel, Gus Qowim : Kediri Target Nol Stunting Dukung Program MBG Presiden

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.