Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Kagum dengan Disiplin dan Prestasi, Mensos Gus Ipul Puji Siswa Sekolah Rakyat Kediri

    Kagum dengan Disiplin dan Prestasi, Mensos Gus Ipul Puji Siswa Sekolah Rakyat Kediri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 11 Oktober 2025 - 20:05
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Mensos RI Gus Ipul berdialog dengan siswa Sekolah Rakyat Kediri. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Menteri Sosial Republik Indonesia Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul memberikan apresiasi kepada siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 24 Kediri. Hal itu disampaikan saat kunjungannya ke sekolah yang berlokasi di Balai Pengembangan Kompetensi ASN (BPKASN) Bulusari Utara, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Sabtu (10/10/2025).

    Dalam kegiatan bertajuk Dialog Kesejahteraan Sosial dan Sekolah Rakyat tersebut, Gus Ipul terkesan dengan kemampuan para siswa, termasuk penampilan Aprilia Miftahul Janah yang membacakan puisi berbahasa Inggris dengan lancar. “Disini baru tiga bulan, tapi sudah lancar bahasa inggrisnya. Gimana caranya belajarnya. Ini luar biasa,” ujarnya.

    Kecerdasan dan karakter kuat para siswa, menurut Kepala SRMA 24 Kediri Fadeli, tidak lepas dari sistem pendidikan yang diterapkan di sekolah tersebut. Ia menjelaskan bahwa SRMA 24 memiliki pendekatan pembelajaran berbeda dibanding sekolah reguler, dengan dukungan 10 wali asuh dan wali asrama yang aktif mendampingi siswa di luar jam pelajaran.

    “Bedanya adalah peran dari guru, wali asrama, wali asuh. Kalau di sekolah umum, guru yang tidak mengajar biasanya di ruang guru. Tapi di sini guru-guru ikut bergabung, tujuannya biar mereka dekat dengan anak-anak,” jelasnya.

    Selain sistem pengajaran yang intensif, SRMA 24 juga menerapkan disiplin ketat untuk membentuk karakter siswa. Ponsel hanya boleh digunakan setiap Sabtu sore hingga Magrib untuk berkomunikasi dengan orang tua, dan siswa tidak diizinkan keluar asrama tanpa pengawasan wali asuh.

    “Kita berikan HP hari Sabtu setelah shalat Ashar sampai Maghrib. Tujuannya biar komunikasi dengan orang tua, kemudian orang tua hari Minggu jam 9-11 diberi kesempatan untuk berkunjung,” imbuh Fadeli.

    Ia juga menekankan pentingnya interaksi emosional antara pendidik dan peserta didik. Setiap sumber daya manusia (SDM) di sekolah wajib meluangkan waktu 10-20 menit setiap hari untuk berbicara langsung dengan siswa.

    “Tujuannya biar anak-anak milih sendiri mana yang pas untuk saya ajak curhat, mana yang pas untuk saya ajak berdiskusi,” terangnya.

    Kegiatan harian siswa di SRMA 24 dimulai sejak pukul 04.00 WIB dengan shalat Subuh berjamaah, dilanjut olahraga pagi, mandi, sarapan, dan belajar hingga sore hari. Setelah Magrib, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus, istighosah, evaluasi, dan istirahat malam.

    Guru-guru di SRMA 24 Kediri merupakan tenaga P3K hasil seleksi, sementara kepala sekolah dipilih berdasarkan usulan Bupati Kediri yang kemudian diseleksi secara ketat. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Gus Ipul kediri Mensos Sekolah Rakyat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleCak Sholeh Soroti Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Kediri, Suap Capai Rp1 Miliar
    Next Article Gus Ipul Tekankan Anti Perundungan dan Intoleransi di Sekolah Rakyat Kediri

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.