Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»DPRD Kota Kediri Sahkan APBD 2026, Semua Fraksi Setuju Namun Beri Catatan Kritis untuk Perbaikan

    DPRD Kota Kediri Sahkan APBD 2026, Semua Fraksi Setuju Namun Beri Catatan Kritis untuk Perbaikan

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina News 28 November 2025 - 07:12
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Foto bersama Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama wawali dan Ketua DPRD usai rapat paripurna pengesahan Raperda APBD Tahun Anggaran 2026
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri resmi mengesahkan Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 di Gedung BKPSDM pada Selasa (26/11), dengan seluruh fraksi menyatakan persetujuan meski hampir semuanya memberi catatan kritis terkait transparansi anggaran, penguatan pendapatan daerah, dan perbaikan hubungan eksekutif – legislatif.

    Sidang dipimpin Ketua DPRD Kota Kediri Dra. Firdaus dan dihadiri fraksi-fraksi dari PAN, Golkar, NasDem, Gerindra, PDIP, PKB, serta Demokrat – PKS – Hanura, yang menyampaikan pendapat akhir masing-masing. Persetujuan diberikan dengan penegasan bahwa eksekutif tidak boleh berjalan sendiri dalam merencanakan dan mengeksekusi APBD.

    Fraksi PAN menyoroti lemahnya transparansi, termasuk dalam proyek besar RSUD Gambiran, serta meminta Pemkot tidak mengabaikan DPRD seperti yang dinilai kerap terjadi. Mereka juga menyoroti pengelolaan dana kelurahan, program rehabilitasi rumah tidak layak huni, dan jaminan sosial bagi pekerja informal yang dinilai belum merata.

    Banner Promo

    Golkar menekankan pentingnya penguatan PAD karena Kota Kediri dinilai masih terlalu bergantung pada transfer pusat, serta meminta adanya dashboard PAD real-time, audit rutin, dan kajian ulang terhadap proyek Jalan Dhoho yang dianggap bernilai fantastis.

    Gerindra menyoroti pembangunan RSUD Gambiran yang sudah mendekati batas penyelesaian, serta menilai Alun-alun Kota Kediri masih menyisakan pekerjaan rumah. PDIP memberikan catatan terkait kompensasi warga Kelurahan Pojok, regulasi beasiswa yang dinilai memberatkan, serta penataan ASN yang dianggap masih jauh dari sempurna dan cenderung formalitas.

    PKB meminta OPD menyusun program berkelanjutan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat serta mengoptimalkan belanja daerah agar serapan anggaran tidak kembali rendah. Sementara gabungan fraksi Demokrat – PKS – Hanura menyoroti kurang harmonisnya hubungan eksekutif dan legislatif, mengingat hubungan yang tampak baik secara formal harusnya selaras dengan proses kerja yang nyata.

    Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan bahwa penyusunan APBD 2026 telah mengacu pada kebijakan umum anggaran dan prioritas pembangunan daerah, dengan pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp1,256 triliun, belanja daerah Rp1,543 triliun, dan pembiayaan daerah Rp286 miliar.

    “Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 ini dapat disetujui berkat kerja keras dan dukungan seluruh pimpinan dan anggota dewan,” ujarnya. Ia memastikan rekomendasi DPRD akan ditindaklanjuti sebelum APBD disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk evaluasi lebih lanjut.

    Ketua DPRD Dra. Firdaus kembali menegaskan bahwa semangat DPRD adalah efisiensi anggaran dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat, serta meminta eksekutif menjaga komunikasi dan tidak berjalan sendiri.

    “Pemerintahan ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Eksekutif dan legislatif harus menjadi mitra sejajar. Kami mendorong pengurangan kegiatan seremonial dan penguatan anggaran untuk ketahanan pangan serta ekonomi masyarakat,” tegasnya.

    Dengan disahkannya APBD 2026, DPRD berharap pelaksanaan program tahun depan lebih akuntabel, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kota Kediri. ***

    Reporter : Inggar Tania Laurina

    DPRD kediri Rapat Paripurna
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSoal Dinamika Internal PBNU, Masyayikh Lirboyo Kediri Keluarkan Imbauan Resmi
    Next Article Dugaan Pungli di SMA Kabupaten Kediri Disorot Mas Dhito, Cabdin Minta Wali Murid Berani Lapor

    Info Lainnya

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17

    Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Ajak Siswa SMK Kartanegara Wates Masak 2.500 Porsi

    15 Oktober 2026 - 13:31
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.