Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Bidik Emas di Porprov 2027, Ju-Jitsu Kediri Seleksi Atlet Terbaik Lewat Kejurkab

    17 Oktober 2026 - 20:19

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Deteksi Dini Bullying dan Trauma, Guru BK di Kota Kediri Dibekali Smart Psikotes

    Deteksi Dini Bullying dan Trauma, Guru BK di Kota Kediri Dibekali Smart Psikotes

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina News 16 Desember 2025 - 13:56
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kota Kediri bersama RSUD Gambiran menggelar Seminar Smart Psikotes bertema “Generasi Berkualitas, Menuju Indonesia Emas: Guru Garda Terdepan Kesehatan Mental Siswa” di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Selasa (16/12/2025).

    Kegiatan ini diikuti kepala sekolah dan guru Bimbingan Konseling (BK) jenjang SMP, SMA, dan SMK se-Kota Kediri sebagai upaya memperkuat deteksi dini kasus bullying dan gangguan kesehatan mental pada peserta didik.

    Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan, peran guru BK sangat penting dan tidak terbatas hanya menangani siswa yang dianggap bermasalah. Menurutnya, guru BK merupakan mitra strategis sekolah dalam menggali potensi, minat, bakat, serta karakter siswa sejak dini.

    Banner Promo

    “Guru BK bukan hanya mendampingi anak-anak yang dianggap nakal. Mereka justru memiliki peran besar untuk mengarahkan potensi, minat, dan bakat anak agar cita-citanya bisa tercapai,” ujarnya.

    Mbak Wali menjelaskan, melalui pemetaan potensi dan karakter siswa, guru BK dapat membantu mengarahkan pilihan pendidikan dan masa depan anak. Ia mencontohkan, sejak usia SMP hingga SMA, siswa kerap mengalami perubahan cita-cita. Di sinilah guru BK berperan memberikan pendampingan agar arah pendidikan anak sesuai dengan kemampuan dan minatnya.

    Selain pengembangan potensi, Mbak Wali juga menyoroti meningkatnya kasus bullying dan kekerasan yang berdampak serius pada kesehatan mental anak. Ia mengungkapkan, banyak kasus bullying tidak terdeteksi di lingkungan sekolah karena terjadi di luar jam pelajaran.

    “Sering kali anak tidak mau masuk sekolah dianggap malas, padahal setelah digali lebih dalam, ternyata mengalami trauma akibat bullying,” ungkapnya.

    Mbak Wali menekankan pentingnya pendekatan yang tepat dalam menangani anak korban bullying. Menurutnya, penanganan dengan amarah justru dapat memperburuk kondisi mental anak.

    “Kita perlu teknik khusus dan pendekatan yang tepat agar anak mau terbuka. Trauma akibat bullying bisa berdampak jangka panjang, bahkan sampai dewasa,” tambahnya.

    Sementara itu, Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri dr. Aditya Bagus Djatmiko menyampaikan, seminar kesehatan mental dan layanan Smart Psikotes ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-150 RSUD Gambiran. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen rumah sakit dalam memberikan layanan preventif, tidak hanya bersifat pengobatan.

    “Rumah sakit tidak sekadar melayani secara terapetik, tetapi juga berupaya melakukan pencegahan,” jelasnya.

    Ia menambahkan, RSUD Gambiran memiliki sumber daya psikolog yang kompeten untuk memberikan layanan konsultasi kesehatan mental, khususnya bagi anak dan remaja.

    Melalui Smart Psikotes, karakter dan kondisi mental siswa dapat dipetakan lebih awal sehingga guru BK memiliki dasar yang kuat dalam melakukan pendampingan dan pencegahan sebelum muncul masalah yang lebih serius.

    Narasumber seminar, psikolog Kristika Sadtyaruni, memaparkan materi mengenai kesehatan mental remaja serta pemanfaatan Smart Psikotes sebagai alat deteksi dini gangguan mental. Seminar ini diikuti sekitar 30 peserta dari guru BK dan perwakilan sekolah di Kota Kediri.

    Melalui kegiatan ini, Pemkot Kediri berharap guru BK dan kepala sekolah semakin peka serta proaktif dalam mengawal kesehatan mental siswa, menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, sekaligus menyiapkan generasi yang sehat secara mental sebagai fondasi menuju Indonesia Emas, dimulai dari Kota Kediri. ***

    Reporter: Inggar Tania Laurina

    Bullying kediri Smart Psikotes
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePenyerahan SK PPPK Paruh Waktu, Wali Kota Kediri Minta ASN Terus Belajar dan Adaptif
    Next Article Ratusan Orang Jadi Korban Arisan Bodong di Kediri, Kerugian Rp5 M

    Info Lainnya

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Bidik Emas di Porprov 2027, Ju-Jitsu Kediri Seleksi Atlet Terbaik Lewat Kejurkab

    17 Oktober 2026 - 20:19

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.