Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    BRI Cabang Nganjuk Perkuat Agen BRILink, Fitri Shop Layani 60 Transaksi per Hari

    25 September 2026 - 09:42

    Toko Samini Sukomoro Nganjuk Layani 70 Transaksi per Hari, Perluas Akses Keuangan Warga Desa

    25 September 2026 - 09:23

    Agen BRILink AB Khunty Cell Nganjuk Layani 50 Transaksi per Hari, Permudah Akses Keuangan Warga

    25 September 2026 - 07:17
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»456 Mahasiswa Universitas Kadiri Resmi Diterjunkan Kukerta 2026: Usung Misi ‘Cinta Desa’ dan Pengabdian Nyata

    456 Mahasiswa Universitas Kadiri Resmi Diterjunkan Kukerta 2026: Usung Misi ‘Cinta Desa’ dan Pengabdian Nyata

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 10 Agustus 2026 - 13:42
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Komitmen pengabdian kepada masyarakat kembali diwujudkan oleh Civitas Academica Universitas Kadiri. Sebanyak 456 mahasiswa resmi diterjunkan ke tengah-tengah masyarakat dalam gelaran Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) 2026.

    Pelepasan peserta dilaksanakan secara khidmat pada Senin (10/8/2026) sebagai awal dari masa pengabdian yang akan berlangsung hingga 29 Agustus 2026 mendatang.

    Tahun ini, Kukerta Universitas Kadiri mengusung tema “Kukerta Cinta Desa: Mewujudkan Masyarakat Cerdas, Inklusif, Berkarya, dan Tangguh Menuju Desa Berdaya”. Agenda akademik ini dirancang tidak sekadar sebagai pemenuhan kurikulum perkuliahan, melainkan fokus pada pemberian solusi konkret atas kebutuhan warga serta pengembangan potensi lokal desa.

    Banner Promo

    ‘Cinta Desa’ dan Penerapan Ilmu Secara Nyata

    Rektor Universitas Kadiri, Ir. Djoko Rahardjo, MP, menegaskan bahwa Kukerta merupakan ruang pembelajaran lapangan yang krusial bagi mahasiswa untuk mentransformasikan teori ilmiah menjadi aksi nyata yang menyentuh masyarakat.

    “Artinya, saudara dengan KKN juga mengikuti atau melakukan kegiatan kuliah, yaitu ada transfer ilmu. Ada ilmu yang diperoleh kemudian kerja nyata, artinya dalam KKN harus melakukan sesuatu atau kerja, mengerjakan sesuatu dan nyata, hasilnya jelas diterima dan dirasakan masyarakat,” tegas Rektor Djoko Rahardjo.

    Total 456 peserta Kukerta 2026 terdiri dari 327 mahasiswa kelas pagi dan 129 mahasiswa kelas sore yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, meliputi:

    Fakultas Ilmu Kesehatan: 97 mahasiswa

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis: 86 mahasiswa

    Fakultas Hukum: 82 mahasiswa

    Fakultas Teknik: 32 mahasiswa

    Fakultas Pertanian: 17 mahasiswa

    Fakultas Kedokteran Gigi: 8 mahasiswa

    Sebelum diterjunkan ke lokasi, seluruh mahasiswa telah dibekali dengan pembekalan intensif agar memiliki pemahaman mendalam terkait pemetaan kondisi sosial, potensi lokal, serta tanggung jawab etis selama mengabdi.

    Skema Kelompok dan Mandiri di Dua Kecamatan

    Direktur LP3M Universitas Kadiri, Budi Hariyanto, menjelaskan bahwa Kukerta 2026 menerapkan dua model pelaksanaan, yaitu model kelompok dan model mandiri.

    Untuk skema kelompok, lokasi pengabdian difokuskan di lima desa yang tersebar di dua kecamatan di Kabupaten Kediri, yakni Kecamatan Ngancar dan Kecamatan Ngasem. Sementara itu, untuk skema mandiri diikuti oleh sekitar 140 mahasiswa.

    “Kalau yang mandiri itu mereka melaksanakan Kukerta bisa di desanya masing-masing atau lingkungan tempat tinggal masing-masing,” terang Budi Hariyanto.

    Peserta Kukerta mandiri ini melingkupi lintas fakultas, termasuk dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Sosial dan Politik, Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian, hingga Fakultas Ilmu Kesehatan.

    Dorong Sinergi Lintas Kampus demi Dampak Berkelanjutan

    Menariknya, dalam pelaksanaan di lapangan, mahasiswa Universitas Kadiri akan beririsan dan berinteraksi langsung dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lain yang juga tengah menjalankan KKN di wilayah yang sama, seperti Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Wahid Hasyim, serta Universitas Syekh Wasil Kediri.

    Rektor Djoko Rahardjo berpesan agar kehadiran mahasiswa dari kampus lain tidak dijadikan sebagai sekat persaingan, melainkan momentum emas untuk membuka jejaring kolaborasi.

    “Pesan saya supaya saudara-saudara menjalin hubungan silaturahmi yang baik dengan mereka, berinteraksi yang baik dengan mereka. Belajarlah berbuat baik pada orang lain, termasuk masyarakat dengan cara menerapkan ilmu yang sudah saudara ketahui untuk membantu masyarakat,” pesan Rektor.

    Ia memungkas bahwa keberhasilan Kukerta 2026 akan menjadi cermin keunggulan Universitas Kadiri di mata publik, sekaligus melahirkan umpan balik (feedback) positif bagi pengembangan kualitas pendidikan perguruan tinggi di masa depan. [nik/ang]

    Berita Kediri Kuliah Kerja Nyata Universitas Kadiri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMenahan Perceraian dari Hulu: Kemenag Kediri Perkuat Penyuluh, BP4 hingga Edukasi Keluarga (Bagian 3)
    Next Article Terpilih Aklamasi, Ucok Suryanto Bawa Target 2 Emas untuk POBSI Kediri di Porprov 2027

    Info Lainnya

    BRI Cabang Nganjuk Perkuat Agen BRILink, Fitri Shop Layani 60 Transaksi per Hari

    25 September 2026 - 09:42

    Toko Samini Sukomoro Nganjuk Layani 70 Transaksi per Hari, Perluas Akses Keuangan Warga Desa

    25 September 2026 - 09:23

    Agen BRILink AB Khunty Cell Nganjuk Layani 50 Transaksi per Hari, Permudah Akses Keuangan Warga

    25 September 2026 - 07:17

    Bantu Akses Perbankan Tanpa Libur, Toko Evi BRILink Werungotok Jadi Solusi Transaksi Warga Desa

    24 September 2026 - 21:57

    Dekatkan Akses Perbankan di Desa Jekek Baron, Agen BRILink Rizqi Lancar Jadi Solusi Transaksi dan Belanja Warga

    24 September 2026 - 21:41

    Hari Tani Nasional, Petani Kediri Masih Hadapi Masalah Pupuk, Hama dan Alih Fungsi Lahan

    24 September 2026 - 20:54
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    BRI Cabang Nganjuk Perkuat Agen BRILink, Fitri Shop Layani 60 Transaksi per Hari

    25 September 2026 - 09:42

    Toko Samini Sukomoro Nganjuk Layani 70 Transaksi per Hari, Perluas Akses Keuangan Warga Desa

    25 September 2026 - 09:23

    Agen BRILink AB Khunty Cell Nganjuk Layani 50 Transaksi per Hari, Permudah Akses Keuangan Warga

    25 September 2026 - 07:17

    Bantu Akses Perbankan Tanpa Libur, Toko Evi BRILink Werungotok Jadi Solusi Transaksi Warga Desa

    24 September 2026 - 21:57

    Dekatkan Akses Perbankan di Desa Jekek Baron, Agen BRILink Rizqi Lancar Jadi Solusi Transaksi dan Belanja Warga

    24 September 2026 - 21:41
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.