Kediri (tahukediri.id) – Diduga dipicu pembakaran daduk, lahan tebu di Dusun Ngampel, Desa Ngampel, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri mengalami kebakaran, Jumat (16/10/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pujul 09.25 WIB ketika Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri dari Pos Pare menerima laporan dari warga.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkar langsung bergerak menuju lokasi liter.pada pukul 09.28 WIB dan sampai di lokasi pukul 09.45 WIB.
Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono menyampaikan, berdasarkan keterangan di lapangan, kebakaran bermula saat aktivitas pembakaran daduk. Namun, tiupan angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat merembet ke lahan tebu di sebelahnya yang belum dipanen.
“Kebakaran berawal dari aktivitas pembakaran daduk dan dikarenakan angin yang cukup kencang sehingga api dengan cepat merembet ke lahan tebu disebelah yang belum panen,” katanya.
Sebanyak enam personel diterjunkan dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 5.000 untuk mengatasi kebakaran tersebut.
Setelah penanganan selama kurang lebih satu jam 45 menit sejak tiba di lokasi atau sekitar pukul 11.30 WIB, api berhasil dipadamkan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
“Api berhasil dipadamkan sesuai dengan SOP,” ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Petugas juga melaporkan tidak ada korban luka ringan maupun luka berat.
Namun, akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp150 juta. Sementara itu, nilai aset yang berhasil diselamatkan ditaksir sebesar Rp50 juta.
Pihaknya menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka secara sembarangan, terutama ketika kondisi cuaca berangin. Jika menemukan kebakaran, warga diharapkan segera melaporkannya kepada petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. [nik/ang]

