Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan anggaran Rp17,8 miliar untuk pemeliharaan dan peninggian sejumlah ruas jalan pada 2026. Pengerjaan tersebut ditargetkan selesai dalam 77 hari sejak dimulai pada Oktober lalu.
Salah satu pekerjaan yang dilakukan yakni peninggian jalan setinggi 7 sentimeter di Jalan Raya Pare-Kediri, mulai dari Simpang Gayam hingga Jembatan Gurah, sepanjang 4,3 kilometer.
Staf UPT PJJ Kediri, Burhan, mengatakan, pengerjaan selanjutnya akan dilanjutkan dari Simpang Lima Gumul hingga pertigaan Tepus sepanjang 3 kilometer.
“Segmen 1 Simpang Gayam sampai Jembatan Gurah, 4,3 km. Nanti segmen 2 di Simpang Lima Gumul sampai pertigaan Tepus, 3 km,” jelasnya saat ditemui di lokasi pengerjaan Jalan Raya Pare-Kediri.
Selain dua ruas tersebut, pemeliharaan jalan juga dilakukan di Jalan H.O.S. Cokroaminoto, mulai dari Terminal Pare hingga Perempatan Tulungrejo.
Burhan menjelaskan, seluruh pekerjaan tersebut menggunakan anggaran APBD Kabupaten Kediri sebesar Rp17,8 miliar. Pengerjaan ditargetkan berlangsung selama 77 hari, terhitung sejak 18 Oktober 2026.
“Kalau anggarannya itu Rp17,8 miliar dari APBD. Targetnya 77 hari pengerjaan dari 18 Oktober kemarin. Kalau kontraknya dari 16 Oktober,” jelasnya.
Pengerjaan dilakukan pada siang hari untuk meminimalkan risiko kecelakaan. Minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan menjadi salah satu pertimbangan pelaksanaan pekerjaan pada waktu tersebut.
“Karena kalau malam itu, penerangannya kurang ya, jadi untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lah,” katanya.
Pemeliharaan sejumlah ruas jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas permukaan jalan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi barang maupun jasa di Kabupaten Kediri. [nik/ang]

