Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Kota Kediri Luncurkan Aplikasi Pemantau Stunting, Data Balita Kini Bisa Diakses Tiap Bulan

    Kota Kediri Luncurkan Aplikasi Pemantau Stunting, Data Balita Kini Bisa Diakses Tiap Bulan

    Mohamad EdyMohamad Edy News 21 Mei 2025 - 05:58
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Diskominfo Kota Kediri sosialisasi Aplikasi Stunting
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri sebagai leading sector Manajemen Data Penanganan Stunting menggelar sosialisasi pengoperasian Aplikasi Stunting Kota Kediri bersama sejumlah Perangkat Daerah (PD) di Ruang Rapat BAPPEDA Pemkot Kediri.

    Kegiatan ini diikuti oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kecamatan Kota, Kecamatan Mojoroto, dan Kecamatan Pesantren yang tergabung dalam Tim Percepatan Pengendalian Stunting (TPPS).

    Plt Kepala Diskominfo Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, menjelaskan bahwa peluncuran aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan pemantauan data balita stunting di Kota Kediri setiap bulan.

    “Tujuan kami untuk mensosialisasikan Aplikasi Stunting Kota Kediri yang mana aplikasi tersebut sebagai alat bantu untuk memonitor perkembangan data balita stunting Kota Kediri tiap bulan,” ujarnya.

    Chevy menambahkan bahwa data-data yang diperlukan dalam intervensi penanganan stunting sudah tersaji lengkap dalam aplikasi yang diluncurkan pada tahun 2024 tersebut.

    “Dengan melihat aplikasi tersebut bisa mengetahui salah satunya Buku Nota Balita (BNBA) stunting juga mengetahui proses penanganan balita stunting di seluruh bulan tahun berjalan maupun tahun sebelumnya,” ucapnya.

    Salah satu keunggulan utama aplikasi ini adalah integrasi otomatisasi data. Para Perangkat Daerah tidak perlu lagi melakukan input data secara manual karena aplikasi ini dirancang sebagai alat bantu yang mempermudah kerja TPPS.

    “PD terkait tidak perlu menginput data ke dalam Aplikasi Stunting Kota Kediri mengingat fungsi dari penciptaan aplikasi tersebut ialah sebagai alat bantu yang mempermudah TPPS. Melainkan PD bisa langsung mengetahui data sehingga dalam melaksanakan intervensi stunting dapat akurat dan tepat sasaran,” jelasnya.

    Melalui pertemuan tersebut, Chevy berharap penanganan balita stunting dapat termonitor secara menyeluruh dan tidak ada satu pun yang terlewatkan.

    “Melalui pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat BAPPEDA Pemkot Kediri ini, ke depannya penanganan stunting di Kota Kediri bisa termonitor secara menyeluruh dan tuntas, sehingga penanganan balita stunting tidak ada lagi yang terlewatkan,” terangnya.

    Ia juga berharap seluruh PD Kota Kediri dapat memastikan bahwa setiap balita stunting yang terekam di aplikasi benar-benar diawasi dan diperiksa secara rutin.

    “Harapan kami mudah-mudahan seluruh balita stunting yang terekam di aplikasi benar-benar tiap bulannya mendapatkan pengawasan dan pemeriksaan dari seluruh PD Kota Kediri,” tutupnya. ***

    Aplikasi Stunting jatim kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKONI Kabupaten Kediri Siapkan 500 Atlet untuk Porprov 2025, 6 Cabor Jadi Unggulan
    Next Article Pengangguran di Kabupaten Kediri Turun Hingga 11,9 Persen

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.