Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Bidik Emas di Porprov 2027, Ju-Jitsu Kediri Seleksi Atlet Terbaik Lewat Kejurkab

    17 Oktober 2026 - 20:19

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Kota Kediri Luncurkan Aplikasi Pemantau Stunting, Data Balita Kini Bisa Diakses Tiap Bulan

    Kota Kediri Luncurkan Aplikasi Pemantau Stunting, Data Balita Kini Bisa Diakses Tiap Bulan

    Mohamad EdyMohamad Edy News 21 Mei 2025 - 05:58
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Diskominfo Kota Kediri sosialisasi Aplikasi Stunting
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri sebagai leading sector Manajemen Data Penanganan Stunting menggelar sosialisasi pengoperasian Aplikasi Stunting Kota Kediri bersama sejumlah Perangkat Daerah (PD) di Ruang Rapat BAPPEDA Pemkot Kediri.

    Kegiatan ini diikuti oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kecamatan Kota, Kecamatan Mojoroto, dan Kecamatan Pesantren yang tergabung dalam Tim Percepatan Pengendalian Stunting (TPPS).

    Plt Kepala Diskominfo Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, menjelaskan bahwa peluncuran aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan pemantauan data balita stunting di Kota Kediri setiap bulan.

    Banner Promo

    “Tujuan kami untuk mensosialisasikan Aplikasi Stunting Kota Kediri yang mana aplikasi tersebut sebagai alat bantu untuk memonitor perkembangan data balita stunting Kota Kediri tiap bulan,” ujarnya.

    Chevy menambahkan bahwa data-data yang diperlukan dalam intervensi penanganan stunting sudah tersaji lengkap dalam aplikasi yang diluncurkan pada tahun 2024 tersebut.

    “Dengan melihat aplikasi tersebut bisa mengetahui salah satunya Buku Nota Balita (BNBA) stunting juga mengetahui proses penanganan balita stunting di seluruh bulan tahun berjalan maupun tahun sebelumnya,” ucapnya.

    Salah satu keunggulan utama aplikasi ini adalah integrasi otomatisasi data. Para Perangkat Daerah tidak perlu lagi melakukan input data secara manual karena aplikasi ini dirancang sebagai alat bantu yang mempermudah kerja TPPS.

    “PD terkait tidak perlu menginput data ke dalam Aplikasi Stunting Kota Kediri mengingat fungsi dari penciptaan aplikasi tersebut ialah sebagai alat bantu yang mempermudah TPPS. Melainkan PD bisa langsung mengetahui data sehingga dalam melaksanakan intervensi stunting dapat akurat dan tepat sasaran,” jelasnya.

    Melalui pertemuan tersebut, Chevy berharap penanganan balita stunting dapat termonitor secara menyeluruh dan tidak ada satu pun yang terlewatkan.

    “Melalui pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat BAPPEDA Pemkot Kediri ini, ke depannya penanganan stunting di Kota Kediri bisa termonitor secara menyeluruh dan tuntas, sehingga penanganan balita stunting tidak ada lagi yang terlewatkan,” terangnya.

    Ia juga berharap seluruh PD Kota Kediri dapat memastikan bahwa setiap balita stunting yang terekam di aplikasi benar-benar diawasi dan diperiksa secara rutin.

    “Harapan kami mudah-mudahan seluruh balita stunting yang terekam di aplikasi benar-benar tiap bulannya mendapatkan pengawasan dan pemeriksaan dari seluruh PD Kota Kediri,” tutupnya. ***

    Aplikasi Stunting jatim kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKONI Kabupaten Kediri Siapkan 500 Atlet untuk Porprov 2025, 6 Cabor Jadi Unggulan
    Next Article Pengangguran di Kabupaten Kediri Turun Hingga 11,9 Persen

    Info Lainnya

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Bidik Emas di Porprov 2027, Ju-Jitsu Kediri Seleksi Atlet Terbaik Lewat Kejurkab

    17 Oktober 2026 - 20:19

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.