Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»161 Rumah di Kota Kediri Direhabilitasi, Mbak Wali Tegaskan Tak Boleh Ada Potongan Bantuan

    161 Rumah di Kota Kediri Direhabilitasi, Mbak Wali Tegaskan Tak Boleh Ada Potongan Bantuan

    Mohamad EdyMohamad Edy News 10 Juni 2025 - 15:52
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyerahkan bantuan program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kehidupan warga kurang mampu melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2025.

    Dalam kunjungannya ke tiga rumah penerima bantuan, dua di Kelurahan Tosaren dan satu di Kelurahan Semampir, Mbak Wali menyampaikan langsung bantuan sekaligus mengecek kondisi rumah yang akan direnovasi.

    “Hari ini kami mengunjungi rumah warga yang masuk rumah tidak layak huni. Rumah warga ini yang nanti akan diberi bantuan oleh Pemerintah Kota Kediri,” ujar Mbak Wali.

    Banner Promo

    Program ini menyalurkan dana sebesar Rp20 juta untuk setiap penerima, yang diperuntukkan bagi perbaikan komponen utama rumah. Total ada 161 rumah yang mendapat bantuan di tahun ini, dengan harapan warga bisa tinggal di hunian yang lebih layak dan aman.

    “Tadi kita lihat bersama bahwa rumahnya ada yang tidak memiliki atap sehingga saat hujan rumahnya banjir. Lalu ada yang tidak punya kamar mandi dan lantainya masih tanah. Jadi memang bantuan ini diharapkan dapat membuat rumah-rumah ini nyaman dan layak huni,” jelasnya.

    Guna memastikan bantuan tepat guna, Mbak Wali menekankan pentingnya pengawasan dari pihak terkait seperti lurah, camat, hingga Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Ia menegaskan bahwa dana bantuan harus digunakan sepenuhnya untuk renovasi rumah tanpa potongan apa pun.

    “Saya berpesan kepada Bapak Lurah, Camat, dan Perkim agar proses ini diawasi. Jangan sampai ada potongan. Karena tujuannya ini agar masyarakat kualitas hidupnya meningkat,” tegasnya.

    Kepala DPKP, Hery Purnomo, menyebutkan bahwa proses pencairan dana bantuan akan dimulai pekan ini. Setiap kelurahan telah memiliki pendamping RTLH yang bertugas memastikan proses berjalan lancar.

    Untuk pengerjaan renovasi, tukang bangunan dipilih dari lingkungan setempat dan pembelian material dilakukan di wilayah Kota Kediri, agar ekonomi lokal ikut tumbuh.

    “Untuk target selesai pembangunan akan kami data lagi satu per satu penerima sebab ini berkaitan dengan budaya Jawa bahwa saat bulan Suro tidak boleh membangun. Maka kalau waktunya mundur ya tidak kami transfer dulu,” imbuh Hery.

    Sebagian besar bantuan tahun ini difokuskan di Kecamatan Pesantren, dengan Kelurahan Tempurejo mencatat penerima terbanyak, yakni 23 rumah. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam pengentasan kawasan kumuh.

    Di tengah kunjungan, Sri Ani (73), warga Tosaren yang tinggal bersama cucunya, merasa bahagia rumahnya akan direnovasi. Bagian atap yang rapuh, peninggian rumah, dan jendela lapuk akan diperbaiki. “Alhamdulillah senang sekali rumah saya akan direnovasi. Terima kasih Mbak Wali,” tuturnya.

    Selain rumah Sri Ani, Mbak Wali juga meninjau rumah milik Widodo di Tosaren yang akan diperbaiki pada bagian atap, dinding, serta penambahan pintu. Sedangkan di Semampir, rumah Siti Alpin yang tinggal seorang diri juga mendapat perhatian, terutama pada bagian atap dan struktur rumah yang perlu ditinggikan.

    Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Camat Pesantren Widiantoro, Camat Kota Bagus Hermawan, Lurah Tosaren Joko Prayitno, Lurah Semampir Rizky Yudadiantika, serta pendamping RTLH dan jajaran instansi terkait lainnya. ***

    jatim RTLH Rumah Tidak Layak Huni Wali Kota Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleRujak Es Krim Unik Khas Pare Kediri, Perpaduan Segar yang Bikin Penasaran
    Next Article Lamijan Pilih Berjualan Ikan Hias di Bawah Pohon Asam, Strategi Unik PKL di Jalan Harinjing Kediri

    Info Lainnya

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17

    Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Ajak Siswa SMK Kartanegara Wates Masak 2.500 Porsi

    15 Oktober 2026 - 13:31
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.