Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Lamijan Pilih Berjualan Ikan Hias di Bawah Pohon Asam, Strategi Unik PKL di Jalan Harinjing Kediri

    Lamijan Pilih Berjualan Ikan Hias di Bawah Pohon Asam, Strategi Unik PKL di Jalan Harinjing Kediri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 10 Juni 2025 - 18:23
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Lamijan, penjual ikan hias di bawah Pohon Asam Jalan Harinjing Kediri. [foto : Nanik Dwi Jayanti/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Jalan Harinjing, wilayah Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri memiliki spot unik yang ramai dikunjungi pembeli. Lokasi tersebut dikenal warga dengan sebutan “Sor Ngasem”, yang berarti di bawah Pohon Asam. Di tempat inilah sejumlah pedagang kaki lima (PKL) menggantungkan hidupnya, termasuk Lamijan, penjual ikan hias yang memilih trotoar rindang daripada membuka toko.

    Menurut Lamijan, berjualan di tepi jalan menawarkan keuntungan tersendiri. Ia merasa tempat itu lebih mudah diakses dan memiliki daya tarik tersendiri bagi calon pembeli.

    “Kita kan cari yang unik, yang orang bisa nyampek kira-kira terjangkau harga, kalau di toko beda, pertama itu. Yang kedua, kalau tempatnya di aquarium saya tetap butuh tempat banyak apalagi listrik kan nggak ada disini, kita pake gas yang di kantong itu, tapi segala jenis ikan hias bisa,” terang Lamijan kepada reporter tahukediri.id, Selasa (10/6/2025).

    Banner Promo

    Ia juga menyebut suasana sejuk di bawah pohon asam membuat aktivitas jual beli lebih nyaman, terutama saat siang hari. Selain menjual berbagai jenis ikan hias, Lamijan mengandalkan sistem gas portable sebagai pengganti listrik untuk operasionalnya.

    Sudah tiga tahun Lamijan bertahan berjualan di tempat itu dan menjadi satu-satunya penjual ikan hias di kawasan sor ngasem. Sementara itu, rekan sesama PKL di lokasi tersebut di antaranya ada penjual gorengan dan es tebu yang juga telah lama berjualan dan menjadi bagian dari denyut ekonomi mikro di Kecamatan Kepung. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Ikan Hias Jalan Harinjing kediri PKL Pohon Asam
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous Article161 Rumah di Kota Kediri Direhabilitasi, Mbak Wali Tegaskan Tak Boleh Ada Potongan Bantuan
    Next Article 82 CPNS Baru Kemenag Kediri Dibekali Integritas dan Etika Layanan Publik

    Info Lainnya

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17

    Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Ajak Siswa SMK Kartanegara Wates Masak 2.500 Porsi

    15 Oktober 2026 - 13:31
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.