Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Wisata»Libur Panjang Dongkrak Penjualan Nanas dan Kunjungan Wisata Gunung Kelud Kediri

    Libur Panjang Dongkrak Penjualan Nanas dan Kunjungan Wisata Gunung Kelud Kediri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti Wisata 3 Januari 2026 - 18:07
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Wisata Gunung Kelud Kediri ramai saat libur panjang. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Momen libur panjang membawa berkah bagi pedagang nanas di kawasan wisata Gunung Kelud, Kabupaten Kediri. Meski belum sepenuhnya pulih seperti sebelum pandemi, sejumlah pedagang mulai merasakan adanya peningkatan penjualan dibandingkan tahun sebelumnya.

    Ibu Sini (60) salah satunya, pedagang nanas setempat yang mengaku penjualannya pada masa liburan tahun ini mulai membaik meski meski jauh jauh pada saat masa sebelum pandemi.

    “Ada peningkatan, tapi dulu, sebelum pandemi, penghasilan banyak. Setelah pandemi, berkurang, dan sekarang sedikit meningkat,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).

    Banner Promo

    Ia menambahkan, jika dibandingkan dengan tahun lalu, ada peningkatan meski tidak signifikan. Kenaikan penjualan paling terasa saat hari libur, ketika banyak pengunjung dari luar daerah datang berwisata.

    “Kalau hari Minggu biasanya paling banyak Rp400 ribu atau Rp500 ribu. Minggu-minggu biasa kalau ramai, ada acara, ya sekitar Satu juta rupiah,” tambahnya.

    Menurut Sini, jenis nanas yang paling banyak dicari pengunjung adalah nanas simplek dan nanas madu yang dikenal memiliki rasa manis. Meski jenis nanas tersebut juga ada di daerah lain.

    Lebih lanjut Sini mengungkapkan, pembeli rata-rata berasal dari luar daerah seperti Malang, Tulungagung, Surabaya, hingga Jakarta.

    Begitu juga dengan salah satu destinasi wisata andalan Kediri yakni Gunung Kelud yang juga mengalami peningkatan masa liburan akhir tahun 2025.

    Koordinator ojek wisata Gunung Kelud, Mas Bagus Budiono, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang ojek meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa. Pada kondisi normal, khususnya setiap hari Minggu, jumlah pengunjung yang menggunakan jasa ojek berkisar antara 700 hingga 800 orang.

    Nanas Kelud asli Kediri. [Nanik/tahukediri.id]

    “Biasanya, setiap hari Minggu, jumlah pengunjung yang naik ojek itu antara 700 sampai 800 orang. Kalau sekarang, mungkin bisa sampai 1.300 an lebih,” katanya.

    Menurutnya, lonjakan pengunjung mulai terasa sejak tanggal 20 Desember lalu dan berlangsung konsisten hampir sepuluh hari terakhir. Ramainya wisatawan tak lepas dari daya tarik baru Gunung Kelud pasca erupsi.

    “Setelah erupsi ini, yang paling terlihat dari Gunung Kelud adalah pemandangannya, beserta spot-spot foto. Rute jalannya sangat bagus untuk pengunjung dari luar kota. Mungkin di kota-kota tidak ada,” jelasnya.

    Mayoritas wisatawan yang datang berasal dari wilayah luar Kediri, seperti Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, dan Gresik. Sementara itu, jumlah pengunjung lokal dari Kediri justru relatif lebih sedikit. “Kalau dari Kediri malah sedikit. Yang paling banyak memang dari luar kota,” tambahnya.

    Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Bagus menilai terjadi peningkatan kunjungan yang cukup signifikan. Pada libur Tahun Baru tahun lalu, puncak kunjungan hanya terjadi pada 1 dan hari-hari sebelumnya cenderung sepi.
    “Kalau dibandingkan tahun lalu, tahun ini jelas lebih ramai. Libur Tahun Baru 2025 ini peningkatannya terasa,” ungkapnya.

    Tiket masuk wisata Gunung Kelud sebesar Rp10.000 per orang pada hari libur dan Rp8.000 di hari biasa. Sementara itu, tarif ojek wisata dibedakan berdasarkan jenis kendaraan parkir, yakni Rp40.000 pulang-pergi dari parkiran mobil dan Rp30.000 pulang-pergi dari parkiran motor.

    Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, para pelaku wisata lokal berharap tren positif ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar Gunung Kelud. [nik/ang]

    Berita Kediri jatim Wisata Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSkuad Lokal Penuh Talenta, Inter Kediri Siap Harumkan Nama Kota di Liga 4
    Next Article Awal 2026, Ini Harga Bawang Merah di Pasar Induk Pare Kediri

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.