Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Dinkes Kediri Pastikan Belum Ada Kasus Super Flu, Tren Influenza Justru Menurun

    Dinkes Kediri Pastikan Belum Ada Kasus Super Flu, Tren Influenza Justru Menurun

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 6 Januari 2026 - 14:31
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Bambang Triyono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus super flu di wilayah Kabupaten Kediri. Bahkan, tren kasus influenza justru menunjukkan penurunan dalam beberapa minggu terakhir.

    Sebelumnya Kementerian Kesehatan Indonesia mengungkapkan bahwa kasus varian influenza A(H3) atau lebih dikenal dengan Super Flu yang pertama kali ada di Amerika telah masuk ke Indonesia. Dilansir dari laman Kemenkes, tercatat hingga akhir Desember 2025 ada 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, salah satunya Jawa Timur.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Kediri, dr. Bambang Triyono Putro, menjelaskan bahwa sebenarnya Super Flu ini pada dasarnya memiliki gejala yang mirip dengan flu biasa. Perbedaannya terletak pada jenis virus penyebabnya.

    Banner Promo

    “Super Flu sebenarnya sama seperti kasus flu yang lain hanya jenis virusnya yang beda dan sementara kami pantau di Kediri tidak ada ditambah kasus flu menurun akhir-akhir ini,” katanya,” katanya.

    Meski demikian, dr. Bambang menjelaskan bahwa keluhan yang muncul pada kasus yang disebut sebagai Super Flu cenderung lebih berat dibanding flu biasa. Gejala yang dirasakan pasien antara lain demam tinggi hingga mencapai 39–40 derajat Celsius, kelelahan ekstrem, batuk kering yang menetap, serta sakit kepala yang lebih intens.

    Sehingga ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan tidak lengah. Selalu terapkan etika batuk serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah efektif mencegah penularan influenza.

    “Himbauan ke masyarakat dengan penerapan etika batuk serta PHBS yang efektif mencegah penularan influenza,” imbaunya.

    Selain itu, penggunaan masker juga dianjurkan, terutama bagi warga yang sedang sakit atau berada di tempat umum. Masyarakat juga disarankan untuk menghindari kerumunan guna meminimalkan risiko penularan.

    dr. Bambang menegaskan, bahwa Super Flu ini berpotensi berbahaya jika menyerang kelompok rentan, seperti lansia dan penderita penyakit penyerta (komorbid).

    “Super Flu ini bahaya bila pada komorbid dan lansia,” tegasnya.

    Bambang membenarkan adanya kesamaan dalam hal penularan, namun menekankan bahwa keduanya disebabkan oleh virus yang berbeda.

    “Penyebarannya memang cepat, tapi virus dan variannya berbeda dengan Covid-19,” terangnya.

    Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit menular. [nik/ang]

    Berita Kediri jatim Super Flue
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleJalan Stasiun Kediri Disulap Jadi Kawasan Nyaman, Rekayasa Lalu Lintas Mulai Diuji
    Next Article Kisah Mbah Suwari, Pembuat Patung Macan Putih Balongjeruk Kediri yang Mendunia

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.