Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Dinkes Kediri Pastikan Belum Ada Kasus Super Flu, Tren Influenza Justru Menurun

    Dinkes Kediri Pastikan Belum Ada Kasus Super Flu, Tren Influenza Justru Menurun

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 6 Januari 2026 - 14:31
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Bambang Triyono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus super flu di wilayah Kabupaten Kediri. Bahkan, tren kasus influenza justru menunjukkan penurunan dalam beberapa minggu terakhir.

    Sebelumnya Kementerian Kesehatan Indonesia mengungkapkan bahwa kasus varian influenza A(H3) atau lebih dikenal dengan Super Flu yang pertama kali ada di Amerika telah masuk ke Indonesia. Dilansir dari laman Kemenkes, tercatat hingga akhir Desember 2025 ada 62 kasus influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, salah satunya Jawa Timur.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Kediri, dr. Bambang Triyono Putro, menjelaskan bahwa sebenarnya Super Flu ini pada dasarnya memiliki gejala yang mirip dengan flu biasa. Perbedaannya terletak pada jenis virus penyebabnya.

    “Super Flu sebenarnya sama seperti kasus flu yang lain hanya jenis virusnya yang beda dan sementara kami pantau di Kediri tidak ada ditambah kasus flu menurun akhir-akhir ini,” katanya,” katanya.

    Meski demikian, dr. Bambang menjelaskan bahwa keluhan yang muncul pada kasus yang disebut sebagai Super Flu cenderung lebih berat dibanding flu biasa. Gejala yang dirasakan pasien antara lain demam tinggi hingga mencapai 39–40 derajat Celsius, kelelahan ekstrem, batuk kering yang menetap, serta sakit kepala yang lebih intens.

    Sehingga ia menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan tidak lengah. Selalu terapkan etika batuk serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah efektif mencegah penularan influenza.

    “Himbauan ke masyarakat dengan penerapan etika batuk serta PHBS yang efektif mencegah penularan influenza,” imbaunya.

    Selain itu, penggunaan masker juga dianjurkan, terutama bagi warga yang sedang sakit atau berada di tempat umum. Masyarakat juga disarankan untuk menghindari kerumunan guna meminimalkan risiko penularan.

    dr. Bambang menegaskan, bahwa Super Flu ini berpotensi berbahaya jika menyerang kelompok rentan, seperti lansia dan penderita penyakit penyerta (komorbid).

    “Super Flu ini bahaya bila pada komorbid dan lansia,” tegasnya.

    Bambang membenarkan adanya kesamaan dalam hal penularan, namun menekankan bahwa keduanya disebabkan oleh virus yang berbeda.

    “Penyebarannya memang cepat, tapi virus dan variannya berbeda dengan Covid-19,” terangnya.

    Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri mengajak masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit menular. [nik/ang]

    Berita Kediri jatim Super Flue
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleJalan Stasiun Kediri Disulap Jadi Kawasan Nyaman, Rekayasa Lalu Lintas Mulai Diuji
    Next Article Kisah Mbah Suwari, Pembuat Patung Macan Putih Balongjeruk Kediri yang Mendunia

    Info Lainnya

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    Waspada Penipuan Investasi Bodong, BRI Nganjuk Ingatkan Warga Jangan Tergiur Imbal Hasil Tinggi Tak Wajar

    31 Agustus 2026 - 13:45
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.