Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Olahraga»Kakak-Beradik Asal Pare Kediri Ukir Prestasi Lewat Pencak Silat, Warisi Semangat Ayah

    Kakak-Beradik Asal Pare Kediri Ukir Prestasi Lewat Pencak Silat, Warisi Semangat Ayah

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti Olahraga 5 Mei 2026 - 21:32
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Semangat melestarikan budaya sekaligus meraih prestasi ditunjukkan oleh kakak-beradik asal Pare, Kediri, Panandhita Cakra Cantrika Pangruat Negari (14) dan Putri Ratu Sabda Semesta Setianing Nagari (16). Keduanya menekuni pencak silat sebagai bentuk meneruskan jejak dan bakat orang tua.

    Panandhita merupakan siswa kelas 7 MTs 1 Pare, sedangkan Putri Ratu duduk di kelas 9 SMP Islam Al-Fath Pare. Ketertarikan mereka terhadap pencak silat tidak muncul secara instan, melainkan tumbuh dari lingkungan keluarga.

    Sang ayah, Irham Abimanyu, mengungkapkan bahwa sejak kecil anak-anaknya sudah akrab dengan dunia pencak silat.

    Banner Promo

    “Ketertarikan mereka memang berawal dari keluarga. Orang tuanya sejak kecil sudah ikut pencak silat, jadi anak-anak ikut terdorong,” ujarnya kepada tahukediri.id, Selasa (5/5/2026).

    Sebagai wadah pembinaan, Irham memilih perguruan PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Ranting Koramil Pare. Menurutnya, PSHT tidak hanya melatih fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan.

    “Ajaran di PSHT tidak hanya soal fisik, tetapi juga nilai ke-Esa-an, budi pekerti, tata krama, menghormati orang tua, serta pendidikan karakter,” jelasnya.

    Panandhita dan Putri Ratu rutin berlatih di Rayon Koramil Pare di bawah bimbingan pelatih Saiful. Lingkungan latihan yang kondusif serta dukungan dari pihak Koramil turut menunjang perkembangan mereka.

    “Pihak Koramil sangat mendukung. Tempat bisa digunakan selama tetap menjaga waktu dan tata krama,” imbuh Irham.

    Kerja keras keduanya mulai membuahkan hasil. Mereka telah meraih berbagai prestasi di tingkat daerah hingga nasional, di antaranya juara umum di Mojokerto, juara nasional di Madura dan Lamongan, serta juara tiga umum pada Kejurkab Kediri.

    Tak hanya prestasi, manfaat kesehatan juga dirasakan. Irham menyebut, kondisi anak-anaknya yang sebelumnya memiliki gangguan pernapasan kini membaik berkat latihan rutin, khususnya teknik pernapasan dalam pencak silat.

    Selain itu, pencak silat juga memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti meningkatkan disiplin, kemampuan mengatur waktu, serta mengurangi ketergantungan terhadap gawai.

    “Setelah ikut PSHT, anak-anak jadi jauh berkurang bermain HP. Mereka lebih fokus latihan. Ini yang menurut saya luar biasa,” katanya.

    Irham juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi perkembangan anak. Ia rutin berkomunikasi dengan pelatih dan turut mendukung latihan di rumah.

    Ke depan, ia berharap anak-anaknya terus berkembang dan dapat memanfaatkan jalur prestasi untuk melanjutkan pendidikan. Ia juga membuka peluang bagi mereka untuk mengikuti ajang yang lebih besar, seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

    “Harapan saya, anak-anak bisa menjadi pribadi yang berprestasi, berakhlak baik, dan tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” pungkasnya.

    Panandhita dan Putri Ratu menjadi bukti bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan juga sarana pembentukan karakter dan masa depan generasi muda.

    Pencak Silat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKabaddi Kabupaten Kediri Sabet Emas dan Perunggu di Kejurda Jatim 2026 Pacitan
    Next Article PG Pesantren Baru Mulai Giling, Optimistis Dukung Target Swasembada Gula Nasional

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Inter Kediri Tunjuk Alviat-Habibi, Bidik Tiket ke Putaran Nasional Liga 4

    13 Oktober 2026 - 09:03

    Borong 29 Emas, Kickboxing Kabupaten Kediri Tempati Peringkat Kedua Kejurprov Jatim 2026

    13 Oktober 2026 - 08:58

    Persik Kediri Hentikan Tren Kemenangan Madura United, Eduardo Barbosa Borong Dua Gol

    9 Oktober 2026 - 21:34

    Persik Kediri Siapkan Strategi Khusus Redam Madura United yang Tengah Moncer

    7 Oktober 2026 - 10:48

    Hampir 200 Medali, Karateka Kediri Cheisya Aurelia Bidik Emas di Piala Bergilir Jatim

    7 Oktober 2026 - 07:54
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.