Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Olahraga»Kakak-Beradik Asal Pare Kediri Ukir Prestasi Lewat Pencak Silat, Warisi Semangat Ayah

    Kakak-Beradik Asal Pare Kediri Ukir Prestasi Lewat Pencak Silat, Warisi Semangat Ayah

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti Olahraga 5 Mei 2026 - 21:32
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Semangat melestarikan budaya sekaligus meraih prestasi ditunjukkan oleh kakak-beradik asal Pare, Kediri, Panandhita Cakra Cantrika Pangruat Negari (14) dan Putri Ratu Sabda Semesta Setianing Nagari (16). Keduanya menekuni pencak silat sebagai bentuk meneruskan jejak dan bakat orang tua.

    Panandhita merupakan siswa kelas 7 MTs 1 Pare, sedangkan Putri Ratu duduk di kelas 9 SMP Islam Al-Fath Pare. Ketertarikan mereka terhadap pencak silat tidak muncul secara instan, melainkan tumbuh dari lingkungan keluarga.

    Sang ayah, Irham Abimanyu, mengungkapkan bahwa sejak kecil anak-anaknya sudah akrab dengan dunia pencak silat.

    “Ketertarikan mereka memang berawal dari keluarga. Orang tuanya sejak kecil sudah ikut pencak silat, jadi anak-anak ikut terdorong,” ujarnya kepada tahukediri.id, Selasa (5/5/2026).

    Sebagai wadah pembinaan, Irham memilih perguruan PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Ranting Koramil Pare. Menurutnya, PSHT tidak hanya melatih fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan.

    “Ajaran di PSHT tidak hanya soal fisik, tetapi juga nilai ke-Esa-an, budi pekerti, tata krama, menghormati orang tua, serta pendidikan karakter,” jelasnya.

    Panandhita dan Putri Ratu rutin berlatih di Rayon Koramil Pare di bawah bimbingan pelatih Saiful. Lingkungan latihan yang kondusif serta dukungan dari pihak Koramil turut menunjang perkembangan mereka.

    “Pihak Koramil sangat mendukung. Tempat bisa digunakan selama tetap menjaga waktu dan tata krama,” imbuh Irham.

    Kerja keras keduanya mulai membuahkan hasil. Mereka telah meraih berbagai prestasi di tingkat daerah hingga nasional, di antaranya juara umum di Mojokerto, juara nasional di Madura dan Lamongan, serta juara tiga umum pada Kejurkab Kediri.

    Tak hanya prestasi, manfaat kesehatan juga dirasakan. Irham menyebut, kondisi anak-anaknya yang sebelumnya memiliki gangguan pernapasan kini membaik berkat latihan rutin, khususnya teknik pernapasan dalam pencak silat.

    Selain itu, pencak silat juga memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti meningkatkan disiplin, kemampuan mengatur waktu, serta mengurangi ketergantungan terhadap gawai.

    “Setelah ikut PSHT, anak-anak jadi jauh berkurang bermain HP. Mereka lebih fokus latihan. Ini yang menurut saya luar biasa,” katanya.

    Irham juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi perkembangan anak. Ia rutin berkomunikasi dengan pelatih dan turut mendukung latihan di rumah.

    Ke depan, ia berharap anak-anaknya terus berkembang dan dapat memanfaatkan jalur prestasi untuk melanjutkan pendidikan. Ia juga membuka peluang bagi mereka untuk mengikuti ajang yang lebih besar, seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

    “Harapan saya, anak-anak bisa menjadi pribadi yang berprestasi, berakhlak baik, dan tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” pungkasnya.

    Panandhita dan Putri Ratu menjadi bukti bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan juga sarana pembentukan karakter dan masa depan generasi muda.

    Pencak Silat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKabaddi Kabupaten Kediri Sabet Emas dan Perunggu di Kejurda Jatim 2026 Pacitan
    Next Article PG Pesantren Baru Mulai Giling, Optimistis Dukung Target Swasembada Gula Nasional

    Info Lainnya

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56

    550 Pelajar Ramaikan KSAC 2026, PASI Kediri Bidik Bibit Atlet untuk Popda hingga Porprov 2029

    24 Agustus 2026 - 19:50

    Tak Sekadar Bertanding, Turnamen Tenis Wali Kota Kediri Cup 2026 Dorong Sport Tourism dan Geliat Ekonomi

    22 Agustus 2026 - 18:48

    KONI Kabupaten Kediri Sukses Gelar Kelud Flag Summit, Tahun Ini Dimeriahkan Fun Run

    18 Agustus 2026 - 17:48

    Uji Nyali di Kelud Flag Summit 2026, Siswa SMPN 1 Plosoklaten Berhasil Capai Garis Finish

    17 Agustus 2026 - 21:50

    Satu-Satunya Wakil Kediri, Dwi Nur Halimah Sukses Rebut Emas Kejurnas Muaythai

    11 Agustus 2026 - 07:24
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Dari Jantung Pisang ke Pasar Nasional, Kisah Diah Bangkitkan Lagi UMKM-nya Usai Pandemi

    1 September 2026 - 20:04

    Ratusan Penambang Tradisional Kediri Raya Tuntut Tunggakan Pembayaran Proyek Tol

    1 September 2026 - 19:11

    Rotasi Tiga Kapolsek, Polres Kediri Dorong Energi Baru untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

    31 Agustus 2026 - 20:22

    Wali Kota Kediri Turun Tangan Dampingi Korban Kekerasan Seksual, Minta Polisi Tegas

    31 Agustus 2026 - 20:18

    7 Atlet, 10 Medali! Ju-Jitsu Kabupaten Kediri Ukir Prestasi di Piala Gubernur Jatim 2026

    31 Agustus 2026 - 13:56
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.