Kediri (tahukediri.id) – Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Kediri resmi memiliki nahkoda baru. Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar Rabu (22/7/2026) di Basecamp Golden Dragon Kabupaten Kediri, Mariyono, S.Pd. terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PGSI Kabupaten Kediri masa bakti 2026–2030.
Muskab PGSI Kabupaten Kediri berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh suasana kebersamaan. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pengurus Provinsi PGSI Jawa Timur, jajaran Pengurus KONI Kabupaten Kediri, mulai dari Ketua Umum, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, Bidang Organisasi, hingga klub-klub anggota PGSI se-Kabupaten Kediri.
Pemilihan ketua umum sendiri ditentukan melalui proses musyawarah yang demokratis dan mengedepankan kekeluargaan. Dalam agenda utama Muskab tersebut, para peserta sepakat memberikan amanah kepemimpinan PGSI Kabupaten Kediri kepada Mariyono untuk periode empat tahun ke depan.
Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muskab PGSI Kabupaten Kediri.
Menurutnya, kepengurusan baru memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan prestasi olahraga gulat di Kabupaten Kediri.
“Saya mengucapkan selamat kepada Bpk Mariyono yang telah mendapatkan amanah sebagai Ketua Umum PGSI Kabupaten Kediri masa bakti 2026–2030. Amanah ini merupakan tanggung jawab besar untuk membawa Gulat Kabupaten Kediri semakin maju, solid, dan berprestasi,” ujarnya.
Hakim berharap PGSI segera menyusun program kerja yang terarah, memperkuat pembinaan atlet secara berjenjang, serta membangun sinergi dengan KONI Kabupaten Kediri dan seluruh pihak yang mendukung perkembangan olahraga.
“Saya berharap kepengurusan yang baru segera menyusun program kerja yang terarah, memperkuat pembinaan atlet secara berjenjang, serta membangun sinergi dengan KONI Kabupaten Kediri dan seluruh stakeholder olahraga. Mari bersama-sama mewujudkan prestasi terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Kediri di tingkat Provinsi Jawa Timur maupun nasional,” terangnya.
Sementara itu, usai terpilih Mariyono menegaskan komitmennya untuk membawa olahraga gulat Kabupaten Kediri semakin berkembang. Salah satu fokus utama kepengurusan baru adalah memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini serta mencetak pegulat-pegulat potensial yang mampu bersaing di level regional hingga nasional.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Sebelumnya, atlet gulat Kabupaten Kediri berhasil mencatatkan prestasi pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Mojokerto dengan membawa pulang dua medali, yakni emas dan perak.
“Harapan PGSI kabupaten Kediri adalah bisa mewadahi bibit atlet gulat dan bisa membawa cabor PGSI main di Porprov 2027, karena sudah ada 2 atlet gulat yang bulan kemarin main di Kejurprov Mojokerto membawa 2 medal emas dan perak,” ujarnya.
Capaian itu menjadi modal penting bagi PGSI Kabupaten Kediri dalam menatap target yang lebih besar, yakni tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
“Dengan adanya cabor PGSI ini harapan kami nanti waktu main di Porprov 2027 bisa mendulang medali untuk KONI kabupaten Kediri,” tegasnya.
KONI Kabupaten Kediri menegaskan akan terus memberikan dukungan terhadap seluruh cabang olahraga, termasuk gulat, sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi atlet daerah di berbagai kejuaraan.
Dengan kepengurusan baru PGSI Kabupaten Kediri, harapan besar kini tertuju pada lahirnya atlet-atlet gulat berkualitas yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kediri di ajang Porprov Jawa Timur 2027 maupun kompetisi tingkat nasional. [nik/ang]

