Kediri (tahukediri.id) – Usai rampungnya rehabilitasi Gedung Sekertaris Daerah Pemerintah Kabupaten Kediri (Pemkab) pasca kerusuhan bulan Agustus 2025, Bupati Kediri menggelar doa bersama, Rabu (22/7/2026).
Bertempat di Ruang Joyoboyo, tasyakuran tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa dan sejumlah OPD terkait.
Momen ini menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas pemerintahan di gedung Setda setelah sebelumnya dilakukan perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan dan menunjang kinerja aparatur.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, mengatakan, sejumlah ruan sudah siap digunakan untuk aktivitas pemerintah, di antaranya Renkeu, Bagian Umum, Prokopim, UKPBJ, serta Tata Pemerintahan. Sementara sejumlah bagian dan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya juga mulai melakukan persiapan untuk perpindahan.
“Tentunya, ya Alhamdulillah hari ini gedung Setda yang di mana, di bawah Setda ini ada beberapa bagian, ada OPD, ada berbagai macam OPD di sini yang sudah mulai bisa beraktivitas, ya. Harapannya gedungnya bisa bermanfaat bagi seluruh OPD untuk bekerja lebih maksimal,” katanya.
Mas Dhito, sapaan akrabnya melanjutkan, terkait seluruh OPD yang nantinya akan menempati gedung tersebut, proses perpindahan dilakukan secara bertahap. Pemerintah memastikan kesiapan fasilitas menjadi salah satu hal utama sebelum seluruh ruangan digunakan.
“Pokoknya selama… kan masuk gak mungkin kosong. Artinya harus ada kursinya, mejanya, harus ada peralatan-peralatan di dalam untuk menunjang kerja. Itu dulu yang penting. Kalo sudah ada alatnya mereka langsung masuk, ya,” terangnya.
Dengan selesainya rehabilitasi Gedung Setda Kabupaten Kediri, pemerintah berharap koordinasi antarbagian semakin mudah serta mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. [nik/ang]

