Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»BPPH Pemuda Pancasila Desak Kejari Kediri Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi TKD Ngebrak

    BPPH Pemuda Pancasila Desak Kejari Kediri Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi TKD Ngebrak

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 12 Juni 2025 - 21:30
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Kabupaten Kediri menggelar audiensi tertutup dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri terkait perkembangan penanganan laporan dugaan korupsi Tanah Kas Desa (TKD) Ngebrak di Kecamatan Gampengrejo.

    Pertemuan itu dihadiri oleh tiga perwakilan BPPH Pemuda Pancasila. Mereka mempertanyakan tindak lanjut dari laporan yang telah mereka ajukan sejak 29 Juni 2022. Ketua BPPH Pemuda Pancasila Kabupaten Kediri, Samsul Munir, menyampaikan kekecewaannya karena hingga kini belum ada perkembangan signifikan terhadap proses hukum kasus tersebut, meskipun sejumlah tahapan penting telah dilalui.

    “Kenapa harus kita tanyakan memang satu kalau kita melihat daripada laporan kita itu satu karena audit dari BPKP baik itu audit yang namanya investigasi dan audit perhitungan negara itu juga sudah dikeluarkan oleh yang namanya BPKP dimana BPKP dalam pelaporannya itu 2024 itu menyebutkan bahwa kasus yang kita laporkan disini ini ada nilai kerugiannya itu hampir Rp1,2 miliar itu hasil audit yang dilakukan oleh BPKP Provinsi Jawa Timur,” jelas Munir.

    Banner Promo

    Dari keterangan tersebut, diketahui bahwa hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur menunjukkan indikasi kerugian negara mencapai hampir Rp1,2 miliar. Syaiful menekankan bahwa hal itu seharusnya cukup menjadi landasan untuk mempercepat proses penanganan kasus.

    Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kabupaten Kediri, Pujo Rasmoyo, menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan berbagai data pendukung agar perkara dapat ditangani secara optimal tanpa celah dalam proses penuntutan.

    “Kalau untuk substansinya seperti apa, nanti masih kami tidak akan bahas secara teknis yang lebih dalam seperti itu,” ujar Pujo.

    Ia juga menambahkan bahwa setiap perkara memiliki pendekatan yang berbeda dalam penanganannya, sehingga tidak bisa disamakan antara satu kasus dengan lainnya.

    Audiensi ini menjadi bentuk tekanan publik terhadap Kejari agar segera memberikan kejelasan hukum atas laporan yang telah bergulir hampir tiga tahun tersebut. BPPH Pemuda Pancasila menegaskan akan terus mengawal proses hukum sampai tuntas. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    BPPH Kabupaten Kediri Korupsi Pemuda Pancasila TKD Ngebrak
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMasjid Agung An-Nur Pare Kediri Tampilkan Wajah Baru, Perpaduan Warisan Sejarah dan Sentuhan Modern
    Next Article LSM Ratu Desak Pemkab Kediri Tindak SMK Swasta yang Tahan Ijazah Siswa

    Info Lainnya

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17

    Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Ajak Siswa SMK Kartanegara Wates Masak 2.500 Porsi

    15 Oktober 2026 - 13:31
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.