Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Budidaya Kurma di Kediri: Peluang Baru di Iklim Tropis, Harga Capai Jutaan Rupiah per Kilogram

    Budidaya Kurma di Kediri: Peluang Baru di Iklim Tropis, Harga Capai Jutaan Rupiah per Kilogram

    Mohamad EdyMohamad Edy News 17 Maret 2025 - 09:42
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Budidaya kurma di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Buah kurma identik dengan bulan Ramadan, menjadi hidangan favorit saat berbuka puasa dan sahur. Meski lebih sering ditemukan di Timur Tengah, ternyata kurma juga bisa tumbuh subur di Indonesia. Salah satu buktinya adalah budidaya kurma di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

    Pertumbuhan kurma di Kediri tidak lepas dari peran Achmad Sabiqi, pelopor Komunitas Kurma Kediri. Sejak tahun 2019, komunitas ini telah menanam dan membudidayakan kurma. Hingga kini, komunitas tersebut memiliki lebih dari 3.500 anggota yang menanam kurma sesuai dengan kemampuan dan luas lahan masing-masing.

    Achmad Sabiqi mengaku bahwa keyakinannya terhadap keberhasilan budidaya kurma di Indonesia berawal dari kesamaan pohon kurma dengan kelapa sawit, yang sama-sama berasal dari famili Arecaceae.

    Banner Promo

    “Kurma dan sawit berasal dari satu rumpun atau famili yang sama. Jadi bila sawit dapat tumbuh subur di Indonesia, maka kurma pun seharusnya bisa,” ujarnya.

    Keyakinan tersebut pun terbukti. Di lahan sawah Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, ia menanam belasan pohon kurma yang kini telah berbuah dan diperjualbelikan.

    “Jadi awalnya itu kita benar-benar menanam dari biji kurma, kemudian kita rawat hingga 3,5 tahun, barulah pohon kurma dapat berbuah. Satu pohon kurma dapat menghasilkan 50 kilogram kurma dalam sekali panen,” ungkapnya.

    Namun, kurma yang dibudidayakan di Indonesia hanya bisa dipanen hingga tahap ruthob atau setengah matang. Hal ini karena suhu di Indonesia berkisar 33–36 derajat Celsius, sedangkan di Timur Tengah bisa mencapai 40 derajat Celsius sehingga memungkinkan buah mencapai tahap tamr atau kurma kering.

    “Kurma yang kita panen ini hanya sampai pada tahap ruthob saja. Ruthob adalah buah sudah mulai kecoklatan. Jadi tidak sampai ke tahap tamr atau kurma kering yaitu tahapan akhir pertumbuhan buah ini,” jelasnya.

    Untuk harga jual, kurma segar hasil budidaya komunitas ini dijual mulai dari Rp300 ribu hingga jutaan rupiah per kilogram, tergantung pada jenisnya.

    “Harga jual tergantung dari jenis kurma. Di sini ada beberapa macam jenis kurma yang kita budidayakan, mulai dari barhee, sukkari, konese, muzafati, lulu, kholas, dayri, dan halawy,” tambahnya.

    Perawatan Kurma Terbilang Mudah

    Meski pohon kurma biasanya tumbuh di daerah subtropis, perawatannya di Indonesia tidak jauh berbeda dengan tanaman lainnya. Pemberian pupuk organik secara rutin dan pengairan dua kali seminggu saat musim kemarau menjadi kunci agar pohon tetap subur.

    “Perawatan saya kira sama. Perlu pemupukan dan pengairan saja. Mungkin yang menjadi kewaspadaan adalah datangnya hama seperti kumbang dan lalat buah. Untuk hama kita perlu rajin membersihkannya dan melakukan penyemprotan pestisida,” pungkasnya. ***

    Budidaya Kurma jatim kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSosialisasi Pengembangan Infrastruktur Berkelanjutan di Kediri: Berimpak Positif untuk Generasi Mendatang
    Next Article Sayembara Desain Pakaian Khas Kota Kediri Berhadiah Rp 15 Juta, Ini Cara Daftarnya!

    Info Lainnya

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17

    Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Ajak Siswa SMK Kartanegara Wates Masak 2.500 Porsi

    15 Oktober 2026 - 13:31
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.