Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Empat Wanita Komplotan Copet Antar-Kota Ditangkap Usai Beraksi di Swalayan Kediri

    Empat Wanita Komplotan Copet Antar-Kota Ditangkap Usai Beraksi di Swalayan Kediri

    Mohamad EdyMohamad Edy News 14 Juni 2025 - 06:21
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Empat wanita copet diringkus Polres Kediri Kota
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kediri Kota, Polda Jawa Timur, berhasil membongkar jaringan pencurian dengan pemberatan dengan modus copet yang menyasar pusat perbelanjaan di wilayah Kota Kediri. Keempat pelaku yang seluruhnya perempuan itu sempat terekam CCTV saat melancarkan aksinya di sebuah swalayan dan videonya menyebar luas di media sosial.

    Empat tersangka yang diamankan adalah NI (50) dan D (60) dari Surabaya, M (49) asal Tuban, serta SS (32) dari Gorontalo. Keempatnya ditangkap di Surabaya pada Selasa (10/6/2025) setelah dilakukan penyelidikan intensif oleh Unit Resmob Polres Kediri Kota.

    “Potongan rekaman CCTV saat para tersangka beraksi, viral di media sosial pada Sabtu (7/6/2025) yang lalu,” kata AKP Cipto Dwi Leksana, Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, saat memberikan keterangan di Mapolres Kediri Kota, Jumat (13/6).

    Banner Promo

    Tindakan cepat dilakukan aparat usai menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan maraknya pencopetan di swalayan. Petugas segera melakukan patroli digital dan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi komplotan pelaku.

    Dalam rekaman CCTV di Golden Swalayan, terlihat modus operandi yang mereka terapkan. NI dan D mengapit korban di sisi kanan dan kiri, sementara M mendekati korban untuk mengelabui, dan SS bertugas mengawasi situasi sekitar. Saat korban lengah, NI membuka resleting tas dan mengambil dompet serta dot bayi. Dot tersebut lalu diletakkan kembali di rak beras swalayan untuk mengaburkan jejak.

    Setelah mencuri, keempat pelaku langsung berpindah lokasi ke Kediri Mall. “Komplotan ini berawal dari Kota Surabaya dan bergeser menuju Kota Kediri untuk melancarkan aksinya dengan menyewa grab offline,” jelas AKP Cipto.

    Tidak hanya di Kediri, kelompok ini juga diduga kuat melakukan aksi serupa di kota-kota lain. Setelah beraksi di Kediri, mereka berpindah ke Madiun, Surakarta, dan Yogyakarta. Aksi pencopetan yang terekam dan viral di media sosial wilayah Solo beberapa hari lalu pun diduga melibatkan komplotan ini.

    Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV di Golden Swalayan, tas ransel hitam, dan dompet hasil curian. Para pelaku kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan atau Pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara. ***

    copet jatim kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleCabor Akuatik Kediri Bidik Peningkatan Medali di Porprov Jatim 2025, Ghayra Tsuraya Kembali Jadi Andalan
    Next Article Nasi Pecel Legend di Pare Kediri, Rp5.000 Sudah Termasuk Teh Hangat

    Info Lainnya

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17

    Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Ajak Siswa SMK Kartanegara Wates Masak 2.500 Porsi

    15 Oktober 2026 - 13:31
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.