Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Sekali Jalan, Pulang Pergi: Skema Bus Satria Redam Kemacetan Tahun Baru

    Sekali Jalan, Pulang Pergi: Skema Bus Satria Redam Kemacetan Tahun Baru

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina News 31 Desember 2025 - 10:21
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan layanan Bus Satria untuk memfasilitasi warga yang ingin merayakan malam pergantian tahun di Kawasan Jalan Stasiun Kota Kediri, Rabu (31/12/2025). Skema sekali jalan pulang-pergi diterapkan guna menekan potensi kemacetan dan meningkatkan keselamatan masyarakat.

    Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin Yuswanto, mengatakan penyediaan Bus Satria ini ditujukan untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi saat malam tahun baru. Dengan begitu, arus lalu lintas di pusat kota, khususnya di kawasan Jalan Stasiun, dapat lebih terkendali.

    “Tujuannya kita memfasilitasi warga yang ingin ikut tahun baruan di Jalan Stasiun sekaligus menikmati kawasan Jalan Stasiun yang baru dengan tajuk kegiatan Mecel Bareng Mbak Wali. Ini juga upaya mengurangi arus lalu lintas karena warga tidak perlu membawa kendaraan pribadi,” jelas Cholisudin.

    Banner Promo

    Dishub Kota Kediri menyiapkan tiga armada Bus Satria dengan tiga titik kumpul penjemputan, yakni Kelurahan Dermo, SPBU Blabak, dan Kelurahan Bawang. Ketiga lokasi tersebut dipilih karena mewakili wilayah yang relatif jauh dari pusat kota dan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga.

    Setiap bus memiliki kapasitas maksimal 27 penumpang dari masing-masing titik kumpul. Pendaftaran dilakukan melalui scan QR Code yang tersedia pada unggahan akun Instagram resmi Dishub Kota Kediri.

    “Sistemnya nanti warga berkumpul di titik yang sudah ditentukan, bukan dijemput di jalan. Setelah itu kita antar ke Jalan Stasiun. Usai acara, warga akan kita antar kembali ke titik awal penjemputan,” tambahnya.

    Cholisudin menegaskan, skema Bus Satria ini hanya dilakukan sekali jalan berangkat dan sekali jalan pulang. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari bus lalu-lalang yang justru berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas. “Memang kita buat sekali saja, tidak bolak-balik, supaya tidak menimbulkan kemacetan baru,” tegasnya.

    Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Wali memberikan pesan khusus kepada Dishub agar memperkuat koordinasi dan pengamanan lalu lintas selama malam pergantian tahun. Ia menekankan pentingnya antisipasi di titik-titik rawan kecelakaan dan kepadatan kendaraan.

    “Dishub harus memperkuat kolaborasi dan memperhatikan wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi kecelakaan maupun kepadatan, sehingga malam tahun baru dapat berjalan lancar, aman, dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pesan Mbak Wali.

    Selain sebagai sarana transportasi, layanan Bus Satria ini juga menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kota Kediri terhadap peresmian penataan Kawasan Jalan Stasiun yang digelar bersamaan dengan kegiatan Mecel Bareng Mbak Wali mulai pukul 18.00 WIB.

    Dengan adanya fasilitas ini, Pemkot Kediri berharap masyarakat dapat menikmati malam tahun baru dengan lebih aman, nyaman, dan tertib, sekaligus merasakan wajah baru salah satu kawasan ikonik Kota Kediri. [tan/ang]

    Bus jatim kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMusim Libur Nataru, Produksi Sampah Kabupaten Kediri Naik 20 Persen
    Next Article Hanyut Saat Kejar Jebakan Ikan, Pemuda Mojo Kediri Ditemukan Tewas di Sungai Brantas

    Info Lainnya

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17

    Peringati Hari Pelajar Sedunia, BLK Arsy Gas Indonesia dan ICA Ajak Siswa SMK Kartanegara Wates Masak 2.500 Porsi

    15 Oktober 2026 - 13:31
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.