Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Bidik Emas di Porprov 2027, Ju-Jitsu Kediri Seleksi Atlet Terbaik Lewat Kejurkab

    17 Oktober 2026 - 20:19

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Viral Patung Macan Putih di Balongjeruk Kediri, Kades Tegaskan Bukan dari Dana Desa dan Siap Ganti Desain

    Viral Patung Macan Putih di Balongjeruk Kediri, Kades Tegaskan Bukan dari Dana Desa dan Siap Ganti Desain

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 27 Desember 2025 - 12:50
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Belakangan terakhir jagat maya dihebohkan oleh viralnya patung macan putih yang ikonik di sebuah Desa Balungjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri lantaran bentuknya yang tidak begitu mirip dengan macan pada umumnya.

    Kepala Desa Balongjeruk Safii’i mengatakan bahwa, pembuatan patung Macan Putih berawal atas inisiasi warga untuk membangkitkan legenda Desa Balongjeruk sekaligus ikon desa tersebut.

    “Desa Balongjeruk itu ada seorang tokoh agama, juga tokoh masyarakat, juga perangkat desa yang namanya Mbah Maskam itu sering cerita bahwasanya di Desa Balongjeruk itu yang momong atau mungkin kalau zaman dulu itu bisa dikatakan itu adalah pawang atau danyang. Itu katanya macan putih, gitu. Juga beberapa tokoh masyarakat juga mengatakan orang-orang yang dulu itu juga mengatakan seperti itu, bahwa bahkan, kepala desa yang kurang lebih periode tahun ’98-an, itu juga bercerita bahkan sering ketemu macan putih,” jelasnya pada Sabtu (27/12/2025).

    Banner Promo

    Atas musyawarah bersama warga, lanjutnya, pihaknya kemudian memutuskan untuk membuat patung Macan Putih. Safi’i menegaskan bahwa pembangunan patung tersebut tidak menggunakan dana desa, melainkan murni dari dana pribadi sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan desa.

    “Ya, tapi dengan semuanya itu tidak ada keterkaitannya dengan dana desa. Murni hak itu pribadi saya dengan nominal dana Rp3.500.000, yang Rp2 juta itu untuk pemborong pembuat patung dan telapaknya, yang Rp1.500.000 untuk material bahannya,” tegasnya.

    Meski demikian, Kepala Desa tidak menampik bahwa hasil patung tersebut menuai beragam komentar dan kritik dari masyarakat, terutama di dunia maya. Ia menyampaikan permohonan maaf jika kehadiran patung tersebut menimbulkan kegaduhan.

    “Itu yang bisa saya sampaikan dan saya mohon maaf seandainya pembuatan patung ini juga membuat gaduh atau di dunia maya saling apa ya? Eh, memberikan komentar, tapi saya selaku kepala desa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua atensi, atas komentar, atas pendapat dan saya tetap mengharapkan sangat,” tuturnya.

    Menindaklanjuti viralnya patung tersebut, Safi’i yang juga sebagai Kepala Desa Balongjeruk juga menegaskan akan mengganti patung Macan Putih dengan desain yang lebih estetik dan menyerupai karakter macan sesungguhnya. Saat ini, proses pemesanan patung pengganti sudah dilakukan kepada perajin lain di wilayah Ngadiluwih dengan ukuran yang sama yakni panjang 1,5 m x tinggi 1 meter serta target kemiripan minimal 90 persen dari desain yang disepakati.

    “Intinya kemarin sudah kesepakatan dengan harga Rp2.500.000, ini ambil sendiri di Ngadiluwih. Soalnya saya DP 500 dengan perjanjian apabila tidak sesuai dengan ekspektasi 90%, itu tidak jadi,” terangnya.

    Keunikan patung Macan Putih itu juga ikut menjadi perhatian pemerhati masyarakat sekaligus pimpinan LSM di Kediri, Khairul Anam, Ia menilai ide pembuatan patung Macan Putih sangat baik karena menggali sejarah dan mitos desa. Namun, ia mengkritisi aspek eksekusi yang dinilai kurang memenuhi nilai estetika.

    “Sudah saya sampaikan ke Pak Kades, itu agar macannya itu diganti yang estetik sesuai dengan karakternya. Jadi, karakter macan itu bagaimana? Itu kan ada bentuk-bentuknya, ada ekspresinya macan itu. Kalau seperti itu kan jadi guyonan, begitu. Jadi, idenya saya setuju, bahkan sangat setuju karena menggali sejarah dan mitos desa sini,” ujarnya.

    Ia berharap, ke depan, patung Macan Putih tidak hanya menjadi simbol legenda Desa Balongjeruk, tetapi juga mampu memberi dampak positif, termasuk mendorong aktivitas warga dan potensi ekonomi lokal.

    “Harapannya begini, karena ini kadung viral dan memang kalau tidak kontroversi seperti ini enggak terkenal. Harapan saya dari yang menertawakan berubah menjadi yang menggembirakan,” tandasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri jatim kediri Patung Macan Putih
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleWali Murid Soroti Kualitas Paket MBG di SDN Pare 2 Kediri Saat Libur Sekolah
    Next Article Kejuaraan Kick Boxing Piala Bupati Kediri 2025 Resmi Dibuka, Diikuti 272 Atlet Se-Jawa Timur

    Info Lainnya

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Bidik Emas di Porprov 2027, Ju-Jitsu Kediri Seleksi Atlet Terbaik Lewat Kejurkab

    17 Oktober 2026 - 20:19

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.