Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Bidik Emas di Porprov 2027, Ju-Jitsu Kediri Seleksi Atlet Terbaik Lewat Kejurkab

    17 Oktober 2026 - 20:19

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Cuaca Tak Menentu, Pertumbuhan Bawang Merah di Kediri Terhambat

    Cuaca Tak Menentu, Pertumbuhan Bawang Merah di Kediri Terhambat

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 23 September 2025 - 07:03
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Berbeda dengan tahun kemarin, tahun ini Indonesia menghadapi musim kemarau basah dimana masih ada hujan di dalamnya. Hal ini berdampak pada petani bawang merah dimana hasilnya tidak semaksimal normalnya.

    Salah satunya adalah Sugeng Widodo (40), Petani bawang merah di Besowo Timur, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri yang merasa pertumbuhan bawang merahnya menjadi terhambat akibat cuaca yang tidak menentu.

    “Seharusnya kemarau tapi ada hujannya jadi menghambat pertumbuhan,” ujarnya, Senin (22/9/2025).

    Banner Promo

    Menurutnya, pertumbuhan dalam 15 hari yang biasanya 15 cm ini menjadi separuhnya. Jika pertumbuhannya tidak berkembang, maka nambah hari untuk perawatannya, artinya biaya perawatannya juga bertambah.

    “Umpamanya umurnya 15 hari kan sudah tumbuh. Ini tidak normal, biasanya 15 cm, ini 5 cm,” terangnya.

    Meski begitu, Sugeng menilai panen tahun ini lebih banyak, karena rumusnya berubah, yakni yang biasanya satu lubang ditanami satu bibit, kini menjadi dua.

    “Hasilnya bertambah, tapi biayanya juga bertambah,” terangnya.

    Sementara Kasi Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Samsul membenarkan kondisi yang terjadi belakangan dimana perubahan cuaca yang cukup drastis dari panas, lalu tiba-tiba hujan itu memang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

    “Kita melalui petugas lapang (PPL) terus menyampaikan ke petani untuk tetap mengusahakan budidaya tanaman sehat dan budidaya tanaman sehat ini harus dimulai dari pengkondisian tanah sebagai media tanam yang sehat, seperti pemberian pupuk organic,” jelasnya.

    Menurutnya, pupuk organik ini bisa dibuat sendiri dengan memanfaatkan kotoran hewan yang difermentasi, hanya saja terkadang petani ingin yang instan.

    “Pupuk organik bisa dibuat sendiri dengan memanfaatkan kotoran hewan yang difermentasi, cuma kadang-kadang petani kurang telaten, ingin yang instan,” terangnya.

    Akibat pertumbuhan bawang merah yang terhambat tersebut harga bawang merah menjadi naik dari petani yakni Rp14 ribu per kg, sedangkan harga normalnya Rp10 ribu. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Bawang Merah Cuaca kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSidang Perdana Kerusuhan Kediri : Penasihat Hukum Terdakwa Soroti Penerapan Pasal
    Next Article Dindik dan BI Kediri Dorong Literasi Rupiah Siswa lewat ToT dan Lomba SERAGAM

    Info Lainnya

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Bidik Emas di Porprov 2027, Ju-Jitsu Kediri Seleksi Atlet Terbaik Lewat Kejurkab

    17 Oktober 2026 - 20:19

    DPC Gerindra Kediri Gelar Aksi Indonesia Asri, Tebar 10 Ribu Bibit Ikan Nila di Sumber Gundi

    17 Oktober 2026 - 20:11

    Kandang Sapi di Kediri Terbakar, Satu Orang Terluka

    17 Oktober 2026 - 14:58

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.