Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Cuaca Tak Menentu, Pertumbuhan Bawang Merah di Kediri Terhambat

    Cuaca Tak Menentu, Pertumbuhan Bawang Merah di Kediri Terhambat

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 23 September 2025 - 07:03
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Berbeda dengan tahun kemarin, tahun ini Indonesia menghadapi musim kemarau basah dimana masih ada hujan di dalamnya. Hal ini berdampak pada petani bawang merah dimana hasilnya tidak semaksimal normalnya.

    Salah satunya adalah Sugeng Widodo (40), Petani bawang merah di Besowo Timur, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri yang merasa pertumbuhan bawang merahnya menjadi terhambat akibat cuaca yang tidak menentu.

    “Seharusnya kemarau tapi ada hujannya jadi menghambat pertumbuhan,” ujarnya, Senin (22/9/2025).

    Menurutnya, pertumbuhan dalam 15 hari yang biasanya 15 cm ini menjadi separuhnya. Jika pertumbuhannya tidak berkembang, maka nambah hari untuk perawatannya, artinya biaya perawatannya juga bertambah.

    “Umpamanya umurnya 15 hari kan sudah tumbuh. Ini tidak normal, biasanya 15 cm, ini 5 cm,” terangnya.

    Meski begitu, Sugeng menilai panen tahun ini lebih banyak, karena rumusnya berubah, yakni yang biasanya satu lubang ditanami satu bibit, kini menjadi dua.

    “Hasilnya bertambah, tapi biayanya juga bertambah,” terangnya.

    Sementara Kasi Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Samsul membenarkan kondisi yang terjadi belakangan dimana perubahan cuaca yang cukup drastis dari panas, lalu tiba-tiba hujan itu memang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

    “Kita melalui petugas lapang (PPL) terus menyampaikan ke petani untuk tetap mengusahakan budidaya tanaman sehat dan budidaya tanaman sehat ini harus dimulai dari pengkondisian tanah sebagai media tanam yang sehat, seperti pemberian pupuk organic,” jelasnya.

    Menurutnya, pupuk organik ini bisa dibuat sendiri dengan memanfaatkan kotoran hewan yang difermentasi, hanya saja terkadang petani ingin yang instan.

    “Pupuk organik bisa dibuat sendiri dengan memanfaatkan kotoran hewan yang difermentasi, cuma kadang-kadang petani kurang telaten, ingin yang instan,” terangnya.

    Akibat pertumbuhan bawang merah yang terhambat tersebut harga bawang merah menjadi naik dari petani yakni Rp14 ribu per kg, sedangkan harga normalnya Rp10 ribu. ***

    Reporter : Nanik Dwi Jayanti

    Bawang Merah Cuaca kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSidang Perdana Kerusuhan Kediri : Penasihat Hukum Terdakwa Soroti Penerapan Pasal
    Next Article Dindik dan BI Kediri Dorong Literasi Rupiah Siswa lewat ToT dan Lomba SERAGAM

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.