Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Seni dan Budaya»Lomba Bertutur 2025 di Kota Kediri Hidupkan Kembali Cerita Rakyat dan Kearifan Lokal

    Lomba Bertutur 2025 di Kota Kediri Hidupkan Kembali Cerita Rakyat dan Kearifan Lokal

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina Seni dan Budaya 29 November 2025 - 14:39
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Cerita rakyat dan kearifan lokal Kota Kediri kembali mendapat panggung istimewa melalui gelaran Lomba Bertutur 2025 yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disarpus) Kota Kediri di Kediri Town Square, Sabtu pagi. Ratusan peserta dari berbagai sekolah turut meramaikan ajang ini, menandakan minat yang tinggi terhadap literasi budaya di kalangan generasi muda.

    Kepala Disarpus Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi, menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya tidak hanya menggelar Lomba Bertutur, tetapi juga Lomba Menulis Dongeng bertema kearifan lokal. Antusiasme peserta disebut melonjak tajam. “Untuk lomba menulis dongeng ini baru pertama kali kami lakukan. Peminatnya ternyata cukup besar. Ada sekitar 104 naskah dongeng kearifan lokal Kota Kediri yang masuk dan sudah kami seleksi,” jelasnya.

    Sementara itu, Lomba Bertutur telah berlangsung sejak Oktober melalui pengumpulan video oleh para peserta. Dari ratusan peserta yang mendaftar, terpilih 30 finalis yang tampil langsung di panggung utama hari ini. Menurut Chevy, tujuan utama kegiatan ini adalah menguatkan kemampuan literasi sekaligus mendorong anak-anak agar mampu bercerita, baik secara lisan maupun tulisan. “Harapannya, karya adik-adik ini bisa dinikmati dan bermanfaat untuk banyak orang,” ujarnya.

    Pada kesempatan yang sama, Disarpus juga memperkenalkan peran kearsipan yang jarang diketahui publik. Chevy menegaskan bahwa bidang kearsipan kini membuka layanan restorasi dokumen bagi masyarakat, mulai dari akta anak, ijazah, buku nikah, hingga dokumen yang rusak atau lembap. “Selama ini kami merestorasi dokumen kedinasan. Tahun ini kami mulai melayani masyarakat karena banyak dokumen warga yang butuh dipulihkan,” tambahnya.

    Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang hadir sekaligus membuka kegiatan, menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal merupakan keharusan di tengah derasnya arus budaya global. Menurutnya, cerita rakyat bukan sekadar cerita, tetapi sarana menanamkan nilai-nilai luhur kepada anak-anak. “Budaya lokal harus kita lestarikan, karena dalam cerita rakyat ada nilai gotong royong, kejujuran, kedisiplinan, cinta tanah air, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

    Vinanda mengapresiasi para peserta yang membawakan cerita-cerita khas Kota Kediri seperti jaranan, Panji Asmorobangun, dan Cindelaras. Ia mendorong agar anak-anak tidak hanya memahami alur ceritanya, tetapi juga mampu menangkap makna mendalam di baliknya. “Saya berharap kegiatan ini menumbuhkan wawasan budaya serta rasa cinta tanah air pada anak-anak kita,” ungkapnya.

    Dengan tingginya minat masyarakat, Lomba Bertutur 2025 menjadi bukti bahwa cerita rakyat Kediri tetap hidup dan dicintai. Pemerintah Kota berharap kegiatan ini terus menjadi ruang kreatif bagi generasi muda untuk menjaga, merawat, dan menghidupkan kembali kisah-kisah lokal yang sarat nilai kearifan.

    Reporter: Inggar Tania Laurina

    kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDepo Air Isi Ulang dan Rumah Makan Padang di Pare Kediri Terbakar
    Next Article Polres Kediri Amankan 78 Remaja dan 47 Ranmor dalam Aksi Balap Liar di Pare

    Info Lainnya

    Candi Tegowangi Jadi Panggung Sastra Saraswati Sewana Yatra 2026

    16 Juli 2026 - 20:07

    Kirab Agung Budaya Dorok Tutup Rangkaian Bulan Suro, Toleransi Jadi Pesan Utama

    12 Juli 2026 - 17:45

    Ratusan Warga Semarakkan Tradisi Unduh-Unduh GKJW Sidorejo, Lelang Hasil Panen Jadi Daya Tarik

    12 Juli 2026 - 17:30

    Wisatawan Jepang Ikut Jamasan Arca Totok Kerot Kediri, Tertarik Pelestarian Budaya dan Sejarah Lokal

    9 Juli 2026 - 19:41

    Ribuan Warga Meriahkan Larung Sesaji Gunung Kelud 2026, Tradisi Leluhur Kian Diminati Generasi Muda

    28 Juni 2026 - 16:04

    Keliling Desa 3 Kilometer, Warga Kandangan Lestarikan Tradisi Mendhem Golekan Bulan Suro

    19 Juni 2026 - 15:52
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.