Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Tanpa Kembang Api Besar, Perayaan Tahun Baru di SLG Kediri

    Tanpa Kembang Api Besar, Perayaan Tahun Baru di SLG Kediri

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 1 Januari 2026 - 06:57
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Perayaan malam pergantian tahun di SLG Kediri. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Polres Kediri memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam pergantian tahun di wilayah hukum Polres Kediri berjalan aman dan terkendali. Sejumlah titik keramaian menjadi fokus pengamanan, terutama di wilayah Ngasem dan Pare, Selasa (31/12/2025) malam.

    Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, menjelaskan, konsentrasi massa terbesar terpantau di kawasan Ngasem yang merupakan ibu Kota Kabupaten Kediri, tepatnya di sekitar Bundaran Simpang Lima Gumul (SLG), area lapangan, hingga kawasan Pasar Malam dari Fave Hotel sampai lokasi pasar malam. Selain itu, wilayah Pare juga menjadi perhatian khusus mengingat statusnya sebagai mantan ibu kota kabupaten, termasuk sepanjang Jalan TB Sudirman hingga Telongrejo serta kawasan Kampung Inggris.

    “Keramaian ini masih cukup terkendali ya. Artinya, tidak yang sampai padat sekali untuk jumlah massanya juga seperti liburan weekend ya. Jadi, ya semuanya so far masih bisa dikendalikan dan rata-rata masih dalam kategori tercukupi, baik kapasitas parkir, kemudian kapasitas lapangan dan juga semuanya melaksanakan dengan tertib, masih teratur,” ujarnya

    Banner Promo

    Untuk memastikan keamanan, Polres Kediri membagi kekuatan pengamanan di tingkat Polres, Polsek jajaran, serta menempatkan personel di titik-titik keramaian yang tersebar di 21 kecamatan. Selain pengamanan terbuka, petugas juga melaksanakan patroli jalan kaki dan patroli dialogis dengan menyapa langsung para pengunjung, khususnya di kawasan Bundaran SLG menjelang detik-detik pergantian tahun pukul 00.00 WIB.

    “Patroli dialogis ini bagian dari upaya pencegahan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat menekan potensi gangguan kamtibmas,” jelasnya.

    Terkait penggunaan kembang api, AKBP Bramastyo menyampaikan bahwa tidak ada penyelenggaraan kembang api berskala besar. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah serta bentuk empati terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana dan proses pemulihan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya Sumatera.

    “Kembang api memang kan kalau kembang api yang besar ya, yang sifatnya daya ledaknya butuh profesional untuk melaksanakannya ataupun mengadakannya, cuman disini tidak dilaksanakan dan memang dari Pemkab sendiri tidak melaksanakan dan juga kita ketahui bersama di banyak daerah di Indonesia juga tidak melaksanakan dalam rangka ikut berempati pada saudara kita yang masih ada bencana atau musibah, termasuk recovery pasca bencana di wilayah Sumatera,” ungkapnya.

    Menurut AKBP Bramastyo, perayaan malam tahun baru di Kabupaten Kediri tahun ini lebih didominasi kegiatan berkumpul bersama keluarga, menikmati kuliner, bersantai di ruang terbuka, serta aktivitas anak-anak dengan permainan sederhana.

    Tampak, pergantian tahun baru di SLG ditandai dengan bunyinya sirene dan terompet oleh sejumlah pengunjung.

    Meski situasi kondusif, Kapolres tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kerawanan seperti pencopetan, tindak kriminal, maupun kecelakaan lalu lintas.

    “Kerawanan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Karena itu kami mengajak masyarakat tetap waspada, menjaga barang bawaan, dan mematuhi aturan demi keamanan bersama,” pungkasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri jatim kediri Tahun Baru
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleIstighosah Akhir Tahun, Pemkab Kediri Ajak Masyarakat Sambut 2026 dengan Muhasabah dan Doa Bersama
    Next Article Resmikan Kawasan Jalan Stasiun, Mbak Wali Lesehan Pecel Bersama Warga Kediri

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.