Kediri (tahukediri.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menyambut bahagia atas program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang diselenggarakan di Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.
Mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memimpin pembukaan TMMD, pada Selasa, (10/2/2026) Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan rasa syukurnya atas program yang dijalankan Kodim 0809.
“Seperti yang saya sampaikan tadi mewakili Mas Bupati di sambutan. Berbangga, bahagia, dan terhormat dengan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dari Kodim 0809. Sangat bahagia pastinya. Dan hari ini titiknya di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu,” ujarnya.
Menurutnya TMMD merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama pemerintah terhadap masyarakat. Program ini juga bagian dari operasi militer selain perang (OMSP) yang salah satunya membantu pemerintah daerah dalam pembangunan wilayah.
Lebih lanjut Dewi menjelaskan, pemilihan Desa Gadungan sebagai lokasi TMMD ini merupakan bottom-up planning antara Kodim 0809 Kediri bersama Pemkab Kediri dan perwakilan elemen masyarakat, di mana skala prioritas urgensi sebagai landasan utama dalam menentukan pilihan demi kepentingan bersama.
“Penentuan daerah sasaran didasarkan pada perpaduan antara kepentingan aspek kesejahteraan dan pertahanan, yaitu adanya peningkatan desa swadaya atau desa terbelakang menjadi desa swakarya atau berkembang sampai menjadi desa swasembada atau desa maju,” ujarnya.
TMMD di Dusun Sumber Bahagia menyasar sejumlah pembangunan fisik maupun non fisik. Untuk sasaran fisik meliputi pembangunan infrastruktur jalan tembus penghubung Dusun Sumber Bahagia menuju wilayah Desa Gadungan sepanjang ±1.657 meter dengan lebar 2,5 meter.
Jalan tersebut dinilai vital karena selama ini warga harus melewati dua desa lain untuk menuju pusat desa dengan jauh kurang lebih 4,8 km menjadi 1350 meter.
Kemudian rehab musala, rehab 10 rumah tidak layak huni, 20 unit MCK, serta pengecatan empat bangunan sekolah.
Sementara sasaran non fisik berupa kegiatan sosialisasi, penyuluhan, serta pelatihan sebagai upaya untuk meningkatkan sumber daya manusia dan ekonomi kerakyatan.
Pada TMMD ke-127 juga menjalankan program unggulan TNI AD, di antaranya, pembuatan 5 titik sumur bor (air minum dan irigasi), penghijauan 1.000 bibit tanaman, penanaman jagung 1 hektare untuk ketahanan pangan.
Kepala Desa Gadungan, Purwanto, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Ia menyebut masyarakat sangat antusias dan turut bergotong royong bersama TNI, termasuk dalam pembangunan rumah ibadah melalui swadaya.
“Harapan ke depan ya untuk kesejahteraan, kemakmuran masyarakat yang ada di Desa Gadungan dan kami juga berharap masyarakat, tentara dengan masyarakat itu bisa selalu manunggal untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Salah satu warga yang merasa bahagia dengan adanya TMMD yakni Samiyem (50). Ia bersyukur dengan adanya pembangunan infrastruktur khususnya di jalan penghubung untuk menuju desa.
“Iya saya senang. Itu kan jalan yang belum ada aspal. Jalannya sulit dilewati, sekarang Alhamdulillah dibenahi. Untuk perjalanan jadi lancar. Gak harus muter,” ungkapnya.
Kepala Desa Gadungan, Purwanto, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Ia menyebut masyarakat sangat antusias dan turut bergotong royong bersama TNI, termasuk dalam pembangunan rumah ibadah melalui swadaya.
“Harapan ke depan ya untuk kesejahteraan, kemakmuran masyarakat yang ada di Desa Gadungan dan kami juga berharap masyarakat, tentara dengan masyarakat itu bisa selalu manunggal untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Mewakili Bupati, Dewi Mariya Ulfa menegaskan agar pelaksanaan TTMD ini dilaksanakan dengan maksimal sesuai yang telah direncanakan.
“Saya mewakili Mas Bupati menyampaikan beberapa penekanan tentang pelaksanaan TMMD ke-127 tahun 2024 ini. Di antaranya, pertama, laksanakan secara maksimal seluruh rangkaian kegiatan sehingga tujuan dan sasaran tercapai. Kedua, Jaga nama baik instansi dan dinas selama bersinergi dengan masyarakat. Yang ketiga, komunikasi dan koordinasikan dengan baik semua kendala dan hambatan di lapangan,” tegasnya.
Program TMMD ke-127 dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 11 Februari hingga 11 Maret 2026, didahului kegiatan pra-TMMD. Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Gadungan. [nik/ang]

