Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Jelang Mudik Lebaran 2026, PUPR Kabupaten Kediri Terapkan Zero Lubang di Jalur Poros

    Jelang Mudik Lebaran 2026, PUPR Kabupaten Kediri Terapkan Zero Lubang di Jalur Poros

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 27 Februari 2026 - 14:26
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri bergerak cepat terapkan Zero Lubang di sejumlah jalur poros guna menghadapi arus mudik tahun lebaran Idul Fitri 2026. Ada sejumlah titik jalan berlubang yang ditambal.

    Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama mengatakan bahwa, langkah ini difokuskan pada penanganan cepat titik-titik berlubang yang dinilai berisiko bagi keselamatan pengendara seperti yang perintahkan oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.

    “Kalau yang ini kita tutup-tutup tambal-tambal dulu yang lubang-lubang ini biar nanti tidak membahayakan ketika arus mudik. Kenapa kalau terlambat ngerjakannya aja, semuanya kan butuh proses,” katanya, Kamis (26/2/2026).

    Banner Promo

    Lebih lanjut Irwan menjelaskan, sejumlah titik yang menjadi fokus pengerjaan saat ini yakni dari arah Gurah-Pagu, Pare-Papar dimana jalan tersebut kerap kali dijadikan jalan alternatif ketika terjadi kepadatan di simpang Mengkreng mau;pun saat pengalihan arus kendaraan.

    Menurut Irwan, perbaikan jalan rusak sebenarnya telah dilakukan sejak bulan Januari, hanya saja intensitas hujan yang tinggi menjadi tidak sebanding antara proses penanganan dan kerusakan.

    Kerusakan jalan umumnya juga terjadi secara setempat dan tidak merata sepanjang ruas. Faktor genangan air dan sistem drainase yang kurang optimal mempercepat lapisan aspal terkelupas dan membentuk lubang.

    “Arus cepat rusak dibanding perbaikannya. Kita masih merbaiki di lokasi sini, di sana sudah rusak, di sana sudah rusak, di sana lubang. Rusaknya kan juga setempat-setempat, tidak sepanjang satu ruas rusak semua, tidak setempat-sempat saja. Karena memang musim hujan dan sistem drainasenya yang tidak bagus,” jelasnya.

    Di samping itu, lanjutnya, dalam situasi efisiensi anggaran, PUPR tidak bisa sekaligus melakukan perbaikan menyeluruh. Sehingga, penanganan difokuskan pada hasil survei kondisi jalan tahunan yang menjadi dasar penentuan skala prioritas.

    “Jadi yang kita tanggungkan prioritas. Kita kan tiap tahun itu ada namanya survei kondisi jalan. Keponjak namanya. Kita survei kondisi jalan ya. Dari hasil survei itu yang kita prioritaskan pasti untuk ditangani,” lanjutnya.

    Untuk sementara, metode yang digunakan PUPR Kabupaten Kediri yakni dengan melakukan penambalan menggunakan aspal hotmix agar pengerjaan lebih cepat dan bisa berpindah dari satu titik ke titik lain.

    Sedangkan jika menggunakan metode lapis penetrasi (lapen) dinilai lebih lambat karena membutuhkan proses pembakaran material di lokasi. Sementara pelapisan ulang secara memanjang direncanakan dilakukan setelah lebaran karena membutuhkan waktu dan anggaran lebih besar.

    “Kalau yang reguler mungkin baru kami eksekusi setelah lebaran aja, karena itu kan overlay (pelapisan ulang) ya. Memanjang itu penanganannya,” imbuh Irwan.

    Pihaknya berharap, masyarakat memahami kondisi tersebut dan tetap berhati-hati saat berkendara, terutama di tengah cuaca hujan yang masih intens. [nik/ang]

    Berita Kediri Mudik Lebaran Ramadan Zero Lubang
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleMasjid Ash-Sholihin Kediri, Peninggalan Laskar Diponegoro yang Tetap Teguh Lintas Generasi
    Next Article Tanam Puluhan Batang Ganja di Rumah dan Ladang, Dua Warga Plosoklaten Kediri Diciduk Polisi

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.