Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Situasi Timur Tengah Belum Kondusif, Puluhan Jemaah Umrah Kediri Masih Tertahan di Tanah Suci

    Situasi Timur Tengah Belum Kondusif, Puluhan Jemaah Umrah Kediri Masih Tertahan di Tanah Suci

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 5 Maret 2026 - 12:56
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Konflik Timur Tengah juga berimbas pada jemaah Indonesia termasuk asal Kediri yang sedang menjalankan umrah. Hingga saat ini, sebanyak 69 jemaah umrah Kabupaten Kediri masih berada di Tanah Suci dan belum dapat dipastikan jadwal kepulangannya.

    Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementeriaj Haji dan Umrah Kabupaten Kediri Abd. Kholid Nawawi menyusul situasi di kawasan Timur Tengah yang belum sepenuhnya kondusif.

    “Sampai hari ini berdasarkan data yang kita terima dari Siskopatuh, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, ada sekitar 69 jemaah umrah dari Kab Kediri yang masih berada di Tanah Haram yang diperkirakan nanti ada kendala untuk prosesi kepulangan,” katanya pada reporter tahukediri.id, Kamis (5/3/2026).

    Banner Promo

    Pihaknya mengimbau para jemaah yang berada di Tanah Suci maupun keluarga di tanah air agar tetap tenang dan tidak panik. Pemerintah Indonesia, kata dia, menjamin perlindungan bagi seluruh warga negara di luar negeri serta terus berupaya melakukan koordinasi dengan konsulat dan perwakilan RI setempat.

    Menurut Kholid, situasi ini tak hanya berdampak pada kepulangan jemaah, tetapi juga memengaruhi jadwal keberangkatan calon jemaah umrah dari Kediri. Sejumlah biro travel disebut telah menunda dan menjadwal ulang keberangkatan sesuai arahan Kementerian Haji.

    “Dan kepada jemaah umrah yang akan berangkat, ya kita juga sudah koordinasi dengan beberapa travel umrah, dan mereka juga sama dengan arahan dari Kementerian Haji, menunda keberangkatan dan mereskedul ulang karena memang jika ini dipaksakan pun, juga posisi keamanan juga tidak bisa terjamin,” jelasnya.

    Terkait pelaksanaan ibadah haji mendatang, Kholid menegaskan bahwa prinsip istitha’ah tetap menjadi dasar utama, termasuk istitha’ah keamanan.

    “Keamanan juga bagian dari istitha’ah sehingga nanti pemerintah pusat pun juga akan menelaah kira-kira dalam posisi yang barangkali ini nanti belum selesai, kira-kira aman atau tidak,” terangnya.

    Meski demikian, proses persiapan haji di Kabupaten Kediri seperti manasik dan pembagian perlengkapan tetap berjalan sambil menunggu edaran resmi dari pemerintah pusat dengan perkembangan kejadian yang ada di Timur Tengah.

    Pihaknya berharap situasi di Timur Tengah segera membaik agar aktivitas ibadah umrah dan haji dapat kembali normal serta tidak menimbulkan dampak lebih luas bagi masyarakat.

    “Ya, diharapkan semuanya ini segera selesai karena dampaknya juga tidak hanya bagi jemaah haji itu saja, masyarakat dan dunia manapun kena dampak seperti itu,” tandasnya. [nik/ang].

    Berita Kediri Kabupaten Kediri Ramadan Umrah
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTerpengaruh Miras, Warga Gadungan Kediri Bakar Rumahnya Sendiri
    Next Article Polisi Amankan 75 Motor Diduga Balap Liar di Plosoklaten Kediri, Mayoritas Pakai Knalpot Brong

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.