Kediri (tahukediri.id) – Wisata Sumber Banteng adalah wisata air di Kota Kediri yang rekomanded banget dikunjungi saat libur lebaran. Destinasi ini bukan hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga terdapat nilai budaya dan spiritual di dalamnya.
Ketua Pokdarwis Sumber Banteng, Sudarman, menjelaskan bahwa awal mula pengelolaan tempat ini bukanlah untuk tujuan wisata, melainkan murni untuk merawat sumber mata air yang tidak pernah kering meski musim kemarau.
“Ya, awalnya kita cuma melestarikan alam saja, merawat mata airnya karena walaupun kemarau, mata air ini tetap ada, jadi enggak kering, dieman-eman. Jadi kita bersama warga, semuanya gotong royong kita lestarikan alam ini, ya alhamdulillah menjadi wisata,” jelasnya.
Menurutnya, perkembangan Sumber Banteng sebagai objek wisata terjadi secara alami seiring meningkatnya kunjungan masyarakat. Pengelolaan kemudian dikemas dengan memadukan unsur alam dan budaya tradisional agar tetap mempertahankan nilai kearifan lokal.
Saat ini, wisata Sumber Banteng menawarkan berbagai spot menarik yang berfokus pada keasrian alam. Pengunjung dapat menikmati aktivitas seperti naik perahu, memberi pakan ikan, terapi ikan, hingga mandi di sumber air alami yang jernih.
Selain itu, daya tarik utama dari Sumber Banteng adalah adanya “air eksklusif” yang dikenal sebagai Air Sumber Towo. Air ini telah lama dipercaya masyarakat memiliki khasiat tertentu. Bahkan, berdasarkan uji laboratorium oleh Graha Mutu Persada Mojokerto dan program KKN mahasiswa Universitas Negeri Malang pada tahun 2023, air tersebut memiliki tingkat keasaman (pH) 7,10 yang tergolong netral dan layak konsumsi langsung dari sumbernya.
“Jadi, air eksklusif yang ada di sini decara bakumutu bisa langsung diminum,” imbu Sudarman.

Selain nilai kesehatan, masyarakat juga meyakini air tersebut memiliki manfaat spiritual, tergantung niat dan doa masing-masing individu yang memanfaatkannya.
“Khasiatnya untuk segala penyakit, tergantung niat kita. Semuanya untuk naik jabatan, untuk cepat dapat jodoh, itu bisa. Yang penting itu tergantung doanya itu,” jelasnya.
Tak hanya itu, Sumber Banteng juga menjadi tempat pelestarian ikan air tawar endemik. Berbagai jenis ikan lokal seperti wader, gabus, lele lokal, baderbang, hingga jenis seperti sengkaring atau dikenal dengan ikan Dewa yang memiliki nilai prestisius bagi sebagian orang.
Berbagai jenis Ikan tawar khas Jawa Timur tersebut sengaja dibudidayakan untuk menjaga keberlangsungan ekosistem sekaligus memperkenalkan kekayaan hayati daerah kepada pengunjung.
Dengan konsep wisata berbasis alam, budaya, dan konservasi, Sumber Banteng menjadi contoh nyata bagaimana inisiatif masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat berkembang menjadi potensi ekonomi sekaligus sarana edukasi dan pelestarian alam yang berkelanjutan.
Tak ada harga tiket masuk untuk wisata ini, hanya saja pengunjung dikenakan tarif masuk seikhlasnya. [nik/ang]

