Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Seni dan Budaya»Inspiration Art of Tegowangi Meriah di Candi Tegowangi, Ribuan Warga Nikmati Harmoni Seni dan Budaya

    Inspiration Art of Tegowangi Meriah di Candi Tegowangi, Ribuan Warga Nikmati Harmoni Seni dan Budaya

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti Seni dan Budaya 10 Mei 2026 - 20:30
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Pagelaran seni budaya “Inspiration Art of Tegowangi” kembali digelar meriah di Candi Tegowangi, pada Sabtu (9/5/2026) malam.

    Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, event tahunan ini sukses menyedot perhatian ribuan masyarakat melalui ragam pertunjukan yang memadukan tradisi dan kreativitas dari Flying Star Dance, Pelawak Joni Sukro, Sekartaji Kontemporer, dan Kidungan, sehingga menarik dan menghibur.

    Mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Asisten II Setda Kabupaten Kediri Sonny Subroto Maheri Laksono menegaskan bahwa Kediri memiliki akar peradaban dan budaya yang kuat sejak masa lampau.

    “Kediri bukan yang baru belajar tentang budaya jauh sebelum kita mengenal kata pembangunan, leluhur kita sudah meninggalkan jejak peradapan melalui candi, cerita, tari, filosofi dan hidup yang hingga kini masih kita rawat bersama, termasuk dalam hal ini karya-karya sastra kita,” ujarnya.

    Menurut Sonny, pertunjukan seni dengan latar belakang candi menjadi simbol tersambungnya dialog antara masa lalu, masa kini, dan masa depan.

    Ia menegaskan tagline “Kediri Berbudaya” bukan sekadar slogan, melainkan gaya hidup masyarakat yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.

    “Harapannya anak-anak muda, gen Z, apalagi gen Alpha yang mungkin saat ini masih duduk di sekolah, bisa diajak untuk melihat gelar seni, melihat kekayaan-kekayaan budaya. Mungkin saat ini kita masih suka dan mampu untuk merawat kesenian dan kebudayaan. Tetapi hal ini tidak dibiasakan, tidak dibudayakan, bisa jadi anak-anak kita sudah tidak tahu lagi siapa sebenarnya leluhurnya,” katanya.

    Sonny juga menyoroti pentingnya budaya sebagai fondasi pembangunan daerah. Di tengah berbagai lompatan pembangunan, termasuk beroperasinya Bandara Dhoho Kediri dengan rute penerbangan Kediri–Surabaya, budaya tetap menjadi identitas utama Kabupaten Kediri.

    “Ini bukan hanya soal penerbangan, tetapi tentang pembukaan pintu agar Kediri semakin dikenal. Pintu agar sejarah dan kebudayaan kita semakin mudah diakses. Pintu agar orang datang ke Kediri bukan hanya untuk singgah, tetapi untuk mengalami, merasakan denyut seni, tradisi, dan keramahtamahan masyarakatnya,” terangnya.

    Selain menjadi ruang ekspresi para seniman, pagelaran Art of Tegowangi juga dinilai dapat memberi dampak ekonomi bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi acara.

    Sonny berharap event seni budaya seperti ini terus diperkuat secara konsisten hingga mampu menjadi destinasi budaya unggulan seperti pertunjukan seni di Bali maupun Yogyakarta.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi mengatakan, tahun ini Art of Tegowangi sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1.222.

    “Kebetulan tahun ini, ini juga memperingati hari jadi Kabupaten Kediri ya, 1.222. Antusiasme penonton luar biasa, jadi saya terima kasih. Tentu ini menjadi pemantik bangkit kami agar ke depan lebih baik lagi,” katanya.

    Lebih lanjut Mustika menjelaskan, tema utama yang diangkat tahun ini masih berkisah tentang Sudamala. Namun, kisah tersebut dikemas dalam bentuk fragmen drama kolosal dengan sentuhan kreativitas berbeda dari para sanggar seni.

    Menurut Mustika, pemilihan Candi Tegowangi sebagai lokasi pertunjukan dilakukan untuk memperkenalkan situs sejarah sekaligus menghadirkan nuansa pertunjukan yang lebih sakral dan estetik.

    “Jadi kita perkenalkan dan pertunjukan di sini kalau dengan latar belakang candi ini sangat luar biasa karena candi sudah bagus. Ada pementasan di sini, saya kira dari semua pertunjukannya akan semakin sakral. Semakin sakral, karena memang di sini eksotis, sangat-sangat estetik juga, sehingga setiap pertunjukannya bisa lebih hidup,” jelasnya.

    Salah satu pengunjung asal Pare, Fenty, mengaku sangat puas dengan pertunjukan Art of Tegowangi tahun ini. Ia juga selalu menantikan event tersebut setiap tahun.

    “Art of Tegowangi itu setiap tahun bagus sih. Ada saja, beda sama yang tahun kemarin, beda-beda. Bagus sih ini. Cuma enggak menampilkan tarian begitu banyak, tapi drama kolosalnya bagus juga,” ungkapnya.

    Art of Tegowangi dipastikan tetap menjadi agenda tahunan Kabupaten Kediri dan akan terus dikembangkan di berbagai lokasi wisata budaya lainnya.

    “Jadi memang ini agenda tahunan. Nanti kalau ada event-event lain, kita bukan di Art of Tegowangi, kita ambil tema yang lain, mungkin tidak di sini, karena kita punya tempat-tempat yang lain lebih bagus,” tandas Mustika. [nik/ang]

    Berita Kediri Inspiration Art of Tegowangi Kabupaten Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDari Kursi Roda ke Pasar Nasional, Pasutri Disabilitas Kediri Sulap Kain Perca Jadi Harapan
    Next Article Basket Masuk Desa, Turnamen 3×3 Kelud di Kediri Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Muda

    Info Lainnya

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.