Kediri (tahukediri.id) – Reuni Emas Paguyuban Alumni SMPN 1 Kota Kediri (Palasari) 76 tak sekadar menjadi ajang temu kangen setelah 50 tahun lulus sekolah. Momentum tersebut justru dimanfaatkan untuk berbagi kepada masyarakat melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah dan bakti sosial yang digelar di lingkungan SMPN 1 Kota Kediri, pada Jumat (24/7/2026).
Ratusan warga tampak langsung memadati lokasi Gerakan Pangan Murah setelah kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati beserta para alumni. Mereka berbondong-bondong untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Adapun komoditas yang dijual, di antaranya meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, telur, hingga bawang merah dan bawang putih dengan nilai voucher Rp25.000.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi alumni Palasari 76 bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri, serta berbagai pihak lainnya.
Salah satu pelaku UMKM, Siska Puspitasari (38), mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah yang diselenggarakan tersebut. Perempuan yang sehari-hari berjualan dimsum dan es teh di kawasan Pakelan itu membeli gula dan minyak goreng untuk menunjang usahanya.
“Ya, agak murah dari pasaran, ya. Jadi, menguntungkan buat UMKM seperti saya,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa terus diadakan untuk membantu para pelaku UMKM khususnya di tengah harga yang tidak menentu.
“Harapannya ya sering-sering diadakan seperti ini biar membantu UMKM juga,” katanya.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang hadir dan meresmikan kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada keluarga besar alumni Palasari 76. Menurutnya, reuni emas kali ini memiliki makna lebih karena diisi dengan kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Hari ini kita memang berkumpul dalam rangka reuni emas, tetapi yang membuat istimewa adalah cara Bapak Ibu memaknai acara ini tidak hanya sekedar tempat untuk belajar, melainkan dibuka dengan berbagai manfaat kepada masyarakat. Saya kira inilah pesan yang kuat dari kegiatan pada pagi hari ini,” kata Mbak Wali sapaan akrabnya.
Mbak Wali juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan pasar murah, termasuk Badan Pangan Nasional melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, alumni, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di Kota Kediri.
“Semoga kolaborasi ini terus tumbuh karena pembangunan yang kuat bukan hanya dibangun melalui kebijakan pemerintah, tetapi melalui kepedulian masyarakat, komunitas, dan para alumni yang tetap mencintai Kota Kediri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Kota Kediri, Satriani Widyawati Rahayu, mengatakan Reuni Emas Palasari 76 merupakan salah satu reuni terbesar yang pernah digelar di sekolah tersebut. Selain mengadakan gerakan pangan murah, para alumni juga menyerahkan bantuan berupa running text baru untuk sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap almamater.
“Kami sangat bangga di mana alumni yang sudah istilahnya ibaratnya sudah setengah umur ya, itu berkenan rawuh di SMP 1 untuk mengenang masa-masa saat dia di SMP dan ini menjadi penyemangat anak didik kami, adik-adiknya yang sekolah di sini,” ungkapnya.
Menurut Satriyani, kehadiran para alumni yang kini sukses di berbagai bidang menjadi inspirasi bagi para siswa. Ia berharap semangat berbagi yang ditunjukkan angkatan 1976 dapat diteladani oleh angkatan-angkatan berikutnya.
“Jadi harapan kami alumni-alumni nanti juga tidak hanya sekali dua kali ini, tapi sering berkunjung ke sekolah SMP 1 sebagai almamaternya. Tujuan utama adalah untuk memberikan motivasi juga kepada adik-adiknya,” pungkasnya. [nik/ang]

