Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Angin Kencang Picu Dua Kebakaran di Kediri, Lahan Tebu hingga Area RWS Terbakar

    14 September 2026 - 18:20

    Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kandat Dampingi Peternak Ayam di Desa Karangrejo

    14 September 2026 - 18:14

    Semarak Maulid Nabi, 400 Anak Yatim di Kota Kediri Terima Santunan Rp200 Ribu

    14 September 2026 - 18:06
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Angin Kencang Picu Dua Kebakaran di Kediri, Lahan Tebu hingga Area RWS Terbakar

    Angin Kencang Picu Dua Kebakaran di Kediri, Lahan Tebu hingga Area RWS Terbakar

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 14 September 2026 - 18:20
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Damkar Kabupaten Kediri memadamkan kebakaran lahan tebu dan gudang.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Dua peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Senin (14/9/2026) siang. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri bergerak cepat menangani kedua kejadian tersebut hingga api berhasil dipadamkan.

    Kebakaran pertama terjadi di lahan tebu milik Nur Ali di Dusun Ringinsari, Desa Ringinsari, Kecamatan Kandat, sekitar pukul 11.55 WIB. Informasi awal diterima petugas pada pukul 11.48 WIB. Tim Damkar Pos Ngadiluwih kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 11.50 WIB dan tiba lima menit kemudian.

    Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono menyampaikan, api diduga berasal dari pembakaran daduk di lahan sebelah. Material yang terbakar kemudian tertiup angin hingga merembet ke lahan tebu milik warga.

    Banner Promo

    “Pemilik lahan mengetahui tebu yang terbakar dikarenakan lahan disebelah ya membakar daduk lalu tertiup angin,” ujarnya.

    Petugas mengerahkan satu unit armada Damkar berkapasitas 2.500 liter dengan empat personel. Setelah dilakukan pemadaman, api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam pada pukul 12.45 WIB.

    Akibat kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp9 juta. Namun, petugas berhasil menyelamatkan tanaman tebu yang belum terbakar dengan nilai sekitar Rp9 juta. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

    Kebakaran kedua terjadi di kawasan lahan dan gudang milik Radio Wijang Songko (RWS) di Dusun Mojoduwur, Desa Puhsarang, Kecamatan Semen.

    Laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 11.45 WIB. Tim Damkar Pos Grogol berangkat tiga menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.25 WIB.

    Kebakaran diduga bermula saat warga membakar sampah daun kering tanpa pengawasan. Tiupan angin kencang membuat api dengan cepat merembet ke semak belukar yang kondisinya kering.

    Api kemudian meluas hingga area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 3 hektare.

    “Api diduga berasal dari aktivitas warga yang sedang membakar sampah daun kering namun tidak diawasi. Dikarenakan angin kencang mengakibatkan api merembet dan meluas dengan cepat ke semak belukar kering disekitarnya sehingga api cepat membesar. Luas yang terbakar diperkirakan ±3Ha,” jelas Kaleb.

    Sebanyak satu unit armada Damkar Pos Grogol berkapasitas 5.000 liter dikerahkan dengan tujuh personel. Proses pemadaman juga dibantu anggota Polsek Semen, Babinsa, serta masyarakat setempat. Petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 14.10 WIB.

    Kebakaran tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp3 juta. Meski demikian, upaya pemadaman berhasil menyelamatkan aset milik RWS yang nilainya diperkirakan mencapai Rp200 juta.

    Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kedua peristiwa kebakaran tersebut.

    Pihaknya mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas pembakaran di area terbuka.

    Pembakaran sampah maupun daun kering yang tidak diawasi dapat dengan mudah memicu kebakaran, terlebih ketika kondisi angin cukup kencang dan banyak terdapat material kering.

    Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila melihat kebakaran agar petugas dapat melakukan penanganan sedini mungkin dan mencegah api meluas. [nik/ang]

    Berita Kediri Damkar Kediri kebakaran Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleJaga Ketahanan Pangan, Polsek Kandat Dampingi Peternak Ayam di Desa Karangrejo

    Info Lainnya

    Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kandat Dampingi Peternak Ayam di Desa Karangrejo

    14 September 2026 - 18:14

    Semarak Maulid Nabi, 400 Anak Yatim di Kota Kediri Terima Santunan Rp200 Ribu

    14 September 2026 - 18:06

    Empat Warga Bujel Kediri Jadi Penumpang KMP Virgo Transport 8, Masih dalam Pencarian

    14 September 2026 - 16:56

    Wisata Air Panas Gunung Kelud Bakal Dihidupkan Lagi, Pemkab Kediri Kejar Target Akhir Tahun

    12 September 2026 - 19:34

    Kemarau Bikin Petani Kediri Urung Tanam, Biaya Pengairan Jadi Kendala

    12 September 2026 - 19:29

    BRI Kediri melalui YBM BRILiaN Dampingi 20 Keluarga Mustahik, Perkuat Spiritual dan Kemandirian Finansial

    12 September 2026 - 19:11
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Angin Kencang Picu Dua Kebakaran di Kediri, Lahan Tebu hingga Area RWS Terbakar

    14 September 2026 - 18:20

    Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kandat Dampingi Peternak Ayam di Desa Karangrejo

    14 September 2026 - 18:14

    Semarak Maulid Nabi, 400 Anak Yatim di Kota Kediri Terima Santunan Rp200 Ribu

    14 September 2026 - 18:06

    Empat Warga Bujel Kediri Jadi Penumpang KMP Virgo Transport 8, Masih dalam Pencarian

    14 September 2026 - 16:56

    Wisata Air Panas Gunung Kelud Bakal Dihidupkan Lagi, Pemkab Kediri Kejar Target Akhir Tahun

    12 September 2026 - 19:34
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.