Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Jelang Kompetisi 2026/2027, Perbaikan Stadion Brawijaya Kediri Dikebut untuk Penuhi Standar I-League

    21 Agustus 2026 - 21:16

    Tinjau Rumah Warga Tak Layak Huni, Wali Kota Kediri Gerakkan Gotong Royong Bantu Subagio

    21 Agustus 2026 - 21:11

    Mbak Wali Perhatikan Rumah Tak Layak, Tuai Apresiasi DPRD

    21 Agustus 2026 - 21:07
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Jelang Kompetisi 2026/2027, Perbaikan Stadion Brawijaya Kediri Dikebut untuk Penuhi Standar I-League

    Jelang Kompetisi 2026/2027, Perbaikan Stadion Brawijaya Kediri Dikebut untuk Penuhi Standar I-League

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 21 Agustus 2026 - 21:16
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persik Kediri, Tri Widodo
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Persiapan Stadion Brawijaya untuk menyambut kompetisi musim 2026/2027 dan musim-musim berikutnya terus dikebut. Sejumlah pekerjaan untuk memenuhi standar pertandingan masih dilakukan, mulai dari perbaikan lampu, pemasangan single seat, hingga pembenahan fasilitas pendukung.

    Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persik Kediri, Tri Widodo menjelaskan, ada sejumlah aspek utama yang menjadi perhatian dalam pemenuhan standar Stadion Brawijaya untuk I-League.

    Pertama adalah kondisi lapangan. Ia menyebut lapangan Stadion Brawijaya telah diperbaiki dan dinilai memenuhi standar yang dibutuhkan.
    Kedua adalah pencahayaan yang harus memenuhi standar 1.600 lux. Ketiga, penggunaan single seat yang saat ini terus dilengkapi.

    “Catatan dari I-League itu ya, yang nomor satu pasti panggungnya sepak bola kan lapangan, lapangan gitu sudah kita sulap bagus seperti ini. Jadi terima kasih Pemerintah Kota Kediri sudah memenuhi standarisasi untuk Liga 1 lapangannya. Yang kedua adalah lampu. Lampu itu wajib 1.600 lux ya. Yang ketiga adalah single seat,” ujarnya saat ditemui, Jumat (21/8/2026).

    Dalam pembagian pekerjaan, Persik Kediri bertanggung jawab menyediakan kursi, sementara Pemerintah Kota Kediri sebagai pemilik stadion menangani sejumlah fasilitas stadion, termasuk lapangan dan lampu.

    “Jadi kita bagi tugas. Persik Kediri menyediakan kursinya, Pemerintah Kota apa itu lapangan, lampu,” katanya.

    Lebih jauh Widodo menjelaskan, saat ini perbaikan sistem pencahayaan stadion menjadi salah satu pekerjaan yang baru saja diselesaikan.

    Sebelumnya, terdapat delapan lampu yang mengalami gangguan, dua lampu lainnya diketahui mengalami kerusakan pada trafo.

    “Kemarin kan ada yang mati itu kan ada delapan lampu. Terus dibenahi nyala enam. Sisa dua, ternyata yang dua itu trafonya terbakar. Ini dibawakan dari Philips. Ada dua orang ke sini, mudah-mudahan semuanya menyala,” jelasnya.

    Widodo melanjutkan, tingkat pencahayaan Stadion Brawijaya kini mendekati standar 1.600 lux yang menjadi salah satu persyaratan pertandingan I-League.

    “Kalau ini menyala ya mendekati 1.600 sebetulnya ini. Cuma yang di masalah itu kan tribunnya kan terlihat gelap ya. Kalau di monitor televisi itu, tapi kalau kita melihat langsung, terlihat,” terangnya.

    Menurutnya, pencahayaan di area tribun menjadi salah satu catatan yang masih perlu mendapat perhatian Pemerintah Kota Kediri selaku pemilik stadion.

    Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persik Kediri, Tri Widodo

    Selain lampu, pemasangan single seat juga terus dikebut. Stadion Brawijaya ditargetkan memiliki sekitar 2.000 kursi single seat yang terpasang. Untuk area VIP, sebanyak 816 unit kursi telah terpasang.

    “Dari 1.200 sisanya kita pasang di utama. Nanti mungkin kita bagi, berapa baris untuk Tribun A dan berapa baris Tribun B. Tidak full semuanya, karena kalau full sekitar 8.000 seat,” kata pria dengan ciri khas berkumis tebal itu.

    Pemasangan kursi ditargetkan rampung pada 24 Agustus 2026. Sementara untuk area bawah tribun VIP, kursi tidak dipasang seluruhnya. Pertimbangannya, posisi tribun yang rendah membuat pandangan penonton terhalang bangku cadangan pemain.

    “Kalau dipasang pun tidak fungsi karena tertutup bangku cadangan yang terlalu tinggi. Biar yang di atas saja nyaman bisa melihat sepak bola,” ujarnya.

    Di tengah berbagai persiapan tersebut, persoalan pagar stadion masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

    Widodo menuturkan, berdasarkan pembahasan dalam rapat koordinasi yang pernah dilakukan di Mapolres Kediri Kota, penggantian pagar sebelumnya telah dianggarkan dan direncanakan dikerjakan sekitar Maret atau April 2026. Namun hingga Agustus 2026, pekerjaan tersebut belum terealisasi.

    “Beliau menyampaikan kalau pagar sudah dianggarkan. Pengerjaannya mungkin di bulan Maret atau April tahun 2026. Tapi ini sudah bulan Agustus ya. Nah, mudah-mudahan segera di, Nah ini yang menjadi PR juga. Kompetisi mau jalan ini ya. Terus ada perbaik penggantian pagar. Ini yang akan menjadi PR kami,” katanya.

    Widodo menegaskan seluruh persiapan tersebut dilakukan agar Persik Kediri tetap dapat menggunakan Stadion Brawijaya sebagai markas selama kompetisi berlangsung.

    “Harus siap ya, harus siap. Kita emang Persik enggak ke mana-mana. Persik tetap main di Brawijaya. Apa pun yang terjadi, Persik tetap di Stadion Brawijaya karena rumahnya sini. Tidak akan ke mana-mana. Jadi suporter Persik, enggak usah khawatir, Persik tetap main di Kediri di Stadion Brawijaya,” tegasnya.

    Pihaknya berharap seluruh pekerjaan yang masih menjadi catatan, khususnya pagar, dapat segera diselesaikan sehingga Stadion Brawijaya benar-benar siap digunakan untuk menggelar pertandingan Persik Kediri.

    “Harapan saya kalau saya orang orang yang gila sepak bola ya seyogyanya ya dipenuhilah. Dipenuhi dalam waktu jangan terlalu lama. Ini kan sudah terlalu lama kan. Seperti pagar juga harus segera dipenuhi karena ini juga penting,” tandasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri Perbaikan Stadion Stadion Brawijaya Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTinjau Rumah Warga Tak Layak Huni, Wali Kota Kediri Gerakkan Gotong Royong Bantu Subagio

    Info Lainnya

    Tinjau Rumah Warga Tak Layak Huni, Wali Kota Kediri Gerakkan Gotong Royong Bantu Subagio

    21 Agustus 2026 - 21:11

    Mbak Wali Perhatikan Rumah Tak Layak, Tuai Apresiasi DPRD

    21 Agustus 2026 - 21:07

    Penyabab Keracunan Massal MBG di Kras Kediri Terungkap, Ternyata Karena Ini

    20 Agustus 2026 - 18:41

    Jaga Ekosistem dan Keamanan Jembatan, Pemkot Kediri Tertibkan Penambangan Pasir

    20 Agustus 2026 - 14:36

    Peduli Korban Gempa NTT, Pemkot Kediri Kirim Bantuan Logistik Hasil Gotong Royong

    20 Agustus 2026 - 13:21

    Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, Pemkot Kediri Gencarkan Vaksinasi HPV bagi Siswi SD

    19 Agustus 2026 - 20:14
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Jelang Kompetisi 2026/2027, Perbaikan Stadion Brawijaya Kediri Dikebut untuk Penuhi Standar I-League

    21 Agustus 2026 - 21:16

    Tinjau Rumah Warga Tak Layak Huni, Wali Kota Kediri Gerakkan Gotong Royong Bantu Subagio

    21 Agustus 2026 - 21:11

    Mbak Wali Perhatikan Rumah Tak Layak, Tuai Apresiasi DPRD

    21 Agustus 2026 - 21:07

    Penyabab Keracunan Massal MBG di Kras Kediri Terungkap, Ternyata Karena Ini

    20 Agustus 2026 - 18:41

    Jaga Ekosistem dan Keamanan Jembatan, Pemkot Kediri Tertibkan Penambangan Pasir

    20 Agustus 2026 - 14:36
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.