Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Penyabab Keracunan Massal MBG di Kras Kediri Terungkap, Ternyata Karena Ini

    20 Agustus 2026 - 18:41

    Jaga Ekosistem dan Keamanan Jembatan, Pemkot Kediri Tertibkan Penambangan Pasir

    20 Agustus 2026 - 14:36

    Peduli Korban Gempa NTT, Pemkot Kediri Kirim Bantuan Logistik Hasil Gotong Royong

    20 Agustus 2026 - 13:21
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Penyabab Keracunan Massal MBG di Kras Kediri Terungkap, Ternyata Karena Ini

    Penyabab Keracunan Massal MBG di Kras Kediri Terungkap, Ternyata Karena Ini

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 20 Agustus 2026 - 18:41
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Foto korban keracunan MBG di Kras Kediri saat masih menjalani perawatan medis.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Hasil pemeriksaan laboratorium terkait makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan keracunan ratusan siswa di Kecamatan Kras, telah keluar.

    Sekretaris Daerah Kota Kediri sekaligus Pimpinan Satgas MBG Kabupaten Kediri Mohamad Solikin menyampaikan bahwa, untuk tindak lanjut kedepan pihaknya serahkan ke pihak BGN.

    “Kita serahkan BGN untuk menindaklanjuti,” ujarnya saat dikonfirmasi Kamis (20/8/2026).

    Sebelumnya, sejumlah siswa, guru serta B3 penerima manfaat SPPG Purwodadi Kras mengalami mual, diare, dan pusing usai diduga mengonsumsi MBG pada Kamis (23/7) malam, jumlah tersebut bertambah hingga Senin (24/7).

    Satgas MBG Kabupaten kemudian langsung melakukan investigasi dengan mengambil sampel makanan dan dikirim ke laboratorium Surabaya untuk mengetahui penyebab pasti peritiwa keracunan massal tersebut.

    Operasional SPPG Purwodadi Kras juga langsung dihentikan sementara (suspend) selama proses investigasi.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri yang juga sebagai Sekertaris Satgas MBG dr. Ahmad Khotib menyampaikan, hasil lab menunjukkan bahwa MBG yang dikonsumsi penerima manfaat pada waktu itu posistif terkontaminan Bacillus Cereus, bakteri yang busa menyebabkan muntah, hingga diare jika mengonsumsinya.

    “Bacillus cereus akan timbul jika makanan terlalu lama pada suhu ruangan atau makanan yang tercemar debu dll,” jelas Khotib.

    Lebih jauh Khotib menjelaskan berdasarkan hasil lab, bakteri Bacillua Cereus ini terdapat pada menu MBG tumis buncis dan wortel.

    Dengan adanya hasil pemeriksaan tersebut, Satgas MBG Kabupaten Kediri mendorong evaluasi dan perbaikan tata kelola agar pelaksanaan program MBG ke depan semakin memenuhi standar keamanan pangan.

    Solikin menegaskan bahwa aspek keamanan dan kelayakan pangan harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program MBG. Karena itu, pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta kepatuhan terhadap SOP menjadi hal yang wajib diperhatikan oleh penyelenggara. “SLHS harus dipenuhi dan SOP dijalankan,” tegasnya.

    Khotib menambahkan, kedepan evaluasi terhadap SPPG tidak hanya dilakukan terhadap hasil makanan, tetapi juga terhadap tata kelola penyediaan makanan MBG. SOP yang berkaitan dengan pengolahan dan penyajian makanan harus diperbaiki sekaligus dipatuhi secara konsisten agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. “SOP tata kelola yang diperbaiki dan dipatuhi,” tandasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri Keracunan MBG Penyebab Keracunan
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleJaga Ekosistem dan Keamanan Jembatan, Pemkot Kediri Tertibkan Penambangan Pasir

    Info Lainnya

    Jaga Ekosistem dan Keamanan Jembatan, Pemkot Kediri Tertibkan Penambangan Pasir

    20 Agustus 2026 - 14:36

    Peduli Korban Gempa NTT, Pemkot Kediri Kirim Bantuan Logistik Hasil Gotong Royong

    20 Agustus 2026 - 13:21

    Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, Pemkot Kediri Gencarkan Vaksinasi HPV bagi Siswi SD

    19 Agustus 2026 - 20:14

    Pameran Abhirama 2 di Kediri Kenalkan Pesona Barongan dari Masa ke Masa kepada Generasi Muda

    19 Agustus 2026 - 20:10

    Mushola, Pura, dan Gereja Berdampingan di Sekolah SMP 3 Grogol, Bupati Kediri Sebut Kado Kemerdekaan

    19 Agustus 2026 - 19:58

    Monev Kukerta, LP3M Universitas Kadiri Pastikan Pengabdian Mahasiswa Benar-Benar Berdampak

    19 Agustus 2026 - 18:38
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Penyabab Keracunan Massal MBG di Kras Kediri Terungkap, Ternyata Karena Ini

    20 Agustus 2026 - 18:41

    Jaga Ekosistem dan Keamanan Jembatan, Pemkot Kediri Tertibkan Penambangan Pasir

    20 Agustus 2026 - 14:36

    Peduli Korban Gempa NTT, Pemkot Kediri Kirim Bantuan Logistik Hasil Gotong Royong

    20 Agustus 2026 - 13:21

    Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, Pemkot Kediri Gencarkan Vaksinasi HPV bagi Siswi SD

    19 Agustus 2026 - 20:14

    Pameran Abhirama 2 di Kediri Kenalkan Pesona Barongan dari Masa ke Masa kepada Generasi Muda

    19 Agustus 2026 - 20:10
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.