Kediri (tahukediri.id) – Penyelenggaraan Gelar Teknologi dan Inovasi Pertanian (Gertek) 2026 di Desa Bulupasar, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Kediri. Kegiatan yang berlangsung mulai Senin (6/7/2026) tersebut dinilai semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata dalam memperkuat sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kediri, M. Zaini, mengatakan Gertek yang memasuki penyelenggaraan ketiga kalinya ini melibatkan lebih banyak petani dan mitra dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, peningkatan partisipasi tersebut menjadi langkah positif untuk memperluas akses petani terhadap teknologi pertanian modern dan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas.
“Kami ingin mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kediri yang telah mendukung kegiatan Gelar Teknologi yang ketiga. Apalagi yang ketiga ini diadakan dengan spesifikasi yang lebih besar. Tidak hanya petaninya yang akan dilibatkan lebih besar tapi banyak mitra yang dilibatkan lebih besar,” katanya.
Selama sepekan pelaksanaan Gertek 2026, para peserta mengikuti berbagai kelas edukasi yang membahas teknologi pertanian tepat guna, penggunaan benih unggul, penanganan berbagai persoalan di sektor pertanian, hingga pemanfaatan pompa air berbasis energi sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan.
Menurut Zaini, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang pameran teknologi pertanian, tetapi juga berfungsi sebagai ruang edukasi dan transformasi informasi bagi petani agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang terus berkembang.
“Kegiatan ini, tidak hanya seremonial karena akan dilakukan selama satu minggu dan ada kelas-kelas dan kelas-kelasnya informasi yang kami dapat ini tidak hanya memperkenalkan benih tapi juga masalah-masalah masalah yang dihadapi juga masalah sosialisasi tentang teknologi pertanian tepat guna,” katanya.
Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri, sektor swasta, dan berbagai mitra pertanian dalam Gertek 2026 mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani. Salah satu indikator yang diharapkan meningkat adalah Nilai Tukar Petani (NTP) sebagai ukuran daya beli dan tingkat kesejahteraan petani.
“Besar harapan kami dari seluruh kegiatan yang difasilitasi pemerintah ini endingnya ini bisa menaikkan nilai tukar petani ini yang kami harapkan. Jadi dukungan pemerintah, dukungan swasta ini semuanya satu arah untuk kepentingan nilai tukar petani menjadi meningkat,” tandasnya. [nik/ang]

