Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    BRI Cabang Nganjuk Perkuat Agen BRILink, Fitri Shop Layani 60 Transaksi per Hari

    25 September 2026 - 09:42

    Toko Samini Sukomoro Nganjuk Layani 70 Transaksi per Hari, Perluas Akses Keuangan Warga Desa

    25 September 2026 - 09:23

    Agen BRILink AB Khunty Cell Nganjuk Layani 50 Transaksi per Hari, Permudah Akses Keuangan Warga

    25 September 2026 - 07:17
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»SPMB Kabupaten Kediri 2026: Animo Tinggi di Sekolah Favorit

    SPMB Kabupaten Kediri 2026: Animo Tinggi di Sekolah Favorit

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 15 Juni 2026 - 18:43
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    SPMB tahap kedua jalur Domisili dan Mutasi di Kabupaten Kediri serentak dimulai hari ini. [nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap kedua jalur Domisili dan Mutasi di Kabupaten Kediri serentak dimulai hari ini, pada Senin (15/6/2026). Animo siswa ke sekolah favorit terbilang tinggi.

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin mengatakan, SPMB tahap kedua ini lumayan tinggi. Hal ini terlihat ketika dirinya memantau pelaksanaan penerimaan siswa baru di SMPN 1 Ngasem.

    “Saya melihat memang ada antrean lumayan ya, ada 100 lebih dan saya cek tadi nomor antrean sampai 150 yang dilayani,” katanya saat memantau di SMPN 1 Ngasem.

    Banner Promo

    Muhsin melanjutkan, bahkan dirinya menemukan salah satu persoalan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di antara para pendaftar, dimana sejumlah orang tua yang telah mengambil nomor antrean justru meninggalkan lokasi sebelum dipanggil petugas.

    Kondisi tersebut membuat panitia harus memanggil nomor antrean berikutnya yang hadir di lokasi agar pelayanan tetap berjalan. Namun ketika pemilik nomor antrean awal kembali datang, situasi itu kerap memunculkan anggapan bahwa terjadi aksi serobot antrean.

    “Kita berharap dengan situasi ini orang tua menunggu ya terutama antrian-antrian bawah itu tidak usah ditinggal. Eh sebab kalau terus terjadi seperti itu dikhawatirkan ada kecurigaan ya dari dari peserta lain, dari orang tua lain yang
    dikira mereka menyerobot, padahal memang memang mereka nomornya nomor pendek tapi waktu dipanggil tidak ada, baru balik,” imbuhnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Muhsin juga menegaskan bahwa proses verifikasi tetap menjadi tahapan penting meskipun pendaftaran dilakukan secara daring.

    Menurutnya, verifikasi dilakukan untuk memastikan seluruh dokumen yang diunggah peserta benar-benar asli dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

    “Jadi ini sekalipun online kita tetap berkewajiban memastikan bahwa semua data yang masuk yang dilampirkan oleh pendaftar itu asli, sehingga tidak merugikan pendaftar yang lain,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua Panitia SPMB SMPN 1 Ngasem, Moh. Ishomudin, memastikan pelaksanaan SPMB tahap kedua berjalan lebih lancar dibanding tahap sebelumnya.

    “Untuk hari ini alhamdulillah mboten tidak ada kendala seperti yang tahap pertama. Mungkin orang tua siswa sudah untuk mengantisipasinya seperti yang kemarin yang yang pertama kemarin kan yang banyaknya daftar online-nya yang kemarin,” katanya.

    Tahun ini SMPN 1 Ngasem membuka kuota sebanyak 320 siswa yang terbagi dalam 10 rombongan belajar. Untuk kuota jalur domisili 40% atau sekitar 128 siswa. Sementara jalur Afirmasi 20% atau 64 siswa, kemudian jalur prestasi 35% berarti 112 siswa.

    Disebutkan jalur prestasi dan afirmasi telah terisi penuh, sedangkan kuota jalur mutasi masih belum seluruhnya terpenuhi. “Ya nanti kalau seandainya tidak terpenuhi, diambilkan dari yang jalur domisili,” katanya.

    Salah satu orang tua pendaftar, Didik Jatmiko (43), warga Desa Ngasem, mengaku datang sejak pukul 06.00 WIB untuk mendapatkan nomor antrean. Ia tetap optimistis putrinya bisa diterima di SMPN 1 Ngasem melalui jalur domisili. Mengingat kakaknya diterima di sekolah tersebut dengan jalur yang sama.

    “Saya memilih SMPN 1 Ngasem karena dekat rumah, jaraknya sekitar 1,3 kilometer. Kakaknya juga sekolah di sini. Semoga anak saya juga bisa diterima,” ungkapnya.

    Didik mengaku selama proses pendaftaran tidak menemui kendala berarti. Berkas yang diperlukan juga telah dipersiapkan sebelumnya dengan bantuan pihak sekolah dasar asal putrinya.

    Dengan tingginya animo masyarakat, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri terus melakukan pemantauan di sejumlah sekolah guna memastikan seluruh tahapan SPMB berjalan tertib, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Muhsin mengakui, hingga kini masih terdapat sejumlah SMP negeri yang menjadi tujuan utama masyarakat, di antaranya SMPN 2 Pare, SMPN 1 Gurah, SMPN 1 Ngasem, SMPN 1 Ngadiluwih, SMPN 1 Plemahan hingga SMPN 1 Wates.

    Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar tidak hanya terpaku pada sekolah yang dianggap favorit.

    “Saya menghimbau ya kepada masyarakat, pilih sekolah-sekolah yang potensi diterimanya besar ya. Tidak harus ke sekolah yang apa? menurut masyarakat itu favorit ya. Tapi pilih eh atau manfaatkan ya pilihan-pilihan yang ada,” tegasnya.

    Bagi peserta yang belum diterima melalui jalur prestasi maupun afirmasi, Muhsin mengingatkan masih tersedia kesempatan melalui jalur domisili dan mutasi yang dibuka hingga 18 Juni mendatang. [nik/ang]

    Berita Kediri Kabupaten Kediri SPMB Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleTak Hanya Trofi, Juara O2SN Kediri Kini Punya Tiket Menuju Beasiswa
    Next Article Menjelang Satu Suro, Batu Manik Jayabaya Kediri Disucikan

    Info Lainnya

    BRI Cabang Nganjuk Perkuat Agen BRILink, Fitri Shop Layani 60 Transaksi per Hari

    25 September 2026 - 09:42

    Toko Samini Sukomoro Nganjuk Layani 70 Transaksi per Hari, Perluas Akses Keuangan Warga Desa

    25 September 2026 - 09:23

    Agen BRILink AB Khunty Cell Nganjuk Layani 50 Transaksi per Hari, Permudah Akses Keuangan Warga

    25 September 2026 - 07:17

    Bantu Akses Perbankan Tanpa Libur, Toko Evi BRILink Werungotok Jadi Solusi Transaksi Warga Desa

    24 September 2026 - 21:57

    Dekatkan Akses Perbankan di Desa Jekek Baron, Agen BRILink Rizqi Lancar Jadi Solusi Transaksi dan Belanja Warga

    24 September 2026 - 21:41

    Hari Tani Nasional, Petani Kediri Masih Hadapi Masalah Pupuk, Hama dan Alih Fungsi Lahan

    24 September 2026 - 20:54
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    BRI Cabang Nganjuk Perkuat Agen BRILink, Fitri Shop Layani 60 Transaksi per Hari

    25 September 2026 - 09:42

    Toko Samini Sukomoro Nganjuk Layani 70 Transaksi per Hari, Perluas Akses Keuangan Warga Desa

    25 September 2026 - 09:23

    Agen BRILink AB Khunty Cell Nganjuk Layani 50 Transaksi per Hari, Permudah Akses Keuangan Warga

    25 September 2026 - 07:17

    Bantu Akses Perbankan Tanpa Libur, Toko Evi BRILink Werungotok Jadi Solusi Transaksi Warga Desa

    24 September 2026 - 21:57

    Dekatkan Akses Perbankan di Desa Jekek Baron, Agen BRILink Rizqi Lancar Jadi Solusi Transaksi dan Belanja Warga

    24 September 2026 - 21:41
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.