Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Kota Kediri Jadi Sorotan Dunia! Simposium Budaya Internasional Gaungkan Warisan Jawa-Melayu

    Kota Kediri Jadi Sorotan Dunia! Simposium Budaya Internasional Gaungkan Warisan Jawa-Melayu

    Mohamad EdyMohamad Edy News 5 Mei 2025 - 15:36
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, secara resmi membuka kegiatan The 2nd International Symposium on Cross Cultural Heritage Indonesia-Malaysia
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Kota Kediri kembali mencatat sejarah sebagai tuan rumah kegiatan akademik internasional bergengsi. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, secara resmi membuka kegiatan The 2nd International Symposium on Cross Cultural Heritage Indonesia-Malaysia, Senin (5/5/2025) di Ruang Tegowangi Grand Surya Kediri.

    Simposium internasional ini mengangkat tema Historical Perspectives on the Relationship Between Javanese Civilization and the Malay Peninsula. Forum ini menjadi ajang pertemuan bagi para akademisi, budayawan, dan peneliti dari Indonesia dan Malaysia untuk menggali kembali hubungan sejarah dan budaya kedua bangsa.

    “Selamat datang di Kota Kediri, kota dengan seribu warisan budaya kepada tamu dari Malaysia yang hadir. Saya merasa terhormat bisa menjadi tuan rumah. Semoga dengan adanya simposium ini tidak hanya memperkaya wawasan teknis tetapi juga memberikan kenangan terindah. Lalu semoga bisa betah di Kota Kediri dan bisa merasakan kerinduan mendalam saat berada di Malaysia. Sehingga ingin balik lagi ke Kota Kediri. Hal ini juga sesuai dengan visi misi Kota Kediri yakni Mapan (Maju, Agamis, Produktif, Aman, Ngangeni),” ujar Mbak Wali.

    Simposium ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Universitas Nusantara PGRI Kediri dengan berbagai institusi ternama di Malaysia, seperti CaSEH PERZIM, Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Persatuan Warisan Kita (Melaka), Muzium Satera, dan INSWA.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri menegaskan pentingnya simposium ini dalam mempererat persaudaraan lintas budaya.

    “Untuk itu, apresiasi dan terima kasih untuk Universitas Nusantara PGRI Kediri yang telah menjadi tuan rumah kegiatan ini, serta kepada Universiti Teknologi Malaysia dan Caseh Perzim Malaya atas kontribusi dan kolaborasi akademik yang memperkaya pemahaman kita tentang warisan sejarah bersama,” ujarnya.

    Mbak Vinanda juga menyebut Kota Kediri siap menjadi pusat riset budaya internasional.

    “Dengan mengutip prinsip leluhur, ‘Memayu Hayuning Bawana’ (merawat keindahan dunia), mari kita terus bekerja sama melestarikan warisan budaya sebagai pondasi peradaban masa depan,” tutupnya.

    Sementara itu, Rektor Universitas Nusantara PGRI Kediri, Zainal Afandi, menyampaikan bahwa simposium ini mencerminkan komitmen kuat universitas dalam kontribusi akademik lintas negara.

    “Tema yang diusung pada kegiatan simposium internasional ini adalah Historical Perspectives on the Relationship Between Javanese Civilization and the Malay Peninsula. Dalam perspektif sejarah, hubungan antara peradaban Jawa dan Semenanjung Melayu merupakan interaksi yang telah terjalin sejak berabad-abad silam dan memainkan peran penting dalam pembentukan identitas budaya serta dinamika politik kawasan Asia Tenggara,” jelasnya.

    Sebagai bentuk konkret kerja sama, dilakukan pula penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) antara Universitas Nusantara PGRI Kediri dan institusi Malaysia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel bersama sejumlah narasumber dari kedua negara, antara lain Alice Sabrina Ismail, Zainal Afandi, Tuan Rosli Bin Haji Nor, Wikan Sasmita, Ar Ahmad Najib bin Datuk Arifin, Yunita Dwi Pristiani, Amir Ahmad, dan lainnya.

    Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Prof. Madya Dr. Alice Sabrina Ismail (Caseh-PERZIM), Drs. Mohd Nasarudin Abdul Rahman (INSWA), Datuk Ismail Bin Othman dan Tuan Rosli Bin Haji Nor (Persatuan Warisan Kita), Georgius Budi Yulianto (Ketua IAI), serta civitas academica dan pejabat kebudayaan dari Kediri, Tulungagung, Blitar, Nganjuk, Jombang, dan Mojokerto. ***

    Budaya Kota Kediri Malaysia Simposium
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleGenjot PAD, DPRD Kediri Usul Retribusi Sampah Disatukan dengan PBB
    Next Article Mbak Wali Dorong Koperasi Merah Putih di Seluruh Kelurahan Kediri, Ini Strategi dan Targetnya

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.