Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Gerakan Nasional Ayo Mondok di Kediri Angkat Isu Kekerasan dan Digitalisasi Dakwah

    Gerakan Nasional Ayo Mondok di Kediri Angkat Isu Kekerasan dan Digitalisasi Dakwah

    Mohamad EdyMohamad Edy News 29 Mei 2025 - 08:43
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Gerakan Nasional Ayo Mondok di Ponpes Al-Amien Ngasinan Kediri
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Langit Kediri menjadi saksi semangat baru dunia pesantren ketika Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, secara resmi membuka Gerakan Nasional Ayo Mondok pada Rabu (28/5/2025) di Pondok Pesantren Al Amien Ngasinan. Bersama para tokoh pesantren terkemuka seperti KH Anwar Iskandar, KH Luqman Harist Dimyathi, Gus Hans, Gus Faried, KH Maksum Faqih, Ning Eva Munir, serta ribuan kyai, ibu nyai, gawagis, dan nawaning dari seluruh Jawa Timur, acara ini menjadi momentum penting dalam mengangkat isu krusial serta transformasi pesantren.

    Dengan simbolis pemukulan rebana, Gerakan Nasional Ayo Mondok dimulai dan diisi dengan kegiatan muhasabah serta halaqoh (muhalaqoh). Tema besar tahun ini, “Digitalisasi Dakwah: Dari Mimbar ke Layar TV”, menjadi sorotan utama.

    “Tadi saya telah membuka Gerakan Nasional Ayo Mondok. Kegiatan ini adalah kegiatan yang positif di mana seluruh kyai, ibu nyai, gawagis dan nawaning se-Jawa Timur berkumpul di Pondok Pesantren Al Amien Ngasinan Kediri ini,” terang Mbak Wali.

    Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri menegaskan pentingnya sinergi dan diskusi antar tokoh pesantren untuk membahas isu sensitif seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di lingkungan pesantren. Hasil dari rembug ini diharapkan menjadi acuan dalam menyusun solusi konkret yang menjaga marwah dan keselamatan semua pihak.

    “Nantinya hasil rembuk ini, harapannya dapat memberikan solusi terbaik agar ke depan tidak ada lagi permasalahan kekerasan di pondok pesantren,” tambahnya.

    Upaya ini, menurutnya, selaras dengan visi pembangunan Kota Kediri yang Mapan: Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni, serta komitmen pemerintah kota dalam menurunkan angka kekerasan.

    Sementara itu, Gus Hans sebagai Ketua Panitia Gerakan Nasional Ayo Mondok menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan support system dari berbagai organisasi yang peduli pada pemberdayaan pesantren. Namun, kali ini fokus digeser pada aspek kemediaan, menyambut era digital dengan mengundang CEO TV One untuk memberi pelatihan seputar media multiplatform dan industri televisi.

    “Nanti mereka akan dilatih menjadi bagian dari dunia televisi, dengan harapan bisa memberikan kontribusi positif terhadap informasi-informasi yang menyehatkan bagi dunia pesantren di Indonesia,” jelasnya.

    Kegiatan ini juga menjadi panggung kolaboratif antar kalangan, dengan kehadiran Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Farid Ahmad, yang turut menjadi narasumber. Sejumlah tokoh penting turut hadir, termasuk Ketua MUI Pusat KH Anwar Iskandar, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, Ketua TP PKK Faiqoh Azizah Muhammad, hingga jajaran aparat keamanan dan tokoh pesantren lainnya dari seluruh Jawa Timur. ***

    Digitalisasi Dakwah Gerakan Ayo Mondok kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous Article406 Aduan per Hari, Layanan Lapor Mbak Wali 112 Jadi Andalan Warga Kediri
    Next Article Semarak Lomba Minat Bakat PAUD di Kediri, Anak Terlindungi Jadi Kunci Indonesia Maju

    Info Lainnya

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25

    Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Pemkab Kediri Intensifkan Edukasi Anti-Bullying di Sekolah

    16 Juli 2026 - 20:26
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.