Kediri (tahukediri.id) – Polres Kediri Kota resmi memiliki nahkoda baru di jajaran Satuan Lalu Lintas setelah AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H., dilantik sebagai Kasat Lantas menggantikan AKP Afandy Dwi Takdir dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) di Mako Polres Kediri Kota pada Selasa (2/12). Penunjukan ini menjadi momentum “pulang kampung” bagi AKP Yudho yang berdomisili di Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren.
Memiliki rekam jejak panjang dalam kepolisian dan berpengalaman luas di satuan lalu lintas, AKP Yudho sebelumnya telah bertugas di berbagai wilayah Jawa Timur. Ia pernah mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari Kanit Regident di sejumlah polres, Kanit PJR di Ditlantas Polda Jatim, hingga memimpin satuan lalu lintas di beberapa daerah.
Dalam perjalanan kariernya, ia juga pernah memimpin Satlantas Situbondo, kemudian berpindah ke Satlantas Nganjuk dan meraih penghargaan Juara 2 Abiyaksa Teladan. Pada 2024, ia bertugas sebagai Kanit PJR Jatim 2 (Satelit) di Ditlantas Polda Jatim sebelum menerima amanah baru di Kediri, kota yang ia anggap sebagai rumah.
“Alhamdulillah, saya diberikan kesempatan kembali mengabdi di Polres Kediri Kota sebagai Kasat Lantas. Saya tinggal di Kediri sejak 2005, keluarga besar juga di sini. Ini menjadi rasa syukur yang tidak terhingga karena bisa berbuat untuk masyarakat kota sendiri,” ujar AKP Yudho. Ia menambahkan bahwa masa dinasnya di Sampang menjadi salah satu pengalaman paling berkesan karena harus beradaptasi dengan karakter masyarakat, bahasa, dan kondisi sosial yang penuh tantangan. “Di sana masyarakatnya sangat berkarakter, sering terjadi carok, jadi batin harus kuat. Tapi alhamdulillah semuanya bisa dijalani dengan baik,” kenangnya.
Memulai tugas barunya, AKP Yudho menegaskan tiga fokus utama yang akan dijalankan untuk meningkatkan pelayanan publik di bidang lalu lintas Kota Kediri. Pertama, meneruskan program-program baik yang sudah berjalan dari Kasat Lantas sebelumnya.
Kedua, melahirkan inovasi pelayanan baru untuk mempermudah masyarakat, baik dalam tertib lalu lintas maupun pelayanan administrasi. Ketiga, membangun kedekatan emosional dengan warga sebagai bentuk pelayanan humanis.
“Kami ingin masyarakat merasa aman, tentram, dan semakin mencintai polisi. Prinsipnya, pelayanan harus makin mudah, makin humanis, dan makin bermanfaat,” tegas perwira berusia 48 tahun tersebut.
Dengan pengalaman panjang, kedekatan emosional dengan Kota Kediri, dan komitmen menghadirkan pelayanan modern, kehadiran AKP Tutud Yudho Prastyawan di kursi Kasat Lantas diharapkan mampu membawa peningkatan kualitas layanan, kedisiplinan, serta edukasi keselamatan yang lebih mudah diakses dan dekat dengan masyarakat. ***
Reporter: Inggar Tania Laurina

