Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    WFH ASN Kediri Dimulai, OPD Wajib Hemat Anggaran dan Kurangi Dinas Luar

    10 April 2026 - 02:41

    Persik Kediri Optimis Curi Kemenangan di Bangkalan, Kekuatan Tim Mulai Pulih

    10 April 2026 - 02:37

    Monitoring PKL di Simpang Lima Gumul, Satpol PP Kediri Masih Temukan PKL Mangkal di Luar Waktu yang Ditentukan

    9 April 2026 - 13:21
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Jelang Nataru, Disperdag dan Satgas Pangan Kediri Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman

    Jelang Nataru, Disperdag dan Satgas Pangan Kediri Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 23 Desember 2025 - 18:38
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri bersama Satgas Pangan melakukan pemantauan langsung di pasar tradisional dan ritel modern
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri bersama Satgas Pangan melakukan pemantauan langsung di pasar tradisional dan ritel modern, Selasa (23/12).

    Analis Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Hanik menjelaskan bahwa, Dinas Perdagangan bersama Satgas Pangan Kabupaten Kediri memiliki tiga agenda pemantauan menjelang Nataru. Mulai dari pasar tradisional, pasar grosir, pasar induk, ritel modern, hingga gudang dan penggilingan beras. Di antaranya yang telah disasar adalah Pasar Gringging, dan Pasar Pamenang Pare hari ini.

    “Jadi, kita ini menjelang Nataru, kita ada tiga program, ya. Kemarin sudah di daerah Grogol, kita ada di Pasar Gringging, kemudian retail modern, dan di gudang atau penggilingan beras kemarin,” katanya.

    Dari hasil pemantauan tersebut, Hanik menyebut tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan. Bahkan, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga.

    “Jadi, untuk menjelang Nataru ini, pemantauan kami Dinas Perdagangan bersama tim Satgas Pangan Kabupaten Kediri tadi ditemukan untuk harga-harga tidak terlalu melonjak, ya. Hanya tadi di pasar, bahkan dari kemarin kita kan sudah di Pasar Gringging, dari Pasar Geringing kita ke sini untuk harganya cenderung malah lebih rendah di Pasar Pamenang ini, ya,” jelasnya.

    Untuk komoditas daging sapi salah satunya, Hanik memastikan harganya tetap stabil. Menurutnya selama ini, harga daging sapi di Kabupaten Kediri berada di kisaran Rp110 ribu per kilogram dan tidak mengalami fluktuasi berarti.

    “Daging sapi tetap stabil. Jadi, kalau daging sapi itu kita tidak pernah naik turun ya, dari dulu tetap 110-an,” ujarnya.

    Sementara itu, harga daging ayam di Pasar Pamenang tercatat lebih rendah dibanding Pasar Gringging. Harga ayam berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram, masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp40 ribu. Untuk telur ayam ras kualitas terbaik dijual Rp30 ribu per kilogram, sesuai HET, bahkan di ritel modern harganya lebih rendah, yakni Rp29 ribu per kilogram.

    Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda DKPP Kabupaten Kediri, Hary Mulyanto menambahkan, bahwa kebutuhan daging sapi di Kabupaten Kediri sekitar 16 ekor per hari, sementara ketersediaannya mencapai 30 ekor per hari.

    “Setidaknya, ketersediaan kita sampai 30 ekor per hari. Kalau untuk telur dan daging ayam, memang kita kan produsen. Jadi kebutuhannya cukup, nanti anggarannya ada di daerah,” imbuhnya.

    Sedangkan hasil pantauan ritel modern di Pare, tim gabungan tersebut tidak menemukan produk kedaluwarsa. Namun, masih ditemukan produk kemasan tanpa label yang jelas. Karena itu, pihaknya mengimbau pelaku usaha agar melengkapi pelabelan produk, termasuk jenis barang, tanggal kedaluwarsa, nomor produksi, serta sertifikasi halal demi kenyamanan dan keamanan konsumen.

    “Tadi kita temukan di salah satu retail di sini ada barang kemasan yang tidak ada labelnya. Jadi, tidak ada penulisan misalnya daging, tidak ada tulisannya ini daging apa. Seperti itu kan masyarakat kan jadi enggak tahu kalau mau ngambil, ini daging sapi atau daging kambing atau daging babi. Kemudian, seharusnya ada juga di label itu dicantumkan ada luarsanya, tanggal kadaluarsa, nomor produksi, lebih bagus lagi ada sertifikat halalnya, karena untuk konsumsi,” tegasnya.

    Disamping itu, Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan memastikan hasil pengecekan Satgas Pangan menunjukkan harga bahan pokok terjangkau dan stok melimpah hingga awal tahun 2026.

    “Alhamdulillah, pada saat dilakukan pengecekan untuk harga, cenderung stabil. Jadi dapat dijangkau oleh masyarakat dan untuk ketersediaannya melimpah. Jadi masyarakat tidak perlu panic buying karena stoknya melimpah, bisa untuk ketersediaan Natal dan juga tahun baru,” ujar AKP Jhosua.

    Adapun harga cabe merah, cabe rawit, bawang putih, bawang merah, cabe keriting di Pasar Induk Pare dari hasil pantauan hari ini adalah sebagai berikut;

    1. Bawang Merah

    Harga Beli
    Rp23.000-Rp25.000

    Harga Jual
    Rp25.000-Rp27.500

    2. Bawang Putih

    Harga Beli
    Rp26. 000

    Harga Jual
    Rp29. 000

    3. Cabe Rawit
    – Cabe Rawit Asmoro
    Harga Beli Rp43.000 – Rp44.000
    Harga Jual Rp45.000

    – Cabe Rawit Ooi
    Harga Beli Rp44.000
    Harga Jual Rp47.000

    4. Cabe Keriting
    Harga Beli Rp20.000 – Rp22.000
    Harga Jual Rp22.000 – Rp24.000

    5. Cabe Merah

    Harga Beli Rp15.000 – Rp17. 0000
    Harga Jual Rp16.000 – Rp20.000

    Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Pamenang Pare

    1. Daging Ayam Rp35.000 – Rp55.000

    2. Daging Sapi Rp110.000

    3. Daging Kambing Rp130.000

    4. Telur ayam ras Rp30.000

    5. Beras premium Rp14.500 – Rp15.500

    6. Beras medium Rp13.500 – Rp14.000

    7. Minyak kita Rp16.500-Rp17.500

    8. Tepung Rp9.800 – Rp12.500

    9. Gula pasir Rp16.000 – Rp16.500

    Selanjutnya Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri dan Satgas Pangan Kabupaten Kediri akan melakukan pemantauan di Pasar di Kecamatan Kras. [nik/ang]

    jatim kediri Pantau Harga Pasar
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBMKG Prediksi Hujan Masih Guyur Kediri Raya hingga Akhir 2025, Warga Diminta Waspada saat Nataru
    Next Article Pemkab Kediri Tiadakan Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru, Ini Alasannya

    Info Lainnya

    WFH ASN Kediri Dimulai, OPD Wajib Hemat Anggaran dan Kurangi Dinas Luar

    10 April 2026 - 02:41

    Persik Kediri Optimis Curi Kemenangan di Bangkalan, Kekuatan Tim Mulai Pulih

    10 April 2026 - 02:37

    Monitoring PKL di Simpang Lima Gumul, Satpol PP Kediri Masih Temukan PKL Mangkal di Luar Waktu yang Ditentukan

    9 April 2026 - 13:21

    Endang Kartika Sari Resmi Ditunjuk sebagai PJ Sekda Kediri, Dorong Kinerja Pemerintahan Lebih Optimal

    9 April 2026 - 13:17

    Kisah Marsiah: Nenek 104 Tahun dari Kediri Wujudkan Mimpi Haji dari Hasil Jualan Jenang

    8 April 2026 - 19:28

    Halal Bihalal UMKM Dongkrak Eksistensi Sentra Pasar Ikan Simpang Lima Gumul

    8 April 2026 - 19:23
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    WFH ASN Kediri Dimulai, OPD Wajib Hemat Anggaran dan Kurangi Dinas Luar

    10 April 2026 - 02:41

    Persik Kediri Optimis Curi Kemenangan di Bangkalan, Kekuatan Tim Mulai Pulih

    10 April 2026 - 02:37

    Monitoring PKL di Simpang Lima Gumul, Satpol PP Kediri Masih Temukan PKL Mangkal di Luar Waktu yang Ditentukan

    9 April 2026 - 13:21

    Endang Kartika Sari Resmi Ditunjuk sebagai PJ Sekda Kediri, Dorong Kinerja Pemerintahan Lebih Optimal

    9 April 2026 - 13:17

    Kisah Marsiah: Nenek 104 Tahun dari Kediri Wujudkan Mimpi Haji dari Hasil Jualan Jenang

    8 April 2026 - 19:28
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.