Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»Sepanjang 2025, Kriminalitas di Kabupaten Kediri Meningkat, Polisi Tuntaskan 355 Kasus

    Sepanjang 2025, Kriminalitas di Kabupaten Kediri Meningkat, Polisi Tuntaskan 355 Kasus

    Nanik Dwi JayantiNanik Dwi Jayanti News 29 Desember 2025 - 21:20
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji paparan Analisa dan Evaluasi (Anev) pada Rilis Akhir Tahun. [Nanik/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Tingkat kriminalitas di wilayah hukum Polres Kediri mengalami peningkatan sepanjang 2025. Tercatat jumlah kejahatan atau crime naik 8,7 persen dari 346 kasus pada 2024 menjadi 376 kasus di tahun 2025.

    Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji dalam paparan Analisa dan Evaluasi (Anev) pada Rilis Akhir Tahun menjelaskan, meski tingkat kejahatan mengalami kenaikan, namun kinerja kepolisian dalam penegakan hukum menunjukkan tren positif. Tingkat penyelesaian perkara (crime clearance) meningkat dari 91,6 persen menjadi 93,9 persen, atau naik 2,3 persen. Dari total 376 kasus yang ditangani sepanjang 2025, sebanyak 355 kasus berhasil diselesaikan.

    “Di 2025 berhasil naik trend clearance atau penyelesaian perkara sejumlah 93,9%. Ini juga capaian yang sangat baik,” katanya saat konferensi pers Rilis Akhir Tahun di Mapolres Kediri, Senin (29/12/2025).

    Menurutnya, peningkatan angka kriminalitas tersebut tak lepas dari tingginya mobilitas masyarakat serta kompleksitas persoalan sosial yang berkembang.

    “Peningkatan jumlah kasus menjadi bahan evaluasi serius bagi kami. Namun kami pastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara profesional, cepat, dan transparan. Terbukti, tingkat penyelesaian perkara justru mengalami peningkatan,” ujarnya.

    Data Polres Kediri menunjukkan, sepanjang 2025 kejahatan yang paling banyak terjadi masih didominasi oleh tindak pidana konvensional.

    Beberapa di antaranya adalah pencurian dengan pemberatan sebanyak 60 kasus, pencurian kendaraan bermotor sebanyak 55 kasus, serta pengeroyokan sebanyak 39 kasus, disusul berbagai bentuk penganiayaan dan kekerasan lainnya.

    Peningkatan kriminalitas juga diikuti lonjakan jumlah tersangka. Pada 2024 tercatat 184 tersangka, sementara pada 2025 meningkat signifikan menjadi 284 orang.

    Bramastyo mengungkapkan, bahwa yang menjadi perhatian khusus dalam kasus ini adalah keterlibatan anak berhadapan dengan hukum dimana dari 6 anak pada 2024 memingkat menjadi 44 anak pada 2025.

    “Keterlibatan anak dalam tindak pidana menjadi perhatian serius kami. Kami akan memperkuat program pembinaan, edukasi, serta kolaborasi dengan sekolah, tokoh masyarakat, dan orang tua,” jelasnya.

    Sementara pada tindak pemberantasan narkoba, Polres Kediri mencatat peningkatan jumlah perkara menjadi 219 kasus, atau naik 4,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa 1.870,34 gram sabu, 844,17 gram ganja, dua pohon ganja, serta 477.500 butir pil LL.

    “Peredaran narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelaku,” tegas Bramastyo.

    Sedangkan pada sektor lalu lintas, Polres Kediri mencatat tren penurunan. Tercatat, jumlah pelanggaran lalu lintas sebanyak 10.819 kasus turun menjadi 7.947 kasus pada 2025.

    Angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan juga menurun dari 153 orang menjadi 129 orang, disertai penurunan nilai kerugian material.

    Di sepanjang 2025, Polres Kediri juga berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol, di antaranya pengeroyokan antarperguruan silat yang menewaskan pelajar, kasus pembunuhan, serta peredaran miras oplosan yang merenggut korban jiwa.

    Bramastyo menegaskan, Polres Kediri terus mengedepankan pendekatan preventif, preemtif, dan represif secara seimbang. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan patroli, penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dan TNI, serta pelibatan aktif masyarakat.

    “Ke depan, kami akan memperkuat patroli di wilayah rawan, penanganan cepat terhadap potensi konflik sosial, serta pembinaan generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindak pidana,” imbuhnya.

    Di samping itu, Polres Kediri juga mencatat berbagai prestasi dan penghargaan di tingkat regional maupun nasional.

    Tak luput pendirian inovasi Polres Kediri dalam mendukung program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG). Sepanjang tahun 2025, Polres Kediri telah mendirikan tiga SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), di antaranya SPPG Plemahan, Plosoklaten, dan Kandat.

    “Tentunya seluruh hasil kinerja dari kepolisian resor Kediri di tahun 2025 ini tidak lepas dari kerjasama antar pihak, baik anggota kepolisian, pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. [nik/ang]

    Berita Kediri Info Kediri jatim Kriminalitas
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKONI Kabupaten Kediri Gelar Raker 2025, Kukuhkan Lima Cabor Baru dan Matangkan Persiapan Porprov 2027
    Next Article Undian Lunas PBB Jadi Cara Humanis Pemkot Kediri Edukasi Wajib Pajak

    Info Lainnya

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38

    Labfor Polda Jatim Olah TKP Pembakaran Rumah Janda di Plosoklaten Kediri

    17 Juli 2026 - 22:25
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    319 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati Kediri 2026

    18 Juli 2026 - 18:54

    Universitas Kadiri Lepas 770 Wisudawan, Targetkan Rintisan Program S3 dan Perluas Jaringan Global

    18 Juli 2026 - 18:49

    Apel Akbar Pramuka di Kediri Libatkan 10 Ribu Peserta, Dorong Generasi Muda Cinta Pertanian

    18 Juli 2026 - 08:50

    Rumah di Purwoasri Kediri Terbakar Saat Pemilik Terlelap, Kerugian Capai Rp250 Juta

    18 Juli 2026 - 08:06

    Tak Sekadar Lulus, Mas Bup Ingatkan Peserta PBK 2026 Harus Mampu Berkarya di Dunia Kerja

    17 Juli 2026 - 22:38
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.