Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»Kuliner»Harapan PKL Nasi Padang Jalan Joyoboyo Usai Direlokasi ke Sentra Kuliner Pasar Banjaran Kediri

    Harapan PKL Nasi Padang Jalan Joyoboyo Usai Direlokasi ke Sentra Kuliner Pasar Banjaran Kediri

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina Kuliner 27 Januari 2026 - 07:19
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    PKL Nasi Padang yang direlokasi di Sentra Kuliner Pasar Banjaran Kota Kediri. [Tania/tahukediri.id]
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Pedagang kaki lima (PKL) Nasi Padang yang selama bertahun-tahun berjualan di Jalan Joyoboyo, Kota Kediri, mulai menata harapan baru setelah direlokasi ke Sentra Kuliner Pasar Banjaran. Relokasi tersebut menjadi bagian dari penertiban PKL yang dilakukan pemerintah daerah.

    Syafiardi, PKL asal Padang, Sumatera Barat, mengaku telah berjualan nasi Padang di Jalan Joyoboyo sejak tahun 2008. Selama itu pula, ia baru pertama kali mengalami penertiban dan pemindahan lokasi usaha.

    “Ya baru inilah ‘kena’ penertiban. Mudah-mudahan dengan adanya relokasi ini, penjualan lebih baik,” kata Syafiardi.

    Banner Promo

    Ia menilai lokasi baru di Sentra Kuliner Pasar Banjaran cukup strategis karena berada di kawasan perbatasan antara wilayah Kota dan Kabupaten Kediri, sehingga berpotensi menjangkau dua arus konsumen sekaligus.

    Meski masih dalam tahap penyesuaian, Syafiardi mengaku optimistis. Ia berencana menambah gerobak sesuai fasilitas yang diberikan serta menempatkan gerobaknya di belakang Pasar Banjaran setelah jam operasional selesai.

    “Saya sendiri yang masak semua menu dagangan saya. Karena kami kan PKL, sebelumnya menempati tempat liar, jadi harapannya dengan penertiban ini bisa lebih laris, lebih baik, lebih maju,” ujarnya.

    Relokasi ke Sentra Kuliner Pasar Banjaran juga memberikan sejumlah kemudahan bagi pedagang. Selama tiga bulan pertama, PKL dibebaskan dari iuran tempat. Setelah masa tersebut, iuran yang dikenakan hanya sebesar Rp3.000 per hari. Fasilitas air dan listrik telah tersedia, meski untuk listrik terdapat iuran tersendiri.

    Untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar di lokasi baru, Syafiardi juga menurunkan harga menu nasi Padang yang dijualnya, dari sebelumnya Rp15.000 menjadi Rp13.000 per porsi agar lebih terjangkau bagi pembeli.

    Bagi Syafiardi, relokasi ini bukan hanya soal perpindahan tempat berdagang, tetapi juga peluang untuk memperluas jangkauan pelanggan dan menata usaha secara lebih baik.

    “Mudah-mudahan orang jadi lebih tahu. Insyaallah kita bisa menyesuaikan diri,” ujarnya.

    Perpindahan dari gerobak pinggir jalan ke lokasi resmi menjadi bagian dari perjalanan panjang Syafiardi sebagai PKL, yang berupaya mempertahankan cita rasa masakan Padang sambil menyesuaikan diri dengan kebijakan penataan kota. [tan/ang]

    Berita Kediri jatim PKL Kediri
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDari Pasar ke Pasar hingga Kirim ke Jakarta, Sambel Pecel MT Kediri Konsisten Jaga Resep 25 Tahun
    Next Article Hujan Tak Merata Hingga Angin Kencang di Kediri, Ini Penjelasan BMKG

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.