Close Menu
tahukediri.idtahukediri.id
    What's Hot

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.id
    • Beranda
    • News
    • Travel
      • Wisata
      • Kuliner
      • Seni & Budaya
    • Multimedia
      • Foto
      • Video
    • Tahu Hukum
    • Tentang
    • Arsip
    Facebook X (Twitter) Instagram
    tahukediri.idtahukediri.id
    Home»News»BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Hingga Februari, BPBD Kota Kediri Siaga 24 Jam

    BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Hingga Februari, BPBD Kota Kediri Siaga 24 Jam

    Inggar Tania LaurinaInggar Tania Laurina News 27 Januari 2026 - 07:27
    WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Pinterest Email
    BMKG Kediri memprediksi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga Februari 2026
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kediri (tahukediri.id) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga Februari 2026. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri menyatakan kesiapsiagaan penuh selama 24 jam untuk mengantisipasi dampak yang mungkin timbul.

    Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, mengatakan peringatan dini BMKG sebelumnya menunjukkan sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk Kota Kediri, masuk kategori waspada pada 22 hingga 24 Januari 2026, dengan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

    “Untuk level waspada, potensi hujannya sedang sampai lebat. Kalau siaga itu hujan lebat hingga sangat lebat, dan awas adalah hujan sangat lebat sampai ekstrem,” jelas Joko.

    Banner Promo

    Menurut dia, meskipun masa peringatan harian telah berlalu, potensi cuaca ekstrem belum berakhir. BMKG memprediksi kondisi tersebut masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.

    “Prediksi BMKG menyebutkan cuaca ekstrem akan terjadi hingga Februari. Karena itu, kami tetap siaga,” ujarnya.

    Joko menjelaskan, hujan lebat yang disertai angin kencang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan air, dan pohon tumbang. Kondisi ini perlu diantisipasi, terutama di wilayah rawan dan permukiman yang berada di sekitar aliran sungai.

    BPBD Kota Kediri telah menyiapkan personel dan peralatan untuk menghadapi kemungkinan terburuk. “Kami standby 24 jam, peralatan sudah disiapkan. Begitu ada laporan, kami langsung melakukan penanganan,” katanya.

    BPBD juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika hujan lebat dan angin kencang terjadi. Warga diminta tidak berteduh di lokasi yang berisiko, seperti di bawah pohon besar.

    “Bagi warga yang tinggal di dekat sungai, jika terjadi genangan dengan ketinggian yang mengkhawatirkan, segera laporkan ke layanan darurat 112,” ujar Joko.

    Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam pencegahan bencana, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, karena dapat menghambat aliran air dan memperparah genangan.

    “Informasi cuaca terus kami perbarui melalui media sosial BPBD. Harapannya, masyarakat bisa menjadikannya sebagai dasar untuk antisipasi,” pungkasnya. [tan/ang]

    Berita Kediri Cuaca Kediri jatim
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleHujan Tak Merata Hingga Angin Kencang di Kediri, Ini Penjelasan BMKG
    Next Article SPPG 2 Polres Kediri Resmi Beroperasi, Sasar Pelajar Hingga Bumil dan Balita

    Info Lainnya

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21

    Kunjungi KDMP Sonorejo, Menko Pangan Tekankan Penyaluran Subsidi Tepat ke Masyarakat

    15 Oktober 2026 - 19:17
    Leave A Reply Cancel Reply

    Info Menarik!

    Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Wushu Jatim dan Nasional, 1.306 Atlet Ambil Bagian

    16 Oktober 2026 - 20:40

    Diduga Akibat Pembakaran Daduk, Lahan Tebu di Papar Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

    16 Oktober 2026 - 20:36

    Disdagin Kediri Matangkan Penataan 715 Pedagang, Pengundian Lapak Pasar Ngadiluwih Dimulai 27 Oktober

    16 Oktober 2026 - 20:33

    Buntut Protes Warga, Tambang PT EPAS di Puncu Ditutup Sementara hingga Kajian Independen Keluar

    16 Oktober 2026 - 15:55

    Sasar Dua Kafe Karaoke di Kras, Polres Kediri Temukan Satu Orang Diduga Positif Narkoba

    15 Oktober 2026 - 19:21
    © 2026 TahuKediri.ID | serba tahu soal Kediri

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.