Kediri (tahukediri.id) – Polres Kediri kembali meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2, setelah sebelumnya berhasil mengoprasikan SPPG Polres Kediri di Plemahan pada bulan Oktober 2025, pada Selasa (27/1/2026). SPPG 2 Polres Kediri ini berlokasi di lingkungan Mapolsek Plosoklaten.
Dalam sambutannya, AKBP Bramastyo Priaji menyampaikan rasa syukur atas beroperasinya SPPG 2 Polres Kediri Plosoklaten yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kediri. Ia menegaskan, keberadaan SPPG ini merupakan bagian dari komitmen Polri Presisi dalam mendukung Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya program makan bergizi gratis bagi masyarakat.
“Hari ini kami melaksanakan tasyakuran, peresmian, pembukaan SPPG Polres Kediri yang kedua di lingkungan Mamposek Plosoklaten. Tadi sudah sama-sama kita ikuti bersama dan memang sudah mulai beroperasional aktif mulai kemarin hari Senin (26/1/2026) kemarin,” ujarnya.
Lebih lanjut Bramastyo menjelaskan, SPPG 2 Polres Kediri Plosoklaten berdiri di atas lahan milik Polri seluas kurang lebih 1.600 meter persegi, dengan luas bangunan 400 meter persegi (20×20 meter). Lokasinya berada di jalan utama dan pusat aktivitas masyarakat Plosoklaten, sehingga diharapkan mempermudah distribusi dan operasional.
“Ini mungkin SPPG yang tepat berada di pusat keramaiannya Posoklaten, ya. Tepat di tengah persimpangan, depannya pom bensin sampai tengah malam buka, sebelah kanannya angkringan juga sampai tengah malam buka,” jelasnya.
Saat ini, SPPG 2 Polres Kediri melayani 21 sekolah dengan total penerima manfaat awal sekitar 1.495 porsi per hari. Jika sudah beroperasi penuh, dapur gizi ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 2.990 porsi per hari untuk melayani 27 sekolah, mulai dari KB, kelompok bermain, hingga SMA.
Selain pelajar, program ini juga menyasar kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN).
Kapolres Kediri berpesan agar seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi jalannya program ini agar dapat diterima dalam kondisi baik oleh penerima manfaat, sehingga
tujuan dari memberikan makan bergizi gratis juga benar-benar bisa maksimal mmanfaatnya
“Mohon maaf saya titip supaya program ini berjalan baik, dibantu dari SPPG untuk bisa ikut mengawasi pelaksanaan penerimaan dan juga proses makanya dari adik-adik kita,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala SPPG 2 Polres Kediri Plosoklaten, Muhammad Maulana Habibi, menjelaskan bahwa operasional dapur gizi ini didukung oleh tenaga profesional, mulai dari ahli gizi, akuntan, hingga 48 relawan, yang mayoritas merupakan warga sekitar Plosoklaten.
“Untuk hari pertama kemarin, kami menyalurkan 1.495 porsi ke 21 sekolah dengan menu ayam crispy, oseng tahu, sayur lalapan, nasi, dan sambal yang disesuaikan tingkat kepedasannya,” jelasnya.
Maulana menambahkan, pihaknya juga memberdayakan UMKM lokal dalam pengadaan bahan baku, sehingga keberadaan SPPG ini turut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Ke depan, pihaknya akan melakukan sosialisasi lanjutan ke sekolah-sekolah, termasuk pendataan alergi atau fobia makanan pada siswa, serta penyusunan MoU teknis distribusi.
“Silakan nanti apapun kritik dan saran tetap kita terima, kita selalu berevaluasi. Mengevaluasi diri kita sendiri dan nanti semoga ke depannya juga melayani dari penerima manfaat ini juga sangat baik. Itu harapan kita,” katanya.
Ke depan, Polres Kediri juga berencana menghadirkan SPPG 3 yang akan berlokasi di wilayah selatan Kabupaten Kediri, tepatnya di Mapolsek Kandat. [nik/ang]

